Menu Click to open Menus
Home » GELIAT DESA » Serap Aspirasi Rakyat, Bupati Sunur Jangkau Desa

Serap Aspirasi Rakyat, Bupati Sunur Jangkau Desa

(72 Views) March 20, 2019 6:44 pm | Published by | No comment

ATAKORE, aksiterkini.com — Belakangan frekuensi kunjungan kerja (Kunker) Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur, ST. MT ke desa-desa di 9 kecamatan se-Lembata, kian meningkat. Bukan saja karena hajatan politik untuk mencerdaskan pemilih agar tidak Golput (Golongan putih), tapi sejak awal kepemimpinan bersama Wakil Bupati,  Dr.Thomas Ola, SE, MSi berkomitmen senantiasa “Menjangkau Desa, Menyerap Aspirasi Rakyat”. Hal itu dilakukan untuk melihat, mendengar keluh kesah, hasrat dan kebutuhan masyarakat setempat agar disikapi Pemerintah Kabupaten Lembata.

Pekan lalu, Bupati Sunur didampingi sang isteri, Wakil Ketua l DPRD Kabupaten Lembata, Yohanes De Rosari, SE dan Anggota Komisi lll DPRD Lembata, Petrus Bala Wukak, SH dan sejumlah pejabat lainnya melakukan kunjungan kerja di Desa Atakore, Kecamatan Atadei. Bupati Sunur dan rombongan pun disambut meriah dipintu masuk gapura Desa Atakore dengan sapaan adat dan tarian penjemputan.

Menarik memang, ketika Bupati Sunur, dihadapan masyarakat Desa Atakore menyapa dalam bahasa daerah setempat, “Ina, Ama, Luku, Rubo, Tua Magun” (Bapa, Mama, Saudari, Saudara dan Orangtua),   mengatakan, bupati itu pejabat politik dan sekarang saya sedang menjalankan kebijakan yang namanya sosial politik. Bangun jalan itu politik karena ada kebijakan memberikan bantuan  PKH (Pembangunan Keluarga Harapan). “ Jadi semua kebijakan publik ada kebijakan politik. Karena pemerintah adalah orang-orang politik. Jadi jangan bilang bupati itu bukan jabatan politik.  Politik itu tawar menawar untuk membangun daerah dimana harus punya link ke pemerintah pusat agar adanya intervensi pembangunan ke daerah”, ujar Sunur.

Sebagai pembina politik didaerah ini, kita tidak boleh terpengaruh dengan isu yang tidak berdasar. Mari kita menghadapi Pemilu ini dengan penuh suka cinta dan menjadi pemilih yang cerdas. Silahkan memilih figur yang dipandang berkualitas yang sanggup memperjuangakan aspirasi rakyat dan bersama pemerintah sebagai mitra bersama membangun daerah ini lebih maju lagi. Membangun daerah ini tentu ada kebijakan strategis dan prioritas. Karena itu, tegas Sunur, sektor pariwisata kita dorong dengan menyelenggarakan Festival Tiga Gunung (Ile Lewotolok, Batutara dan Ile Werung). Dan Ile Werung di Kecamatan Atadei ini menjadi prioritas. Dampaknya, dirasakan oleh masyarakat karena dibangun jalan dikawasan lintas pariwisata ini.

Menurut Sunur, lewat kebijakan strategis dan prioritas, makan jalan menuju Ile Werung mendapat perhatian Pemkab Lembata. Tahun ini pula, sudah dialokasikan dana untuk membangun jalan dari Kalikasa-Karangora. Jalan lintas desa terpencil Dulir juga akan diperhatikan. Makanya, masyarakat harus cerdas menangkap signal pembangunan ini secara baik demi kesejahteraan masyarakat dan pendekatan pelayanan. Selain prioritas pembangunan pariwisata ke wilayah ini, sektor pertanian dan peternakan juga menjadi prioritas pembangunan.

Wilayah Kecamatan Atadei ini, lanjut Bupati Sunur,  paling pantas menjadi prioritas pembangunan pariwisata dan budaya. Misalnya, Hadok, Ahar yang selama ini menjadi tradisi budaya yang tetap dijaga kelestariannya. Ini merupakan tradisi budaya yang masih asli yang dapat dijual. Sementara “Dapur Alam”, (lumpur panas) di Watuwawer sudah memberikan dampak positif. Namun masalahnya, kurang air saja. Kita berikan sentuhan saja supaya orang (wisatawan ) semakin tertarik.  Jadi kita sekarang coba memanfaatkan uap untuk relaksasi atau sauna /pengukupan ( HUO  bahasa daerah setempat) .

Untuk masalah air, lanjut Bupati Sunur,   kita lihat kapasitas debet airnya. Jika memungkinkan,    kita jaring untuk memenuhi kebutuhan masyarakat pada 6 desa sekitarnya. Khusus desa Bauraja  sangat cocok dikembangkan jagung dan kacang tanah. Rencananya,  tanggal 27-28 Maret 2019 Menteri/Kepala Bappenas datang ke Lembata. Karena itu,  segera  disiapkan proposal- proposal untuk diajukan ke Mentri Bapenas. Karena sampai sekarang belum ada perubahan soal kunjungan beliau ke Lembata.

“Tahun ini akan dibangun Puskesmas Besar di Kecamatan Atadei menelan dana sebesar 6 Milyard. Draf desainnya sudah ada. Sekarang tinggal kepastian lahannya. Dibutuhkan lahan dengan luas  35 X 50 M3. Pemkab Lembata dipastikan membangun 7 Puskesmas di kecamatan dan diperkirakan menelan dana sebesar Rp. 42 miliard. saya juga melihat sendiri infrastruktur jalan di wilayah ini. Saya panggil Tim Anggaran Dinas terkait untuk rapat, membahas dan mengalokasikan anggaran. saya punya kewajiban untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pembangunan harus dilihat secara adil dan poporsional.  Diatur  secara baik sehingga semua kecamatan bisa mendapat sesuai dengan porsinya”, ujar Bupati Sunur. (VM-Dinas Kominfo Lembata/Pariwara)

No comment for Serap Aspirasi Rakyat, Bupati Sunur Jangkau Desa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.