Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Songsong HUT Lansia Ke-18, Desa Amakaka Gelar Berbagai Perlombahan

Songsong HUT Lansia Ke-18, Desa Amakaka Gelar Berbagai Perlombahan

(702 Views) August 11, 2017 12:06 pm | Published by | 1 Comment

Kepala Desa Amakaka, Thomas Tiro membuka kegiatan di badan jalan Desa Amakaka

LEWOTOLOK, aksiterkini.com – Acara pembukaan Hari Ulang Tahun Lanjut Usia (HUT Lansia) ke-18, Kamis (10/8) di Lewotolok, Desa Amakaka berlangsung meriah. Seremoni pembukaan digelar di Jalan Trans Ile Ape, depan Masjid Babul Jannah, setelah aksi jalan santai.

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Desa Amakaka, Thomas Tiro didampingi ketua panitia, Imbran Boli tersebut dihadiri utusan Lansia dan pra-Lansia dari empat dusun. Yakni, Dusun Atutukan, Abalodan, Bukit Tinggi, dan Dusun Tadunuba.

Sebelumnya, pukul 05.00 Wita, para lansia bersama pra-lansia melakukan jalan santai dari depan masjid mengintari perkampungan dan tiba di Namang (lokasi yang menjadi tempat warga desa berkumpul). Masing-masing utusan dari tiap dusun menunjukkan kekhasannya. Ada yang mengenakan kaos warna merah bis putih, ada juga yang mengenakan kaos warna biru dengan setelan yang indah. Mereka pun mengenakan topi dan sepatu kets.

Tampak elegan barisan para lansia tersebut. Hentakan kaki serta yel-yel khas lansia mewarnai jalan santai. Walau usia mereka semakin tua, tapi semangat mereka tak pernah pudar.

Disambangi aksiterkini.com di lokasi kegiatan, Kepala Desa Amakaka, Thomas Tiro, mengatakan bahwa HUT Lansia yang ke-18 sebenarnya terjadi pada tanggal 29 Mei yang  lalu. Namun, kegiatan tersebut baru dilaksanakan Kamis (10/8/2017).

HUT Lansia ini digelar atas kerjasama Karang Taruna dengan Lansia. Menurut Kepala Desa Amakaka, Thomas Tiro, perayaan HUT Lansia merupakan ajang untuk menghidupkan nilai-nilai luhur yang sudah ditanamkan sejak dahulu. Juga,  “Ini untuk menghadirkan partisipasi orang tua yang sudah lanjut usia untuk kegiatan di desa,” tandas Kades Amakaka.

Tim Dusun Abalodan sedang jalan santai bersama rombongan

Acara perlombahan di desa antara lain lomba senam untuk lansia dan pra-lansia, junjung botol, gigit senduk, bowak mowak, nanam nayuk, wigel kapek dan tue lelu hingga berbagai ritual daerah yang dipentaskan kembali untuk dikenang. Warga tumpah ruah di sekitar Namang. Apresiasi serta partisipasi masyarakat menjadi dukungan besar buat lansia di hari jadi mereka.

Ketua Panitia,  Imbran Boli mengakui bahwa sejauh ini persiapan tiap dusun sudah sangat baik. “Kegiatan seperti ini menjadi harapan untuk menggalang keterlibatan masyarakat serta mengumpulkan anak-anak muda untuk terlibat aktif dalam seluruh kegiatan kemasyarakatan,´ucap Boli seraya menambahkan bahwa hal tersebut merupakan salah satu usaha untuk melestarikan budaya yang perlahan-lahan hilang tergerus zaman.

Malam harinya diadakan acara malam pentas budaya dengan tajuk “Pupul Ribu Hanik Ratu, Tobo Tala Tukan Wenai; Tutu Taang Tenaw Nuba, Tula Taang Genang Nara”. Malam pentas budaya menjadi menarik karena tiap dusun menyuguhkan beberapa atraksi pertunjukan seni dengan pakaian tradisional. Keindahan tata busana ini semakin menarik apalagi dipadukan dengan beragam tarian.

Tarian Buhu Lelu, merupakan salah satu tarian dari dusun Abalodan  yang memancing tepuk tangan  yang panjang.  Soalnya, tarian semacam ini sudah jarang dipentaskan, karena banyak orang sudah tidak tahu menjalankan kegiatan menenun kain. (Yurgo Purab)

1 Comment for Songsong HUT Lansia Ke-18, Desa Amakaka Gelar Berbagai Perlombahan

  • LadopurabPetrik says:

    Sukseskan,bangga kaum muda smkin mnunjukan eksistensinya dgn hal” positif sprti bgni.smngat karang taruna

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.