Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Tanggapi Pernyataan Viktori, KPU: Silahkan Tempuh Mekanisme dan Proses Hukum !

Tanggapi Pernyataan Viktori, KPU: Silahkan Tempuh Mekanisme dan Proses Hukum !

(980 Views) February 23, 2017 9:13 am | Published by | No comment

Massa Viktori ketika kampanye rapat umum di pelataran eks Harnus, Wulen Luo, Lewoleba.

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Lima Komisioner KPU Lembata mempersilahkan pasangan calon Viktor Mado Watun dan Mohamad Nasir menempuh mekanisme dan proses hukum. KPU Lembata tetap melanjutkan tahapan Pilkada Lembata 2017 sesuai peraturan perundangan yang berlaku.

Sikap komisioner KPU Lembata itu tertuang dalam surat tanggapan atas pernyataan sikap Viktori. Tanggapan yang ditandatangani kelima komisioner –Petrus Payong Pati, Gabriel Tobi Sona, Yusuf Maswari Paokuma, Barnabas Marak dan Charles Kia– tersebut, KPU menyampaikan sepuluh point.

Pertama, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Lembata 2011-2016, akhir masa jabatan keduanya jatuh pada tanggal 25 Agustus 2016. Kedua, masa pendaftaran bakal calon bupati dan cawabup tahun 2017 berlangsung 21-23 September 2016.

Ketiga, peraturan KPU nomor: 9 tahun 2016 pasal 1 ayat 19 tentang pencalonan menyebutkan petahana adalah gubernur atau wakil gubernur, bupati atau wakil bupati dan Walikota atau Wakil walikota yang sedang menjabat. Keempat, berdasarkan arahan KPU RI melalui surat nmr 588/KPU/X/2016,tanggal dan arahan KPU Provinsi NTT melalui surat nomor 700/KPU-Prov-018/IX/2016, tanggal 9 November 2016 menegaskan Eliaser Yentji Sunur bukan sebagai petahana.

Kelima, berdasarkan penjelasan 1-4 maka status Eliaser Yentji Sunur dan Viktor Mado Watun adakah BUKAN PETAHANA. Keenam,  bahwa Eliaser Yentji Sunur yang melakukan pelanggaran mutasi berdasarkan rekomendasi Panwaslih Kabupaten Lembata nomor 75/Panwaslih-kab/Lbt/X/2016 yang mengatakan “Calon Bupati dan Wakil Bupati yang bukan petahana, diatur sesuai peraturan dan perundang-undang yang berlaku”.

Ketujuh, bahwa dengan demikian, KPU Lembata menyurati Mentri Dalam Negeri sebagai atasan Eliaser Yentji Sunur ketika masih menjabat sebagai bupati, untuk memberikan sanksi terkait pelanggaran mutasi sesuai peraturan perundang-undangsn yang berlaku. Kedelapan, bahwa karena surat Kemendagri nomor: 337/9449/OTDA, tanggal 25 November 2016 tidak menindaklanjuti persoalan, maka KPU Lembata tidak bisa menjadikan surat tersebut sebagai pedoman.

Kesembilan, berdasarkan rekomendasi Panwaslish Kabupaten Lembata dalam surat nomor 96/TM/Panwaslih-Kab/LBT/XI/2016, yang menyatakan Eliaser Yentji Sunur adalah petahana dan merekomendasikan pembatalan terhadap pencalonannya, tidak dapat ditindaklanjuti oleh KPU Kabupaten Lembata karena bertentangan dengan peraturan perundang-perundangan yang berlaku.

Kesepuluh, bahwa KPU Kabupaten Lembata menghargai tuntutan dan pernyataan sikap pihak Viktori. Sesuai peraturan perundang-undangan tentang pemilihan bupati, wakil bupati, KPU Kabupaten Lembata tidak dapat menghentikan tahapan pemilihan bupati dan wakil bupati yang sedang berlangsung. Jika ada dugaan pelanggaran yang terjadi dan keberatan terhadap keputusan KPU Kabupaten Lembata maka paket Viktori dapat menempuh mekanisme dan proses hukum sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. (fince bataona)

Topik:
News:

No comment for Tanggapi Pernyataan Viktori, KPU: Silahkan Tempuh Mekanisme dan Proses Hukum !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.