Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Suster Pimpin Mars Bina Kontak Majelis Ta’lim Di Wulandoni, Ustad Muksin Kagum

Suster Pimpin Mars Bina Kontak Majelis Ta’lim Di Wulandoni, Ustad Muksin Kagum

(334 Views) July 13, 2018 1:29 am | Published by | No comment

Ustad Muksin sedang memberi ceramah di hadapan 600-an peserta BKMT di Wulandoni, Minggu (8/7/2018). (Foto: Dok.Kominfo LBT)

WULANDONI, aksiterkini.com – Toleransi dan solidaritas antar umat beragama di Lembata bikin Ustad Muksin Taklim,S.PdI terkagum. Ustad asal Ende yang sudah melalang buana dan berceramah di seluruh wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Jakarta mengaku kagum melihat semangat hidup dan solidaritas antar umat beragama di Kabupaten Lembata, khususnya Wulandoni. Apalagi, seorang suster memimpin Paduan Suara stasi Santu Yosef Pekerja Wulandoni untuk acara kegiatan Bina Kontak Majelis Ta’lim ke-9.

Menurut Ustad Muksin Taklim, sejak berada di Lembata, dan kunjungan ke keluarganya di Kecamatan Wulandoni, dirinya  merasakan suasana persaudaraan yang kental antar umat beragama dalam mensukseskan kegiatan Bina Kontak Majelis Ta’lim ke-9 yang dihadiri 8 (delapan) kafila sekecamatan di Kabupaten Lembata.

“Sejak kemarin saya saksikan semua orang terlibat dalam kegiatan BKMT ini, ada Santa Ana, ada Konfreria, ada OMK dan umat Krisiani berpawai bersama kafila BMKT dari 8 kecamatan. Ibu-ibu majelis Taqlim membersikan pekuburan Katolik, dan saat ini kelompok paduan suara dari stasi Santu Yosef Pekerja Wulandoni membawakan mars BKMT yang dipimpin oleh seorang suster. Ini adalah suasana hidup yang indah dan mengagumkan,” katanya.

Hal tersebut diungkapkan Ustad Muksin Taklim saat berceramah di hadapan enam ratusan peserta BKMT dan umat Wulandoni di teras Kantor Camat Wulandoni, Minggu (8/7/2018).

Dalam ceramahnya tentang makna dari halal bil halal, Ustad Muksin menegaskan agar sebagai umat beragama, jangan kita bangga dengan agama yang kita anut jika kita sendiri tidak mampu mengamalkan ajaran agama kita secara baik dan benar. Orang yang mengamalkan ajaran agama, menurut ustad Muksin, adalah orang yang mampu menjalin hubungan yang harmonis antar umat manusia sebagai keluarga Tuhan. “Jangan karena agama kita saling berpisah karena agama apapun itu pemberian Tuhan,” tandasnya.

Ia juga menyerukan agar sebagai umat beragama penting untuk untuk menjalin hubungan yang harmonis dan saling mencintai, mengasihi dan menyayangi. Karena orang yang  berkenan di hadapan Allah, menurut Ustad Muksin, bukan karena agama yang dianutnya.

“Bukan karena harta dan kekayaannya tetapi orang yang mampu membangun hubungan yang harmonis dengan sang pencipta dan amal baktinya dengan sesama di sekitarnya.”

Wakil Bupati Lembata, Dr. Thomas Ola, SE, MSi mengajak semua pihak di wilayah kecamatan Wulandoni dan masyarakat Lembata untuk menjujung tinggi kemanusiaan dan memelihara semangat toleransi dan perdamaian.

“Dalam perjalanan hidup manusia tidak luput dari dosa dan setiap orang berjuang untuk kembali kepada kesucian. Dosa yang sering dilakukan manusia adalah kesalahan dengan sesamanya dengan saling bermusuhan, bertikai dan menyakiti. Momen idul fitri adalah kesempatan untuk saling memaafkan.”

Wabup juga mengharapkan agar memaafkan bukan karena hari raya namun menjadi semangat hidup untuk iklas terhadap situasi apapun yang dialami setiap hari.

Camat Wulandoni, Raymundus Beda,SE selaku ketua panitia melaporkan sejak tanggal 7 Juli 2018 sebanyak  630 orang peserta Badan Kontak Majelis Ta’lim sudah tiba di Wulandoni. Semuanya menginap di Desa Pantai Harapan.

Kegiatan pertama yang dilakukan adalah pawai kerukunan yang diikuti seluruh umat Kristiani dan muslimin sekecamatan Wulandoni, ada selawatan dan simulasi kegiatan majelis Ta’lim, pembersihan pekuburan Katolik oleh ibu-ibu majelis Ta’lim.

“Saya mengharapkan agar situasi hidup rukun dan damai di Kecamatan Wulandoni yang dialami saat ini akan terus berjalan selamanya,” kata camat yang ingin mengakhiri masa kerjanya sebagai ASN bersama warga Wulandoni.(M.Molan/Kominfo)

No comment for Suster Pimpin Mars Bina Kontak Majelis Ta’lim Di Wulandoni, Ustad Muksin Kagum

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.