Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Romo Wenceslaus Herin : Waspada, Tapi Jangan Berlebihan !

Romo Wenceslaus Herin : Waspada, Tapi Jangan Berlebihan !

(579 Views) May 19, 2018 11:04 pm | Published by | No comment

Patung Bunda Maria dilepaskan ke lingkungan Santu Aloysius, Umat kedua lingkungan berjubel di kawasan perbatasan kedua lingkungan. (foto: freddy wahon)

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Aksi bom bunuh diri yang terjadi Surabaya dan Pekanbaru, beberapa waktu lalu, bikin mawas umat Katolik di berbagai daerah, termasuk umat Katolik Paroki Kristus Raja Wangatoa (PKRW), Lewoleba, Lembata. Namun umat Katolik setempat diminta untuk tidak berlebihan menyikapi situasi lapangan.

“Saya harap kita semua warpada, mawas diri, tapi tidak berlebihan. Kalau ada hal-hal yang mencurigakan atau ada orang baru yang masuk ke wilayah kita, sebaiknya laporkan kepada pihak berwajib atau ke RT, pemerintah terdekat,” ucap Romo Wenceslaus Herin, Pr.

Romo Wens, demikian pastor Paroki Kristus Raja Wangatoa itu akrab disapa, menyampaikan hal itu ketika memimpin perayaan ekaristi atau misa penutupan Devosi kepada Bunda Maria di lingkungan Bunda Teresa, PKRW, Sabtu (19/5/2018). Setelah misa, Romo Wens bersama umat lingkungan Bunda Teresa mengarak patung Bunda Maria mengelilingi lingkungan dan melepaskannya ke lingkungan Santu Aloysius.

Perarakan Bunda Maria mengelilingi wilayah Paroki Kristus Raja Wangatoa merupakan ritual tahunan yang digelar pada bulan Maria atau bulan Mei. Patung Bunda Maria ditahtakan di armida setiap lingkungan dua atau tiga malam, dan selama itu, umat melakukan doa bersama di hadapan Bunda Maria.

Khusus di lingkungan Bunda Teresa, sebelum menerima Patung Bunda Maria dari lingkungan Helena, terlebih dahulu dilakukan rekoleksi pada ulang tahun kedua lingkungan, Sabtu (12/5/2018).

Dalam kotbahnya, Romo Wens menekankan mengenai peran penting Bunda Maria dalam pesta di Kanaan. “Bunda Maria, ibu Yesus, menyampaikan kepada anaknya bahwa arak sudah habis. Bunda Maria yakin bahwa anaknya akan melakukan dan sanggup sesuatu untuk menolong tuan pesta. Sehingga dia menyuruh para pelayan agar menuruti apa yang diperintahkan Yesus,” ucap Romo Wens.

RD Wensceslaus Herin, ketika memimpin perayaan ekaristi di lingkungan Bunda Teresa, Paroki Kristus Raja Wangatoa, Sabtu (19/5/2018). (foto: freddy wahon)

Sekalipun, sambungnya, “Yesus menyatakan belum waktunya, Bunda Maria tidak menjawab. Ini permintaan seorang ibu kepada anaknya.”

Mukjizad merubah air menjadi anggur, papar Romo Wens, “Membuktikan bahwa Bunda Maria, seorang ibu, seorang perempuan, menjadi perantara tuan pesta dengan Tuhan. Bunda Maria tidak ingin melihat tuan pesta malu dan susah. Dan, hanya ibu yang melihat ada kekurangan di tengah keramaian pesta.”

Karena itu, Romo Wens mengajak umat lingkungan Bunda Teresa untuk senantiasa berdoa kepada Tuhan melalui perantara Bunda Maria. “Di tengah situasi ini, kita perlu terus meningkatkan iman kita melalui doa,” tandasnya.

Dalam perarakan Patung Bunda Maria mengelilingi wilayah lingkungan Bunda Teresa, pemimpin doa memanjatkan ujud khusus menyelamatkan NKRI dari ancaman para teroris. Umat larut dalam doa yang khusuk memohon keselamatan bangsa dan Negara.(fre)

No comment for Romo Wenceslaus Herin : Waspada, Tapi Jangan Berlebihan !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.