Menu Click to open Menus
Home » GELIAT DESA » Resmikan Desa Buruh Migran, YKS-Migran Care Bawa Menaker Hanif Dhakiri ke Tagawiti

Resmikan Desa Buruh Migran, YKS-Migran Care Bawa Menaker Hanif Dhakiri ke Tagawiti

(1248 Views) August 30, 2016 2:00 pm | Published by | No comment

Menaker M. Hanif Dhakiri menandatangani plakat sebagai tanda diresmikannya Desbumi di Lembata, disaksikan Penjabat Bupati Lembata, Drs. Sinun Petrus Manuk.

TAGAWITI, aksiterkini.com – Komitmen Yayasan Kesehatan untuk Semua (YKS) bekerjasama dengan Migran Care untuk menangani buruh migran benar-benar dibuktikan. Setelah sukses memperjuangkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Buruh Migran di Lembata, kini mereka menggiring Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, M. Hanif Dhakiri langsung ke salah satu desa buruh migran, Desa Tagawiti, Kecamatan Ile Ape, Lembata, Selasa (30/8/2016).

Menaker Hanif Dhakiri datang ke Desa Tagawiti untuk meresmikan 6 (enam) Desa Peduli Buruh Migran (Desbumi). Enam desa yang diresmikan tersebut adalah Desa Tagawiti, Desa Beutaran, Desa Dulitukan di Kecamatan Ile Ape, dan Desa Lamatokan, Desa Lamawolo dan Desa Baolali Duli di Kecamatan Ile Ape Timur.

Hanif Dhakiri dijemput di Bandara Wunopito Lewoleba dan langsung menuju lokasi peresmian di Kantor Desa Tagawiti. Hadir pula Penjabat  Bupati Lembata, Drs. Sinun Petrus Manuk, ketua DPRD Lembata, Ferdinandus Koda, SE dan sejumlah pejabat pemkab lainnya.

Menaker Hanif Dhakiri ketika menyampaikan sambutan

Dalam sambutannya, Menaker Hanif Dhakiri menjelaskan bahwa inisiatif peduli terhadap desa buruh migran merupakan inisiatif yang sangat baik dan patut didukung mengingat daerah NTT menjadi sorotan berkaitan dengan tingginya angka human traficking atau perdagangan manusia. Ya, “Inisiatif peduli terhadap desa buruh migran ini merupakan inisiatif yang sangat baik dan patut didukung mengingat bahwa khususnya di daerah NTT ini, menjadi sorotan tingginya angka human traficking atau perdagangan manusia yang melibatkan masyarakat di NTT. Ini juga merupakan kepedulian dari pemerintah. Nah, Desbumi ini bisa membantu pemerintah, mengontrol, mengawasi mekanisme orang bekerja ke luar negeri, sehinggga tidak terjebak ke dalam perdagangan manusia,” ujarnya.

Pemerintah, sambung Menaker Hanif Dhakiri, “Saat ini berkomitmen untuk menghadirkan negara di dalam setiap proses dimana orang ke luar rumah untuk orang kerja ke luar negeri sampai kembai lagi ke rumahnya. Semuanya berawal dari desa. Karena bukti pelayanan negara itu paling dekat dengan masyarakat adalah ada desa. Desa merupakan sumber utama rekruitmen dari dari calon–calon buruh migran.”

Dia mengingatkan agar masyarakat jangan ikut rekruitmen yang dilakukan oleh calo-calo atau orang-orang yang tidak bekerja secara tetap di perusahan. “Saya ingatkan kepada bapak ibu semua agar tidak boleh ikut rekruitmen yang dilakukan oleh calo-calo, yang mana nanti menawarkan sejumlah uang. Ikutlah petugas dari perusahan yang bertugas tetap, resmi, untuk merekrut tenaga kerja. Dan, kita punya keterampilan kalau kerja keluar negeri,” jelas Menaker Hanif Dhakiri.

Dijelaskan bahwa migrasi pada dasarnya adalah hak dari warga masyarakat. “Orang bekerja ke luar negeri pada dasarnya perbuatan halal, sebuah usaha yang baik. Sebagai bentuk dari keinginan meningkatkan kualitas kehidupan keluarga, yakni menyekolahkan anak, meningkatkan kualitas kehidupan ekonomi dan lain sebagainya. Di NTT, migrasi boleh dibilang menjadi budaya masyarakat. Cerita dari tokoh masyarakat di sini, migrasi ke Malaysia sudah berlangsung sejak jaman dulu kala. Ini menjadi pertimbangan pemerintah bahwa masayarakat yang bekerja ke luar negeri itu harus dijamin, dilindungi. Pemerintah harus bekerja keras untuk memastikan adanya lapangan kerja dalam negeri untuk menyerap tenaga kerja,” tandasnya.

Dengan hadirnya Desbumi ini, Menaker Hanif Dhakiri mengatakan, “Kita percaya bahwa,seluruh wagra sudah semestinya memanfaatkan, keberadaan adri Desbuni ini. Pemerintahan daerah, dan seluruh elemen yang ada dalam masyarakat membantu memfasilitasi pendataan, informasi dan sebagainya, sehingga masyarakat yang hendak bekerja ke luar negeri, atau sudah kembali ke desa, kalau mau ke luar negeri harus ijin melalui desa. Desa harus tahu. Begitu pun dengan kepulangan. Sehingga ada perlindungan dari negara kalau ada apa-apa di sana.”(osy)

Topik:
News:

No comment for Resmikan Desa Buruh Migran, YKS-Migran Care Bawa Menaker Hanif Dhakiri ke Tagawiti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.