Menu Click to open Menus
Home » DESTINASI » Wisata Uyelewun, Kedang

Wisata Uyelewun, Kedang

(4707 Views) April 19, 2016 11:46 am | Published by | 5 Comments

 

Titik Start dan Finish

Titik Start dan Finish

Mendengar sebutan Uyelewun, banyak wisatawan tentunya belum familiar dengan nama ini.  Tapi jangan salah sangka, Uyelewun yang adalah nama gunung di ujung timur dari Pulau Lembata, memiliki kekhususan sejarah karena didiami oleh ethnik “Kedang” yang asal muasalnya berbeda dengan penghuni pulau-pulau lain di Kepulauan Solor yang adalah etnik “Lamaholot”.

Karena kekhususan ini, maka komunitas masyarakat Kedang selalu mendapat perhatian khusus dari peneliti sejarah dan budaya baik aspek humaniora maupun aspek bahasa. Banyaknya khasanah budaya dari asal-usul yang berbeda dengan komunitas Lamaholot, telah menjadi bukti pada Tahun 1980-an Robert Barnes dan Ruth Barnes jatuh cinta dan tinggal di Leuwayan salah satu kampung adat untuk melakukan penelitian. Hasil Penelitian diantaranya menulis budaya asli Kedang, Kamus Bahasa Kedang dan perkembangan Tenun Ikat tradisional Kedang.

Rumah Adat Uyelewun

Rumah Adat Uyelewun

Apa yang terjadi dengan Uyelewun? Entah mendapat perhatian atau belum mendapat perhatian, saat ini trend kunjungan wisatawan ke Kepulauan Alor atau ke Pulau Flores melalui Wairiang/Uyelewun semakin meningkat. Terbukti pada tahun 2015 saja, rekaman wisman yang menuju Alor melalui Lewoleba baik Fery maupun kapal rakyat dari Wairiang mengalami trend peningkatan mulai dari wisatawan backpackers maupun group, kata Anton Wutun Kepala Seksi Pemasaran pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Lembata. Pasti pertanyaan akan muncul, apa yang sudah, sedang dan akan dibuat untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan Wisata Uyelewun?

Pengalaman selama ini, beberapa wisatawan belum  banyak tau ada apa di Uyelewun sehingga mereka bisa lebih lama tinggal di destinasi singgah Wairiang atau di destinasi sekitarnya. Beberapa ide dan gagasan yang sudah mulai berkembang di tingkat masyarakat baik melalui corong pemerintah, pemerhati budaya Kedang dan lain-lain seperti Expo Budaya Kedang, Dialog Budaya Leuwayan dan Festival Uyelewun,dan tentunya akan terus berkembang ide dan gagasan lainnya.

Musik Tradisional Uyelewun

Musik Tradisional Uyelewun

Dialog Budaya Kedang yang difasilitasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lembata belum lama ini, mengedepankan partisipasi komunitas adat dalam mengangkat kembali sejarah dan budaya Kedang menjadi kekayaan kasanah Budaya Lembata, telah endapat tempat di berbagai komunitas adat agar hal ini terus digerakan sebagai salah satu model kearifan lokal. Aspek hukum adat, aspek pelestarian  ritus dan situs menjadi titik bidik dialog.

Puncak Uyelewun

Puncak Uyelewun

Festival Uyelewun pada bulan Desember 2015, yang juga difasilitasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lembata dengan mengambil lokasi kegiatan di Desa Tubungwalang, telah menjadi pemicu hidupnya kembali spiritualitas “Leutuan” (kampung adat) yang penuh dengan cerita dan spirit untuk hidup dan kehidupan turun temurun dari generasi ke generasi. Festival Uyelewun yang membidik wisata budaya kampung adat Leuwalang dengan cerita pembantaian suku meo dari Timor (tengkorak yang berserakan di tebing bukit kampung adat), tuan huna (tugu peringatan turun temurun dan menariknya adalah untuk memperingati perempuan yang telah melahirkan dan memberikan turunan bagi suku) dan pentas budaya Kedang, wisata adventure ke puncak gunung Uyelewun (menggapai kuburan Ome-Buya sebagai turunan pertama etnik Kedang). Kegiatan Festival Uyelewun dilengkapi dengan kegiatan bakti sosial di Masjid, Gereja dan penanaman pohon oleh masyarakat sepanjang jalur treking menuju puncak gunung.

Trend wisata yang makin mendunia untuk datang ke Nusa Tenggara Timur dengan pintu masuk Labuan Bajo telah memberikan dampak besar bagi pertumbuhan pariwisata termasuk di Kabupaten Lembata. Semoga semua kita pemangku kepentingan menghidupkan dan melestarikan budaya tidak hanya sebagai tontonan bagi wisatawan, namun lebih dari itu menjadi kekayaan budaya dan spirit kearifan lokal sekaligus membentuk karakter bagi anak cucu kita. Semoga. (Antony Lebuan)

Topik:
News:

5 Comments for Wisata Uyelewun, Kedang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.