Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Rofin Kopong Kembali Pimpin Panwas Pilkada Flotim 2017

Rofin Kopong Kembali Pimpin Panwas Pilkada Flotim 2017

(3622 Views) June 24, 2016 4:58 pm | Published by | 3 Comments
Panwas Flotim2

Anggota Panwas Pilkada Flotim 2017

KUPANG, aksiterkini.com – Rofin Kopong Teron, SH kembali didaulat memimpin panitia pengawas Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Panwas Pilkada) Flores Timur, 2017 mendatang. Dia dipilih oleh dua rekannya, beberapa saat setelah dilantik menjadi anggota Panwas Pilkada Flotim 2017.

Pelantikan panwas Pilkada Flotim dilakukan bersama-sama Panwas Pilkada Lembata dan Kota Kupang. Masing-masing Panwas terdiri dari tiga orang. Panwas Pilkada Flotim adalah Rofinus Kopong Teron, SH, Hamid Ahmad, S.Pd, Richard Petrus Ladi Niron, ST.

Sedangkan, Panwas Pilkada Lembata, beranggotakan Ignasius Sili Kaba Lado Purab,ST, Rafael Boli Lewa, S.Pd dan Lambertus Kolin, SE, MM. Untuk Kota Kupang:  Ismael Manoe, S.PT, Drs. Germanus Atawuwur, dan Noldi Tadu Hunga, S.Pt.

Sembilan orang anggota Panwas itu dilantik dan diambil sumpah oleh Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bapilu) NTT, Nelce R.P Ringu, S.TP, Jumat (24/06) sore. Mereka ditetapkan dengan Surat Keputusan Bawaslu NTT Nomor : 02/Kep-Tahun 2016. Acara pelantikan ini dihadiri pula Ketua Bawaslu RI, Kapolres Kupang Kota, Ketua KPU Kota Kupang, Bupati dan Ketua DPRD Flores Timur, serta Ketua KPUD Flotim.

Setelah pelantikan dan sumpah, Panwaslu Flotim langsung menggelar pleno untuk memilih ketua. Dan, ketiganya sepakat memilih Rofin Kopong Teron menjadi Ketua Panwas Pilkada Flotim.

Munculnya Rofin Kopong memang sempat menggegerkan jagat politik Flores Timur. Pasalnya, lima tahun terakhir, ia terlibat bentrok dengan para elite birokrasi Flotim. Bahkan, pangkatnya sempat diturunkan satu tingkat dan dimutasi dari Setkab Flotim ke kantor camat Solor Barat di Ritaebang. Buntutnya, ia melancarkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kupang. Namun dia kalah, dan melakukan banding ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara di Surabaya.

Alhasil, banyak pihak yang bertanya-tanya soal rekomendasi Bupati Flotim Yoseph Lagadoni Herin, yang dikantonginya untuk mengikuti seleksi Panwas Pilkada. Sekretaris Daerah Flotim, Anton Tonce Matutina bersama Irwasda Flotim, Ahmad Betan dan Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Fidelis Larantukan sempat menyambangi Bawaslu NTT untuk mempersoalkan rekomendasi Bupati Yosni untuk Rofin Kopong.

Tak habis disitu. Sekda Anton Tonce Matutina sampai menggelar wawancara eksklusif dengan sebuah harian di Kupang, dan menohok bahwa rekomendasi untuk Rofin Kopong palsu. Sontak saja, Bupati Yosni meluruskan bahwa dirinyalah yang menandatangani surat rekomendasi tersebut.

Rofin sendiri menyatakan dirinya tidak akan terpengaruh dengan kemelut sebelum dirinya lolos menjadi anggota Pawas Pilkada Flotim. Dia berjanji akan menjadikan panwas Flotim sebagai wasit yang baik.

‘Saya akan berjalan sesuai regulasi yang ada. Dan, saya harapkan para kandidat bupati ataupun wakil bupati dan para tim suksesnya mematuhi rambu-rambu aturan yang ada. Saya akan bertindak tegas agar menghasilkan proses Pilkada yang demokratis,” tegas Rofin Kopong, kepada asi terkini.com. (fre)

Topik:
News:

3 Comments for Rofin Kopong Kembali Pimpin Panwas Pilkada Flotim 2017

  • ade bapa says:

    Rekomendasi kontroversi untuk Rofin Kopong sarat kepentingan, karena itu Rofin kopong harus membuktikan bahwa Panswaslu dinahkodainya tidak kontroversial.

  • Ragil says:

    Yang membuat kontroversi itu karena mereka dan tuannya yang terganggu ketika Rofin menjadi Panwas dan membendung niat mereka untuk memenangkan Pilkada dengan cara apapun. Sehingga kita disuguhkan parade kebodohan pejabat seperti Kerbau dicocoh dihidungnya yang sebenarnya mengangkangi aturan yang mestinya mereka taati.

  • Ragil says:

    Mereka itulah, para pejabat, sebagai Triumvirat yang menganggap Kabupaten Flotim sebagai daerah jajahan yang boleh sesuka hati diatur dan juga lahan basah mengeruk keuntungan materi. Triumvirat inilah selama hampir 5 tahun ini berkuasa dan merasa semua dapat diatur dan dikendalikan. Sudah saatnya sepakterjang Triumvirat ini dihentikan. Meski pelan, satu demi satu mulai terbongkar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.