Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Soal Lamalera, Viktory: Pemerintah Wajib Bersama Masyarakat

Soal Lamalera, Viktory: Pemerintah Wajib Bersama Masyarakat

(683 Views) December 17, 2016 8:06 am | Published by | No comment

Paket VIKTORI, Viktor Mado Watun – M. Nasir Laode

LEWOLEBA, aksiterkini.com-Pemerintah Lembata wajib bersama dan berada di belakang masyarakat Lamalera untuk mempertahankan budaya penangkapan ikan paus. Wajib pula memfasilitasi pemerintah pusat agar mereka memahami bahwa penangkapan ikan paus adalah budaya yang harus dipertahankan.

Penegasan itu disampaikan calon bupati Lembata dari paket Viktory, Viktor Mado Watun-Muhamad Nasir Laode  menjawab pertanyaan moderator  Dwi Anggia dalam debat publik tahap kedua yang digelar KPUD Lembata, Kamis (15/12) di Aula Ankara Lewoleba.

“Banyak nilai positip dari tradisi penangkapan ikan paus yang masih hidup dan harus dipertahankan. Gotong royong misalnya. Hal lainnya adalah pasar barter dan hasil barter berupa jagung bisa disimpan dalam pondok. Banyak petani malah tidak punya pondok untuk menyimpan hasil tetapi Lamalera punya dari hasil barter,” ujar Viktor Mado Watun

Terkait  adanya regulasi dari Kementrian Kelautan dan Perikanan yang melarang penangkapan beberapa jenis ikan termasuk paus, Mado Watun mengatakan pemerintah mempunyai tugas untuk menjelaskan. Biarkan proses terus berjalan secara alamiah.  “Karena kurang lebih 50-60 tahun lalu, orang yang punya perahu di Lamalera mencapai 100-an lebih.  Sekarang hanya 40-an saja. Jadi kenapa ini tidak diteruskan? Secara alamiah berakhir ketika tidak ada lagi masyarakat Lamalera yang melaut dan menjual ikan paus secara barter,” ujar mantan Wakil Bupati Lembata ini.

Yang harus dilakukan adalah bagaimana pemerintah kabupaten berkomunikasi dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan dan menjelakan bahwa masyarakat Lamalera menangkap ikan paus secara tradisional dan menjadi sektor unggulan pariwisata. Orang mengenal Lembata karena Lamalera. “Perlu ada kebijakan kementrian perikanan dan kelautan yang disandingkan dengan pemerintah di propinsi dan kabupaten agar masyarakat tidak dikorbankan,” ujar Watun

Watun juga mengungkapkan Seminar Ikan Paus yang digelar beberapa waktu lalu hanya menghadirkan orang yang kontra terhadap penangkapan ikan paus sedangkan yang pro tidak dihadirkan. Inilah yang meresahkan masyarakat Lamalera saat ini. Mereka menjadi takut karena jangan-jangan ikan yang mereka tangkap dilarang  dan mereka menjadi tersangka.

Dalam sesi tanya jawab, pasangan nomor urut dua Watun mengatakan jika menang, mereka akan mengalokasikan Rp 12 M sebagai asuransi jiwa bagi keluarga-keluarga miskin di Kabupaten Lembata.Di Lembata, tercatat 12,000 KK miskin, ujar Watun.

Mengenai pendidikan, Paket Vikt ory juga akan menggratiskan biaya pendidikan hingga SMP dan soal kesejahteraan guru juga akan diperhatikan.(fince bataona)

Topik:
News:

No comment for Soal Lamalera, Viktory: Pemerintah Wajib Bersama Masyarakat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *