Menu Click to open Menus
Home » NASIONAL » Sehari 5000-an Lebih Warga Lembata Naik Dewa Ruci

Sehari 5000-an Lebih Warga Lembata Naik Dewa Ruci

(702 Views) December 13, 2016 2:04 pm | Published by | No comment

Letkol Laut (P) Rahadian Rahmadi sedang menjelaskan tentang Dewa Ruci kepada Fince Bataona dri aksiterkini.com.(foto: sandrowangak)

LEWOLEBA, aksiterkini.com —  Kehadiran KRI Dewa Ruci di Pelabuhan Lewoleba adalah sisi lain dari perayaan Harnus yang menarik perhatian warga Lembata. Sedikitnya 5000 an warga Lembata naik ke kapal legendaris bertiang tinggi tersebut setiap harinya.

Komandan KRI Dewa Ruci, Letkol Laut (P) Rahadian Rahmadi, yang ditemui Aksiterkini.Com dan Weeklyline.Net di ruang VIP KRI Dewa Ruci, Selasa (13/12), menyebutkan selama empat hari berada di pelabuhan laut Lewoleba sejak Sabtu (10/12), mereka mencatat sebanyak 25.000 lebih masyarakat naik ke kapal latih TNI tersebut. “Rata-rata 5000 an lebih. Hanya kemarin yang kurang karen hujan. Kami akhirnya membatasi sampai jam 10 malam, biar bisa istirahat, “ ujar Rahmadi yang baru delapan hari lalu dilantik menjadi Komandan KRI Dewa Ruci ini.

Seperti disaksikan, Pelabuhan Laut Lewoleba tidak pernah sepi sejak kedatangan KRI Dewa Ruci dan  kapal-kapal   AL lainnya dalam rangka perayaan Harnus di Kabupaten Lembata. Warga dari berbagai pelosok Lembata seakan tidak ingin ketinggalan menyaksikan dari dekat kapal-kapal tersebut. Tidak hanya oraang dewasa tetapi juga anak-anak. Anak-anak SD bahkan menjadikan Dewa Ruci sarana belajar sejarah secara langsung.

Kapal yang diserahkan ke pemerintah Indonesia tahun 1953 ini sudah berkeliling ke berbagai benua. Menurut Letkol Laut (P) Rahadian Rahmadi, KRI Dewa Ruci selain sebagai kapal latih TNI AL di Surabaya, sering pula mengikuti berbagai even internasional. Misalnya balapan atau juga parade kapal-kapal latih dengan tiang tinggi tingkat dunia.(fince bataona)

Topik:
News:

No comment for Sehari 5000-an Lebih Warga Lembata Naik Dewa Ruci

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *