Menu Click to open Menus
Home » DESTINASI » Taman Daun Pertanyakan Foto Latar Launching Saya Baca, Pemkab Harus Minta Maaf

Taman Daun Pertanyakan Foto Latar Launching Saya Baca, Pemkab Harus Minta Maaf

(2890 Views) December 12, 2017 12:10 pm | Published by | No comment

Inilah foto aktivitas di Taman Daun yang dijadikan latar di acara launching Saya Baca

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Relawan Taman Daun, Jhon S. Batafor menyayangkan sikap tidak profesionalnya Dinas Perpustakaan, Dokumentasi dan Kearsipan Daerah Lembata yang menggunakan foto aktivitas di Taman Daun sebagai latar launching Saya Baca di Perpustakaan Nasional, Jakarta, Selasa (12/12/2017). Pasalnya, pihaknya sudah menegaskan agar foto tersebut tidak digunakan. Tapi, pihak Pemkab Lembata tetap menayangkannya.

“Kami sudah didekati untuk minta foto itu. Tapi semua relawan Taman Daun menolak. Awalnya, Pak Kadis mau bertemu relawan, tapi tidak jadi. Sehingga kami juga tidak mengijinkan foto itu digunakan,” tandas relawan Taman Daun, Jhon S. Batafor, yang menyambangi redaksi aksiterkini.com, Selasa petang.

Dia mendesak agar pihak penyelenggara launching Saya Baca, Dinas Perpustakaan, Dokumentasi dan Kearsipan Daerah Lembata segera mengklarifikasi darimana dua foto aktivitas Taman Daun itu diperoleh.

“Lalu, siapa yang mengijinkan untuk menggunakan foto tersebut pada acara launching Saya Baca? Gerakan literasi harus dimulai dengan kejujuran dan keikhlasan. Dan, kami sudah memulainya dengan swadaya penuh dan dukungan para donatur dari dalam maupun luar daerah, dan sama sekali tak mendapat perhatian dari pemerintah daerah. Jangan racuni gerakan kami dengan cara-cara yang tidak elegan,” sesal Jhon S. Batafor.

Inilah foto aktivitas di Taman Daun yang dijadikan latar di acara launching Saya Baca

Lebih lanjut,  Jhon S. Batafor meminta Pemerintah Kabupaten Lembata menyampaikan permohonan maaf secara terbuka melalui meda massa, baik cetak maupun online. “Permohonan maaf itu harus dimuat di media cetak nasional dan media online yang ada di daerah ini, maupun di Jakarta,” tegasnya.

Menurut dia, Taman Daun sudah bergerak ke berbagai pelosok daerah untuk mendirikan taman bacaan rakyat. “Semuanya dilakukan dengan swadaya murni. Pemerintah daerah sama sekali tak bergeming dengan aktivitas yang kami lakukan. Begitu sakitnya kami, ketika foto yang tidak kami restui untuk digunakan, bisa ditayangkan di acara launching padahal kami tidak ijinkan. Ini sungguh menyakitkan,” ungkap Jhon S. Batafor.

Dikatakan, jika pihak Pemkab Lembata masa bodoh dengan tuntutan Taman Daun untuk mengklarifikasi dan minta maaf, maka pihaknya akan menempuh langkah hukum. “Kita harus memberikan pelajaran yang benar dalam menumbuhkan aktivitas literasi di Lembata. Jangan sampai semua gerakan rakyat sekedar dijadiikan proyek yang menyedot anggaran besar tapi hasilnya nol besar,” ungkap Jhon S. Batafor, mengancam.(fre)

No comment for Taman Daun Pertanyakan Foto Latar Launching Saya Baca, Pemkab Harus Minta Maaf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *