Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Sunur : Tidak Ada Program 100 Hari, Tinggal Saja Kita Lanjutkan Yang Ada

Sunur : Tidak Ada Program 100 Hari, Tinggal Saja Kita Lanjutkan Yang Ada

(988 Views) March 16, 2017 8:57 am | Published by | No comment

 

Yentji Sunur dan Thomas Ola ketika berbincang dengan wartawan di kediamannya, Kuma Resor, Lewoleba.

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Pasangan Bupati dan Wabup Lembata terpilih, Eliaser Yentji Sunur – Thomas Ola Langoday menegaskan, tidak punya program 100 hari pasca dilantik nanti. Mereka tetap akan melanjutkan program yang sudah ada.

Hal ini disampaikan oleh Eliaser Yentji Sunur dalam jumpa pers pasca penetapan oleh KPU Lembata sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati terpilih, di Kuma Resort didampingi Wakilnya, Dr. Thomas Ola Langoday, Rabu (15/3/2017). “Kami tidak ada program 100 hari. Tinggal saja kita lanjutkan,” kata Sunur.

Dia menegaskan bahwa pihaknya memiliki program yang sudah dikampanyekan. Ya, “Kita punya two point zero. Semuanya ada di dalam. Kita harus mengejar percepatan pembangunan di Lembata dari semua aspek. Target kami, 2025 Lembata akan menjadi Kabupaten Industri. Kita kembangkan ekonomi industri dalam rantai ekonomi. Dan, semuanya ada dalam two point zero. Itu instrumen kita,” tandas Sunur.

Soal birokrasi, Sunur mengaku mengenal postur aparatur ASN Lembata. “Nah, kalau birokrasi saya sudah tahu semua. Tidak ada waktu lagi untuk pelajari kharakter mereka. Saya sudah tahu semua,” tegasnya.

Tidak ada balas dendam, lanjut Sunur, “Kita mau tata birokrasi, dan kadis harus banyak turun bakhti. Saya dengan Pak Thomas akan konsultasi ke Komisi ASN, bagaimana dengan birokrasi ini kedepan,” papar Sunur.

Senada dengan Sunur, Langoday menambahkan bahwa birokrasi adalah mesin untuk mencapai tujuan. “Birokrasi itu mesin untuk mencapai tujuan. Kita akan tempatkan orang-orang yang tepat. Orang-orang yang energik dan mampu menerjemahkan Two Point Zero. Komponen birokrasi harus bersama punya langkah yang sama,” tegas Langoday.

Langoday menuturkan bahwa akan dilakukan rekam jejak kepada semua birokrasi, dan tidak membedakan suku, agama, ras dan lain-lain.

“Sistem kita tidak boleh beda-bedakan suku, agama, ras dan sebagainya. Yang penting pula, kita akan rekam jejak setiap orang.   Kita akan dorong birokrasi Eselon IIIA untuk Plt, agar kita mau lihat pejabat siapa yang mampu. Dirinya yang menentukan karirnya, bukan kedekatan. Kita mau birokrasi Lembata yang profesional. Kita akan persembahkan yang terbaik buat Lewotana, terkhususnya generasi masa depan,” tegas Langoday. (osy/ona)

Topik:
News:

No comment for Sunur : Tidak Ada Program 100 Hari, Tinggal Saja Kita Lanjutkan Yang Ada

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.