Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Tamu Harnus 2016  Pakai Kenobo Koli, Lebu Raya : Tangkap Paus Itu Budaya !

Tamu Harnus 2016  Pakai Kenobo Koli, Lebu Raya : Tangkap Paus Itu Budaya !

(681 Views) December 13, 2016 7:18 am | Published by | No comment

Tamu dan undangan mengenakan mahkota sederhana dari Daun Lontar yang oleh masyarakat lokal dikenal dengan nama Kenobo Koli. (foto:sandro)

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Suasana Gala Diner Hari Nusantara 2016 yang digelar di Hotel Palm terlihat meriah dan apik. Selain meriah, apik juga terkesan anggun dalam budaya Lamaholot.

Tampil menggunakan kenobo koli, mahkota sederhana dari daun lontar, Gubernur NTT, Frans Lebu Raya berbicara tentang budaya penangkapan Ikan Paus di Kampung Lamalera.

Lebu Raya mengungkapkan, banyak orang bertanya tanya ketika Lembata ditetapkan sebagai puncak kegiatan Hari Nusantara.

“Di Lembata ada apa? Pertama, pasti ada manusia. Kalau ada manusia hidup di suatu daerah berarti ada sesuatu yang menarik. Di Lembata, ada penangkapan Ikan Paus. Yang ditangkap setiap tahun. Ini budaya. Ini nilai gotong royong. Entah ditangkap oleh sepuluh atau dua belas orang, hasil tangkapan itu akan dibagi kepada semua warga. Ini nilai budaya. Harus dijaga. Menangkap paus dengan alat tradisional. Ini nilai semangat juang. Semangat gotong royong. Ini yang harus dijaga,” ungkap Lebu Raya.

Lebu Raya dihadapan tamu dan undangan, meminta kepada Menteri Dalam Negeri agar menjadikan budaya penangkapan Ikan Paus Lamalera sebagai even tahunan yang dikelola oleh Kementrian Pariwisata.

Gala Diner tersebut, selain jagung bose dan jagung rebus serta ikan bakar dan sayur rumpu rampe, ada hal menarik dan patut diberi apresiasi. Semua tamu undangan termasuk Mendagri Tjahjo Kumolo, Dewan Kelautan, Gubernur NTT, Penjabat Bupati Lembata dan pejabat kementerian lainnya mengenakan kenobo koli (pengikat kepala dari daun lontar) asli budaya Ile Ape.

Kenobo koli adalah semuah mahkota sederhana. Sering dijadikan aksesori di kepala penari hedung. Kenobo (mahkota sederhana) yang terbuat dari koli lolong (daun lontar) atau kobo (janur). Kenobo, entah dari daun lontar atau janur yang hanya mempunyai satu simpul saja disebut kenobo tara ehak (satu tanduk), dan pemasangannya di kepala selalu dengan posisi simpul di jidat atau dahi. Kenobo dapat pula dibuat dalam simpul depan belakang, yang dalam penempatannya, simpulan pangal berada dijidat.

Ternyata ketika tamu dan undangan Harnus 2016, menggunakan kenobo koli asli budaya Ile Ape, ruangan gala diner semakin semarak dan anggun dalam balutan budaya.(sandrowangak)

Topik:
News:

No comment for Tamu Harnus 2016  Pakai Kenobo Koli, Lebu Raya : Tangkap Paus Itu Budaya !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *