Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Saat Lantik Hasan Baha, Ketua DPRD Lembata Akui Tertatih Bahas APBD 2015

Saat Lantik Hasan Baha, Ketua DPRD Lembata Akui Tertatih Bahas APBD 2015

(968 Views) October 31, 2016 6:41 pm | Published by | No comment
ferdi-koda

Ferdinandus Koda, SE, Ketua DPRD Lembata

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Ketua DPRD Lembata, Ferdinandus Koda, SE mengungkapkan bahwa DPRD masih tertatih-tatih membahas pertanggungjawaban APBD tahun anggaran 2015. Sebab, sampai sekarang pihaknya belum menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

“Keterlambatan pengiriman laporan keuangan tahun anggaran 2015 ke BPK RI di Kupang mengakibatkan sampai sekarang kita belum menerima hasil audit. Keterlambatan pembahasan pertanggungjawaban APBD tahun anggaran 2015 tentunya berimplikasi juga pada terlambatnya pembahasan perubahan APBD tahun anggaran 2016 dan pembahasan APBD tahun anggaran 2017,” tandas Ferdinandus Koda ketika menyampaikan sambutan pada sidang paripurna istimewa pelantikan anggota DPRD antar waktu, Hasan Baha, SE, Senin (30/11).

Hasan Baha dilantikan menggantikan almarhum Mikhael Sada dari Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN). Hasan berasal dari daerah pemilihan Lembata 1, yang memperoleh suara terbanyak kedua setelah almarhum Mikhael Sada.

Ferdinandus Koda menjelaskan bahwa dalam kurun waktu dua bulan kedepan, DPRD memiliki tiga pekerjaan besar yang harus dituntaskan. Yakni, penyelesaian pembahasan pertanggungjawaban APBD 2015, perubahan APBD 2016 dan pembahasan APBD 2017.

Dikatakan bahwa pembahasan APBD 2017 akan dilaksanakan mengikuti perda Organisasi Perangkat Daeah (OPD) yang sedang dibahas. “Dengan perda OPD nanti, ada banyak Aparatur Sipil Negara yang harus berpindah jabatan atau kehilangan jabatan. Lembaga DPRD berharap agar situasi ini tidak mengurangi semangat dan etos kerja Aparatur Sipil Negara dalam melayani rakyat,” kata dia.

Ferdinandus Koda juga menyinggung soal proses pemilihan bupati dan wakil bupati Lembata periode 2017-2022. “Masyarakat Lembata agar lebih cermat dan dewasa memilih pemimpin Lembata lima tahun kedepan. Gunakan suaramu secara lebih bertanggungjawab dn jangan menggadaikan suaramu karena pemberian-pemberian,” ucap Ketua DPC PDI Perjuangan Lembata ini.

Dia juga mengharapkan agar pasangan calon (paslon) yang ikut bertarung dalam Pilkada serentak 2017 menggunakan cara-cara yang santun, sopan dan jujur. “Hindari cara-cara curang, kotor dan tidak bertanggungjawab. Tampillah sebagai politisi yang berhati nurani dan berpeduli keadilan, jangan jadikan diri sebagai politisi yang bermoralitas budak yang memakai cara-cara kotor dan licik untuk mengejar kemenangan,” tegas Ferdinandus Koda.

Dia mengingatkan para kandidat tidak mempolitisir isu-isu tertentu untuk dijadikan sebagai jargon politik. “Ingatlah, sesuatu yang kotor dan licik akan membuat kekuasaan yang diperoleh juga penuh dengan kekotoran dan kelicikan. Jangan saling mencederai antara para calon tetapi tampillah secara elegan dan bersainglah secara sehat. Jadilah pemenang yang fair, bukan menghalalkan segala cara,” ucap Ketua Dewan Lembata ini.

Dia juga menyinggung soal pelaksanaan puncak acara Hari Nusantara pada tanggal 15 Desember mendatang yang akan dilaksanakan di Lembata. “Lembaga DPRD berharap agar Puncak Hari Nusantara ini juga membawa dampak langsung dan nyata bagi masyarakat Lembata,” ujarnya. (at02)

 

Topik:
News:

No comment for Saat Lantik Hasan Baha, Ketua DPRD Lembata Akui Tertatih Bahas APBD 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.