Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » TITEN: Infrastruktur Buruk, Bukti Kegagalan Lembata Baru

TITEN: Infrastruktur Buruk, Bukti Kegagalan Lembata Baru

(750 Views) December 17, 2016 8:02 am | Published by | No comment

Paket Titen, Herman YL Wutun – Vian Burin

LEWOLEBA, aksiterkini.com—Birokrasi yang terlibat politik praktis, dukung sana-dukung sini dalam Pilkada, tidak ada ancaman. Jika memiliki kompetensi, Titen akan manfaatkan untuk bersama-sama membangun daerah ini. Demikian pula masyarakat Lembata yang tidak memilih Paket Titen, Titen menghargai perbedaan pilihan dan tetap membangun seluruh masyarakat Lembata.

Hal itu disampaikan Calon Bupati Paket Titen, Herman YL Wutun dalam sesi closing statement, Debat Paslon Bup-Wabup yang digelar KPUD Lembata, Kamis (16/12). Titen, pasangan Herman YL Wutun-Yohanes Vianey K Burin juga mengatakan buruknya infrastruktur jalan—seperti yang ditayangkan dalam sesi sebelumnya—adalah bukti kegagalan Lembata Baru. Juga, Silpa 2016 sebanyak Rp  93 M adalah bukti kegagalan Lembata Baru.

Secara tegas, Wutun mengatakan infrastruktur merupakan hal yan sangat penting dan menjadi leading sector untuk melakukan pembangunan di Lembata. Bicara ekonomi, bicara daya saing, jika tidak didukung infrastruktur yang memadai, semuanya sia-sia. Mengapa infrastruktur jalan di Lembata memprihatinkan? Perencanaan pekerjaan yang tidak tepat waktu dan pengawasan yang tidak berjalan adalah sebabnya.  “Pekerjaan harus dilaksanakan pada semester kedua tahun berjalan,” ujar Wutun yang juga menyebutkan kondisi jalan terburuk ada di wilayah Wulandoni, Atadei, Nagawutun dan Lebatukan.

Dalam sesi debat antar Paslon, Titen yang berhadapan dengan Paket Halus juga menegaskan solusi percepatan pembangunan infrastruktur  dengan melakukan pinjaman Rp 1 Triliun. Namun dalam perhitungan APBD II, jika hanya membutuhkan Rp 500 M untuk pembangunan infrastruktur, Wutun menyatakan  mengapa tidak melakukan pinjaman Rp 500 M saja?

Mengenai pemerintahan yang bersih dan indikasi adanya fee proyek,  Wabup Titen, Yohanes Vianey K Burin mengatakan sebagai pengacara dia pernah menangani masalah tersebut, namun prosesnya seperti jalan di tempat. Status terlapor hingga saat ini tidak jelas. “Jadi Lembata bersih, harus dimulai dari pemimpin yang bersih. Tanpa itu, Lembata tidak akan berubah,” ujar Burin.

Paket Titen juga  juga berjanji, persoalan K2 akan diselesaikan sesuai regulasi yang berlaku.  (fince bataona)

 

Topik:
News:

No comment for TITEN: Infrastruktur Buruk, Bukti Kegagalan Lembata Baru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *