Menu Click to open Menus
Home » HUKRIM » Sama-Sama Banding, PT Sinar Lembata Segera Perkarakan Dugaan Pidana Bupati Lembata Cs

Sama-Sama Banding, PT Sinar Lembata Segera Perkarakan Dugaan Pidana Bupati Lembata Cs

(720 Views) October 19, 2017 3:47 pm | Published by | No comment

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Putusan perdata gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang dimenangkan penggugat PT Sinar Lembata atas tergugat Pemda Lembata memasuki babak baru. Kedua belah pihak telah menyatakan banding. Dan, kubu penggugat segera melancarkan serangan baru, melaporkan dugaan pidana Bupati Lembata dan kawan-kawan yang berujung adanya kerugian  negara.

Perkara nomor: 1/Pdt.G/2017/PN.Lbt sesungguhnya sudah dimenangkan oleh PT Sinar Lembata yang diwakili Paskalis Kolin. Namun Pemda Lembata menyatakan banding. Sehingga Paskalis Kolin melalui kuasa hukumnya, Juprians Lamabelawa, SH., MH & Emanuel Belida Wahon, SH dari Law Firm AKHMAD BUMI & REKAN pun menyatakan banding atas putusan hakim di tingkat pertama pada Pengadilan Negeri Lembata. Kamis (19/10/2017) siang, mereka mendatangi kantor PN Lembata. Tujuannya untuk menyampaikan banding. Mereka diterima oleh Panitera Muda Perdata PN Lembata Ariwibowo, SH dan Panitera Pengganti Hermanus Suban Huler, SH.

“Klien kami sebenarnya menerima putusan hakim di tingkat pertama dengan suka rela, dan tidak akan melakukan upaya banding apabila pihak pemerintah daerah ikhlas menerima putusan hakim di tingkat pertama dan menjalankan putusannya secara suka rela. Namun jika pemda Lembata melakukan upaya banding atas putusan tersebut, maka PT Sinar Lembata merasa Pemda Lembata tidak tunduk pada putusan hakim di tingkat pertama. Ya, kalau mau banding silahkan saja. Upaya banding adalah hak pihak yang berperkara yang dibolehkan undang-undang. Kami akan berusaha mengimbangi. Sampai kasasi pun, klien kami siap menghadapi Pemda Lembata,” tandas Lamabelawa, kepada aksiterkini.com.

Bahkan Lamabelawa menegaskan bahwa setelah menyatakan banding,  pihaknya akan segera melaporkan dugaan perbuatan pidana Bupati Lembata dan para stafnya. Ya, “Kami akan melakukan upaya hukum untuk segera dilakukan eksekusi terhadap putusan Mahkamah Agung yang telah berkekuatan hukum tetap. Soalnya putusan MA itu telah in kracht dan akan kami lakukan upaya hukum lainnya untuk segera dieksekusi. Sementara perkara perdata gugatan PMH di peradilan umum tetap kita tempuh. Untuk diketahui bahwa perkara gugatan PMH di peradilan umum dan perkara TUN yang sudah berkekuatan hukum tetap adalah dua perkara yang berbeda. Perkara perdata gugatan PMH bukan kelanjutan dari putusan Mahkamah Agung yang sudah berkekuatan hukum tetap,” papar dia.

Koleganya, Emanuel Belida Wahon menegaskan bahwa langkah PT Sinar Lembata ini ingin memberikan pelajaran yang berharga kepada publik. “Bahwa kesewenang-wenangan penguasa mesti dilawan dengan hukum. Jika ingin keadilan dirasakan kaum yang lemah, maka hukum mesti jadi panglima bukan kekuasaan politik yang dijadikan panglima,” tandasnya.

Wahon dan Lamabelawa menyerukan agar masyarakat tidak perlu kecut menghadapi penguasa. “Ini pembelajaran buat semua pihak, bahwa jangan pernah takut dengan kekuasaan. Kalau kekuasaan itu keliru, kebenaran menurut kekuasaan itu mesti diuji di lembaga peradilan,” tandes Lamabelawa.

Pemda Lembata sendiri sudah lebih dulu menyatakan banding, pada hari Jumat 13 Oktober 2017 lalu. Dan, Kalis Kolin mendapat relas pemberitahuan banding dari juru sita PN Lembata pada tanggal 17 Oktober 2017. Begitu mendapat pemberitahuan tersebut, Kolin langsung menghubungi kuasa hukumnya. “Kami dihubungi via telepon untuk segera siapkan kuasa banding. Alhasil, pada 19 Oktober 2017 secara resmi PT Sinar Lembata juga menyatakan banding atas putusan PN Lembata No.1/Pdt.G/2017/PN.Lbt,” tegas Wahon dan Lamabelawa.

Pernyataan banding Pemda Lembata ditandatangani oleh Kabag Hukum Setda Lembata Silvester Samun, SH, dan dua kasubagnya, Emilianus Laba Blolok, SH dan Bartolomeus Taru Hipir, SH.

Lebih jauh, Lamabelawa dan Wahon menjelaskan bahwa pihaknya sudah mengantongi bukti-bukti yang cukup untuk membawa kasus ini ke pidana. “Sudah ada temuan BPK RI tahun 2016 tentang kerugian negara yang timbul akibat lelang ulang yang dilakukan Pemda Lembata atas segmen peningkatan jalan Hadakewa-Lamalela-Bobu yang menjadi sengketa di pengadilan itu,” jelas Lamabelawa.

Dijelaskan pula bahwa pihaknya akan berusaha agar putusan Mahkamah Agung yang telah berkekuatan hukum tetap, dapat dieksekusi. “Ada tiga langkah yang kita tempuh dalam memberikan pembelajaran hukum kepada semua pihak. Pertama, mmelalui jalur pidana.  Kedua, melakukan upaya banding terhadap putusan PN soal gugatan perdata PMH yang dilakukan pemda sampai pada kasasi juga kita siap. Dan, ketiga, melakukan upaya hukum untuk eksekusi putusan MA yang telah berkekuatan hukum tetap” tegas Wahon dan Lamabelawa.

Dikatakan, pihaknya tidak akan main-main. Ya, “Kita tidak main-main. Ini pembelajaran untuk semua pihak,  biar kedepan taat dan patuh pada hukum. Tidak ada lagi yang berani main-main dengan hukum. Dunia penegakan hukum kita sekarang sudah serba terbuka, kekuasaan politik bukan segalanya seperti zaman orde baru dulu,” tegas Wahon, yang diamini Lamabelawa.(fre)

No comment for Sama-Sama Banding, PT Sinar Lembata Segera Perkarakan Dugaan Pidana Bupati Lembata Cs

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *