Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Yuni Darmayanti Lantik 8 Ketua TP PKK Kecamatan Di Lembata

Yuni Darmayanti Lantik 8 Ketua TP PKK Kecamatan Di Lembata

(78 Views) January 17, 2019 7:51 am | Published by | No comment

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Untuk menjalankan roda organisasi, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lembata, Ny. Yuni Darmayanti, SE melantik delapan (8) Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan. Diharapkan PKK kecamatan dan desa bersinergi membangun kesejahteraan kaum wanita.

Kamis (10/1/2019), bertempat di Kuma Resort, Desa Waijarang, Kecamatan Nubatukan,  Ny. Yuni Damayanti, SE melantik delapan ketua Tim Penggerak PKK tingkat Kecamatan. Mereka adalah Maria Magdalena P. Wutun (Ketua TP PKK Kecamatan Nubatukan), Ni Luh M. Y Sherllywiyanti, S.Kep, Ners (Kecamatan Lebatukan), Agnes Abong (Kecamatan Ile Ape Timur), Cezalrinha De Fatima (Kecamatan Ile), Yuliana Sesa Doni (Kecamatan Atadei), Maria Siti Ledo, S.Pd (Kecamatan Nagawutung), M.M. Gizi Buyanaya (Kecamatan Omosuri) dan Anastasia Daten (Kecamatan Buyasuri). Sedangkan Ketua PKK Kecamatan Wulandoni, Agnes Hene Leke, S.Kep.Ners terlebih telah dahulu dilantik. Kegiatan ini dihadiri oleh Penjabat Sekda Kabupaten Lembata, Ananthasius Aur Amuntoda para pimpinan OPD dan para camat yang turut menyaksikan sumpah janji para PPK yang baru saja dilantik.

Dalam sambutannya, Bupati Eliazer Yentji Sunur mengucapkan profisiat atas terlantiknya ketua tim penggerak PKK tingkat kecamatan yang baru. “Ketika berbicara organisasi apalagi organisasi basis komunitas seperti organisasi wanita itu sangat sulit. Ini dikarenakan lebih banyak datang duduk bercerita-cerita dan pulang,” tandasnya.

Lanjut Sunur, “kalian adalah wanita-wanita yang luar biasa ini, karena mampu dan mau membawa diri datang dan menjadi pengurus PKK berarti ada sesuatu yang lain dari kalian. Kalian datang bersama-sama pemerintah dan kini kalian menjadi mitra-mitra pemerintah”.

Sunur meminta PKK Kabupaten Lembata merancang program yang dikolaborasikan, disamakan dengan langkah pemerintah untuk pemberdayaan wanita sesuai dengan visi dan misi pemerintah. Ya, “Kalian harus mampu membawa organisasi ini sesuai 10 program PPK. Berangkat dari situlah kalian bisa melakukan suatu kegiatan yang mengkaitkan dengan kebijakan pemerintah melalui OPD teknis dan para camat agar bersinerji dengan arah kebijakan pemerintah daerah,” tegasnya.

Bupati Sunur melanjutkan, “Perlu saya tegaskan lagi bahwa bukan hanya solidaritas antara tim PKK kabupaten dan tim PKK tingkat kecamatan melainkan fokus dalam dalam bekerja. Jangan banyak-banyak kita rencanakan kegiatan, cukup satu agar kita lebih optimal dalam bekerja. Bekerja internal boleh tapi kita juga harus melihat out-putnya seperti apa. Apa yang mau kita tunjukan. Untuk itu, kalian harus selaraskan dengan kegiatan-kegiatan OPD teknis dan harus pandai-pandai mengkaitkan integrasikan kegiatan kalian dengan pemerintah. Dengan demikian pemerintah bisa menarik dalam kegiatan pemerintah sehingga kalian dari organisasi tidak perlu mengeluarkan anggaran lagi,” tandasnya.

Menurur Sunur, relasi itu perlu karena di kabupaten kita ini bukan hanya kelompok organisasi PKK saja, tetapi harus berintegrasi dengan kelompok-kelompok organisasi wanita lain. “Saya belum pernah melihat ada kegiatan yang dikeroyok bersama-sama baik dari organisasi ibu-ibu Persit dan Bhayangkari serta Darma Wanita.”

Ia memberi tantangan kepada PPK untuk mencari suatu kegiatan yang bisa bersama-sama melakukannya, agar di tahun depan pemerintah juga bisa memasukan dalam kegiatan pemerintah. Untuk itu, dengan sendirinya anggaran akan mengikuti kerja kalian mengikuti program kalian, di luar anggaran yang sudah kalian miliki.

“Saya ambil contoh misalnya kita punya kegiatan Festifal Tiga Gunung, kira-kira kalian mau masuknya dimana, mau festival kuliner atau lomba makanan kuliner. Dengan demikian kalian sudah bersinerji dengan pemerintah dan tanpa kalian keluarkan anggaran PKK,” ujarnya.

Menurut Bupati Sunur, tugas saya menjadi jembatan apa yang kalian inginkan, agar ada wisatawan yang datang ke Lembata mau mencicipi makanan khas dari Lembata. “Ibu-ibu jangan memikirkan yang terlalu sulit untuk membuat makanan khas dari PPK sendiri melainkan memainkan di cita rasanya. Tugas saya juga bisa pasarkan di setiap tamu yang datang ke kabupaten,” ujarnya.

Untuk sementara ini, pemerintah telah mendorong desa cepat tumbuh dengan produk masing-masing. “Yang sedang berjalan ini adalah Desa Waijarang kita buat sambal, di Desa Hadakewa produk ikan teri, di Desa Babakerong rumput laut, di Desa Balauring ikan tuna dan di Desa Labanobol nenas. Untuk itu, saya meminta para camat dan PKK tingkat Kecamatan untuk terus mengkawal anggaran disana perintahkan desa-desa tadi karena kalian adalah kordinatornya,” tegasnya.

Dalam sambutan ketua tim penggerak PKK Kabupaten Lembata, Yuni Damayanti menyampaikan profisiat kepada delapan ketua Tim Penggerak PPK tingkat Kecamatan. Terlantiknya para ketua tim penggerak PPK tingkat kecamatan ini dapat meneruskan pembinaan desa-desa di wilayah kerjanya. “Semoga tugas yang diemban ini dapat saudari-saudari laksanakan dengan penuh tangung jawab dan saling berkoordinasi dengan baik dalam menjalankan tugas saudari-saudari agar kita dapat bersinerji dengan pemerintah daerah,” ujar istri Yentji Sunur ini. (Tim Kominfo Lembata)

No comment for Yuni Darmayanti Lantik 8 Ketua TP PKK Kecamatan Di Lembata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.