Menu Click to open Menus
Home » HUKRIM » Tergugat Eliaser Yentji Sunur Tidak Hadir, Sidang Perkara Perbuatan Melawan Hukum Ditunda

Tergugat Eliaser Yentji Sunur Tidak Hadir, Sidang Perkara Perbuatan Melawan Hukum Ditunda

(855 Views) May 30, 2018 6:11 am | Published by | No comment

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Sidang perkara Perbuatan Melawan Hukum (PMH) antara masyarakat adat Dolulolong melawan Eliaser Yentji Sunur, bupati Lembata terkait pelaksanaan reklamasi pantai Balauring dan pembukaan jalan wisata lingkar Lohu yang disidangkan Rabu (30/5/2018) ditunda. Pasalnya, Yentji Sunur tidak hadir.

Tampak hadir tim kuasa hukum pengggugat –Akhmad Bumi, SH, Juprians Lamablawa, SH.,MH, Emanuel Belida Wahon, SH– dari Kantor Hukum Akhmad Bumi & Rekan. Pantauan media ini, kuasa hukum Para Penggugat dan prinsipalnya tiba di Pengadilan sekitar pkl 09.30 wita. Sedangkan Eliaser Yentji Sunur dan kuasa hukumnya hingga sidang dibuka Majelis Hakim tidak tampak di Pengadilan Negeri Lembata.

Hakim Ketua Yogi Dulhadi memerintahkan panitera untuk memanggil nama Eliaser Yentji Sunur di luar ruang sidang. “Teriak sebanyak 3 (tiga), panggil di luar ruang sidang,” kata Ketua Majelis Hakim yang memimpin sidang.

Selang beberapa menit panitra pengganti melaporkan kepada Majelis Hakim sudah memanggil sebanyak 3 (tiga) kali tapi Eliaser Yentji Sunur tidak ada.

Majelis Hakim menunda sidang pada Selasa, 5 Juni 2018. Juru sita Pengadilan diperintahkan Majelis Hakim untuk memanggil kembali Eliaser Yentji Sunur.

Sidang perkara Perbuatan Melawan Hukum dengan register perkara Nomor 8/Pdt.G/2018/PN/Lbt di pimpin Yogi Dulhadi, SH, MH selaku hakim ketua, Afwan Rizal Albone, SH, Artha Ario Putranto, SH masing-masing sebagai hakim anggota.

Tampak pengunjung berdatangan, ingin menonton jalannya persidangan ini. Hingga sidang ditutup Ketua Hakim, pengunjung masih berdatangan. Tampak sejumlah awak media hadir di Pengadilan Negeri Lembata, hendak meliput secara langsung jalannya persidangan antara masyarakat adat Dolulolong melawan orang nomor satu di Lembata ini.

Seperti berita sebelumnya, perkara perbuatan melawan hukum ini digugat masyarakat adat Dolulolong terkait pelaksanaan reklamasi dan pembukaan jalan wisata lingkar Lohu.

Menurut penggugat, reklamasi pantai Balauring tidak dianggarkan dalam APBD tahun 2018. Reklamasi dilakukan tanpa memiliki Amdal, tanpa ijin lokasi dan tanpa ijin pelaksanaan reklamasi. Demikian juga pembukaan jalan wisata lingkar Lohu. Lokasi jalan wisata lingkar Lohu tidak diketahui DPRD, olehnya tidak ada pembebasan lahan yang termuat dalam APBD 2018.

Kedua obyek tersebut menurut Para Penggugat berada diatas Ulayat Dolulolong dan masyarakat adat Dolulolong tidak diberitahu atas pelaksanaan kedua proyek itu.(*/fre)

No comment for Tergugat Eliaser Yentji Sunur Tidak Hadir, Sidang Perkara Perbuatan Melawan Hukum Ditunda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.