Menu Click to open Menus
Home » HUKRIM » Tolak Dimutasi, Anggota Polisi Protes Kapolres Flotim

Tolak Dimutasi, Anggota Polisi Protes Kapolres Flotim

(2101 Views) April 11, 2016 6:21 pm | Published by | No comment

, Iptu Erna Romakia LARANTUKA, aksiterkini.com-Senin sore (11/04) sekitar pkl. 15.30 Wita, jelang apel sore di Mapolres Flores Timur, puluhan bintara melakukan aksi protes terhadap Kapolres Flotim, AKBP Ferry Budhiyanto. Menurut beberapa pengguna jalan yang melintasi ruas jalan di depan Mapolres, aksi protes itu berlangsung hingga pukul 17.00 Wita.

Kasubag Humas Polres Flotim, Iptu Erna Romakia yang dikonfirmasi aksiterkini.com membenarkan adanya aksi amuk beberapa bintara yang dipicu oleh dua orang bintara berinisial WS dan YIB yang enggan tinggalkan asrama polisi meski sudah dimutasikan ke Polsek Adonara Barat.

“Kedua bintara itu suami istri. Keduanya telah dimutasikan beberapa bulan lalu. Meski telah dimutasikan, namun keduanya belum tinggalkan asrama. Padahal masih banyak anggota lain yang membutuhkan asrama itu. Ketika didesak segera tinggalkan asrama, keduanya minta waktu seminggu. Dan, karena waktu seminggu pun belum pindah, maka diperintahkan segera tinggalkan asrama itu dengan seluruh barang-barangnya. Bagaimanapun mereka telah bertugas di Adonara Barat,” terang Romakia kepada aksiterkini.com ketika dihubungi senja kemarin melalui telepon seluler.

Romakia melanjutkan, aksi protes kedua bintara itu kemudian mengundang perhatian khalayak ketika didukung beberapa bintara lain yang juga kecewa lantaran dimutasikan. “Aksi amuk ini mereka lakukan dengan berteriak-teriak. Aksi ini tidak melibatkan seluruh anggota. Banyak diantaranya hanya menjadi penonton. Dan tidak ada satupun perwira terlibat,” tegas Romakia.

Namun aksi ini, menurut Romakia sudah diselesaikan. “Diselesaikan oleh perwira, Wakapolres dan Kapolres dengan memanggil mereka. Mereka minta maaf. Ya sudah diselesaikan pokoknya,” sebut Romakia.

Terkait dengan kejadian ini, Romakia meminta kepada seluruh anggota Polres Flotim, jikapun ada persoalan, sebisa mungkin diselesaikan secara beretika dengan berdialog secara baik dengan pimpinan. Sebab, lanjut dia, meskipun saat ini masa reformasi, Polri sudah lepas dari ABRI, tetapi ada etika dan kedisiplinan yang mesti tetap diperhatikan.

“Semuanya punya peraturan yang harus ditaati. Kecewa boleh saja. Tetapi harus bekerja secara professional. Kita punya peraturan baik tertulis maupun tidak,” tegas Romakia.

Terkait dengan jumlah anggota aksi, Romakia tidak menyebut secara pasti. Ia hanya menyebutnya dengan “beberapa”. Bahkan, ketika diminta menyebut beberapa kisaran, Romakia secara diplomatis menjawab “kira-kira demikian”. (frank lamanepa

Topik:
News:

No comment for Tolak Dimutasi, Anggota Polisi Protes Kapolres Flotim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *