Menu Click to open Menus
Home » GELIAT DESA » Seribu Lebih E-KTP Lembata, Tidak Terdata Di Server Nasional

Seribu Lebih E-KTP Lembata, Tidak Terdata Di Server Nasional

(579 Views) March 23, 2017 1:28 pm | Published by | No comment

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Sebanyak 1125 E-KTP yang sudah direkam oleh Dinas kependudukan dan catatan Sipil Lembata, tidak bisa masuk dalam sistem validasi E-KTP secara nasional. Seribu lebih E-KTP penduduk Lembata ini tidak bisa terdata di Server Validasi E-KTP Nasional, terhitung sejak bulan September 2016 sampai saat ini.

Tidak direkammya ribuan E-KTP ini, disebabkan karena Server Validasi E-KTP secara nasional di Dirjen Kependudukan, Kementrian Dalam Negeri masih diblokir lantaran kasus korupsi E-KTP yang sampai dengan saat ini masih dala proses hukum.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Dukcapil Lembata, Wenseslaus Ose Pukan kepada media ini, di ruang kerjanya, Kamis (23/3/2017).

Wens Pukan menjelaskan, sejak akhir 2016, Server Sistem Validasi E-KTP di Pusat masih diblokir sampai dengan saat ini karena kasus korupsi E-KTP yang dalam proses hukum.

Akibatnya, data E-KTP dari seluruh daerah di Indonesia termasuk Lembata masih tersimpan dan di backup di Server lokal. untuk mengantisipasi persoalan ini, Dirjen Kependudukan, Kementrian Dalam Negeri, mengeluarkan surat kepada seluruh Dinas Dukcapil se Indonesia agar proses perekaman E-KTP tidak boleh dihentikan.

“Dirjen Kependudukan sudah mengirimkan surat kepada kami, terkait persoalan ini dan menyatakan proses perekaman tetap dilaksanakan. Akan tetapi hasil rekaman itu, disimpan dan dibackup di server Lokal daerah masing masing sambil menunggu server validasi pusat tidak lagi diblokir,” ungkap Wens Pukan.

Lebih jauh, Wens Pukan menjelaskan, selain itu, surat Dirjen Kependudukan tersebut memberitahukan bahwa untuk sementara, administrasi kependudukan E-KTP diganti dengan surat keterangan dari Dukcapil pengganti KTP karena sampai dengan saat ini belum ada titik temu pemahaman bersama dari berbagai pihak yang berkepentingan.

Dan karena Server Validasi E-KTP Pusat belum bisa menerima pengiriman data dari daerah maka untuk sementara administrasi kependudukan E-KTP diganti surat keterengan.

 

Dipastikan ‘Jebol’ 50 Titik di Lembata

Dinas Kependudukan dan catatan sipil Kabupaten Lembata memiliki strategi jitu dalam pelayanan kepengurusan administrasi kependudukan. Sebab beberapa tahun terakhir pelayanana administras kependudukan di Dukcapil Lembata, berjalan tanpa ada antrian dan keluhan dar masyarakat.

Salah satu strategi yang dilakukan oleh Pihak Dukcapil dalam pelayanan adalah melalui program ‘Jebol’-Jemput Bola di Lapangan. Dan program ini berhasil mencapai sasaran penduduk di daerah terpencil dan desa di seluruh Lembata.

Akan tetapi ketika petugas Dukcapil ke Lapangan, masih banyak penduduka yang tidak memanfaatkan pelayanan ‘Jebol’ tersebut.

Wens Pukan menjelaskan, pihak sudah melakukan pelayanan secara maksimal walau masih banyak kekurangan dan akan dibenahi sepanjang tahun 2017.

Sebab menurut Wens, pihaknya akan melakukan pelayanan ‘jebol’ di 50 titik seluruh Lembata, sepanjang tahun 2017.

Disinggung terkait data jumlah penduduk Lembata, Wens membeberkan berdasarkan data dari pusat validasi nasional per semester 2 tahun 2016, berjumlah 133.152 diverifikasi dari data yang dikirim dari Dukcapil Lembata sebanyak 140.887.

Sementara untuk semester I 2017 belum bisa dibeberkan karena baru akan dilaporkan pada bulan Juni 2017 mendatang. (sandrowangak)

No comment for Seribu Lebih E-KTP Lembata, Tidak Terdata Di Server Nasional

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.