Menu Click to open Menus
Home » GELIAT DESA » Resmikan Kantor Desa Lamadale; Bupati Sunur: Jalur Lamadale – Wailolong Bukan Umbar Janji

Resmikan Kantor Desa Lamadale; Bupati Sunur: Jalur Lamadale – Wailolong Bukan Umbar Janji

(176 Views) May 31, 2018 5:26 am | Published by | No comment

Mendatangani Prasasti. Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur sedang menandatangani prasasti sebagai tanda diresmikannya Kantor desa Lamadale dalam kunjungan kerjanya ke desa itu, Senin, 28 Mei 2018. (Foto: Dok Kominfo LBT)

LAMADALE, aksiterkini.com – Kantor Desa Lamadale di kecamatan Lebatukan yang dibangun dengan Alokasi Dana Desa tahun anggaran 2017 akhirnya diresmikan Bupati Lembata Eliaser Yentji Sunur dalam rangkaian acara kunjungan kerja ke Desa Lamadale, Senin (28/5/2018).

Bupati Lembata dan rombongan tiba di Desa Lamadale pukul 01.15 Wita diterima secara meriah masyarakat desa Lamadale dengan tarian dan tradisi penerimaan tamu masyarakat setempat. Bupati Sunur langsung meresmikan Gedung Kantor Desa yang ditandai dengan penapakan kaki dan penandatanganan prasasti.

Setelah itu, bupati dan rombongan meninjau ruangan kantor dan langsung bertatap muka dengan masyarakat desa Lamadale.

Dalam arahannya, Bupati Lembata menyatakan pemerintah daerah saat ini sedang berupaya membuka jalur-jalur jalan strategis untuk membuka konektivitas antar wilayah-wilayah kecamatan di Lembata. Sehingga berbagai potensi desa di setiap kecamatan bisa tersalurkan melalui jalur jalan antar wilayah tersebut.

Khusus untuk pembangunan infrastrukur dalam kaitan dengan konektivitas antar desa dan wilayah kecamatan tersebut, Bupati Sunur memastikan ada jalur jalan yang akan dibuka untuk menghubungkan desa Lamadale di Kecamatan Lebatukan dengan Desa Wailolon di Kecamatan Omesuri.

“Jalur jalan Lamadale – Wailolong ini bukan sekedar mengumbar janji tapi ini adalah jalur-jalur jalan strategis daerah yang saat ini pelan-pelan dalam proses pengembangan yang  kita laksanakan. Tidak perlu jalur jalan yang banyak karena ini terkait dengan mahalnya biaya namun dalam kaitan dengan pengembangan wilayah yang menghubungkan antar wilayah kecamatan ini perlu kita bangun,” katanya.

Menjawab pertanyaan warga terkait surat pemberitahuan pemerintah Desa Lamadale tentang permasalahan batas Desa Lamadale dengan Desa Dikesare, Bupati Sunur menyatakan, saat ini pemerintah daerah sedang mencari format yang tepat untuk memediasi dan menyelesaikan masalah tersebut. Untuk itu, dia menghimbau agar dalam rentang waktu ini masyarakat kedua desa agar menahan diri dan tidak perlu membuat tindakan yang dapat merugikan diri sendiri dan masyarakat kedua desa.

Dalam pertemuan itu, warga masyarakat desa Lamadale juga menyampaikan permasalahan listrik yang hanya hidup sampai jam 10 malam serta sumber air bersih yang jauh di lembah sedangkan pemukiman warga berada di lokasi ketinggian sehingga sulitnya masyarakat memperoleh air minum bersih, bupati menyatakan, masalah listrik PLN sudah dekat di Desa Lewoleleng dan saat ini juga sedang ada pembenahan jaringan untuk seluruh wilayah di kabupaten Lembata. Ia menargetkan pada tahun 2019 nanti seluruh wilayah di Kabupaten Lembata sudah 24 jam menyala. Terkait masalah air minum Bupati memastikan agar ada tim yang harus melakukan survei terlebih dahulu untuk mengetahui secara persis jarak dan ketinggiannya baru dapat diambil tindakan secara tepat. (M. Molan/Dinas Kominfo Lembata)

No comment for Resmikan Kantor Desa Lamadale; Bupati Sunur: Jalur Lamadale – Wailolong Bukan Umbar Janji

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.