Menu Click to open Menus
Home » GELIAT DESA » Rayakan Setahun Pimpin Lembata Dengan Pencanangan Kampung KB Di Nilanapo

Rayakan Setahun Pimpin Lembata Dengan Pencanangan Kampung KB Di Nilanapo

(210 Views) May 28, 2018 11:55 pm | Published by | No comment

ATANILA, aksiterkini.com – Duet Pemimpin Lembata Baru, Eliaser Yentji Sunur, ST dan Dr. Thomas Ola, SE.M.Si, tak terasa genap satu tahun memimpin Kabupaten Lembata. Keduanya, tepat dilantik oleh Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya, di Kupang, 22 Mei 2017 silam. Dan, perayaan satu tahun kepemimpinannya digelar di Desa Nilanapo, Kecamatan Omesuri.

“Saya mohon maaf. Seharusnya hari ini saya bersama Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola merayakan setahun kepemimpinan kami. Namun karena Wabup melaksanakan tugas penting di Kupang dan Jakarta, maka saya sendirian bersama masyarakat Desa Nilanapo, Kecamatan Omesuri merayakannya bertepatan dengan Pencanangan Kampung Keluarga Berencana (KB) di desa ini,” kata Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur.

Juru Warta Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lembata, Nikolaus Hayu melaporkan, kegiatan diawali dengan laporan singkat dari Kadis BKKBN Kabupaten, Ambros Lein.

Menyitir pernyataan Menteri Koordinator PMKM, Puan Maharani ketika membuka Rakernas yang intinya tentang kampung KB, dikatakan, kampung KB tidak hanya bertujuan like aktif program KKBPK untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk. Tapi untuk meningkatkan kualitas penduduk itu sendiri. Tataran pelayanan kampung KB yaitu peningkatan kualitas keluarga demi lahirnya generasi muda yang cerdas ceria dan berkualitas.

Desa Nilanapo dengan jumlah KK sebanyak 202 KK jiwa, 794 jiwa –laki-laki 381 jiwa dan perempuan 413 jiwa–.yang dirincikan keluarga yang punya balita sebanyak 39 KK yang punya remaja 35 KK, lansia 56 KK dan KK yang tidak tertampung dalam tribina sebanyak 72 KK.

Ambros Lein menjelaskan, pelayanan program KKBPK pada Kampung KB ini yakni pendekatan  kepada Kelompok Keluaraga Balita, Lansia, dan Keluarga Remaja. “Kelompok yang belum terbentuk di desa Nilanapo adalah peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtra,” jelas dia.

Camat Omesuri, Siprianus Suya, SH dalam sambutannya, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Lembata dan seluruh rombongan di desa Nilanapo. Dia menyampaikan rasa syukur atas kunjungan Bupati Lembata di desa yang paling pinggir di kecamatan Omesuri ini, bertepatan dengan 1 Tahun Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Lembata. “Ini merupakan penghargaan tersendiri bagi kami di Desa Nilanapo, Kecamatan Omesuri,” ujarnya.

Lebih lanjut, Camat Siprianus menjelaskan, keberadaan penduduk desa Nilanapo yang berjumlah 202  KK dengan jumlah jiwa 794  jiwa yang menyebar di tiga 3 dusun yaitu Dusun Atanila 1 dan Dusun Atanila 2.  Sementara Dusun Walangnapo lebih kurang 6 km dari Kantor Desa Nilanapo ini, terdapat SD Inpres  dan SMP Satap Walangnapo dan Kapela. Sedangkan di desa Nilanapo ini, ada 1 Masjid dan 1 Madrasah dan 1 SDK. Keberadaan kerukunan umat didesa Nilanapo sedikitnya tidak terpancing dengan isu-isu dari luar, karena di desa Atanila ini juga bagian dari Uyelewun yang mana selalu didengungkan sesuai dengan budaya : Uyelewun Kaya Tene, Dorong Dope Ote Nene,Ular Naga Ara Bora Ahing Tutu Kara Dora.

Camat Siprianus juga menjelaskan potensi yang paling menonjol di desa Nilanapo pada musim panen adalah Jambu Mente. Para tengkulak dan pedagang datang dengan membawa dacing dan timbang langsung di kebun. Pengembangan potensi selanjutnya ternak dan ini sangat menjanjikan bagi para peternak. Bahkan tuan tanah/pemilik tanah ulayat telah menyerahkan tanah 20 hektar lebih untuk  padang pengembalaan ternak sapi.

Camat Siprianus mengharapkan pembangunan lintas sektor diharapkan terarah dan bermuara mulai dari Desa Nilanapo yang merupakan desa yang terpinggir dan terluar yang  langsung berhadapan dengan Pulau Alor. “Sehingga mari kita membangun mulai dari pinggir yaitu dari desa Nilanapo  khusus listrik, air dan jalan sesuai harapan masyarakat,” ajak Siprianus.

Sebelum menyampaikan sambutan,  Bupati Lembata menyampaikan permohonan maaf karena seharusnya bersama Wakil Bupati Lembata, Thomas Ola bersama masyarakat desa Nilanapo merayakan satu tahun memimpin Kabupaten Lembata namun Wabup bertugas di Kupang dan Jakarta.

Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur mengatakan ada dua hal dalam pencanangan kampung KB yaitu pertama pengendalian Penduduk, tapi apa nilai ini dari sisi pengendalian. “Jauh lebih penting adalah kualitas hidup masyarakat Desa Nilanapo. Kualitas hidup inilah menjadi penekanan Keluarga Berencana, sehingga kita mencanangkan Kampung KB di Nilanapo dalam rangka peningkatan kualitas hidup masyarakat desa Nilanapo. Melalui kampung KB ini kita harapkan dapat mengangkat derajat masyarakat Nilanapo, masyarakat Uyelewun Raya, masyarakat Kabupaten Lembata, masyarakat NTT dan masyarakat Indonesia,” tegas Bupati Sunur.

Selain meningkatkan derajat kesehatan masyarkat, kata Sunur, masyarakat harus terbiasa menggunakan alat kontrasepsi. Jadi bukan kita membatasi jumlah anak. Tetapi kita mencanangkan anak cukup dua saja supaya kualitas hidup kita baik. Pemerintah bukan hanya memfasilitasi tetapi peningkatan kesadaran itu datang dari masyarakat sendiri. Sehingga dua anak cukup bukan membatasi, pemerintah tidak pernah melarang untuk membatasi jumlah anak dalam visi pengendalian pendududuk.

“Kalau pengendalian penduduk hanya ada di jawa, tetapi di Nilanapo tidak. Pemerintah hanya memfasilitasi supaya kualitas hidup masyarakat, dan derajat kehidupannya sesuai dengan apa yang dirumuskan Pemerintah secara Nasional,” ujar Sunur.

Bupati Lembata mengharapkan agar adanya dukungan dari warga masyarakat kaitan pembangunan bendungan Wai Ili, itu bukan saja orang Balurebong dan Wade memanfaatkannya. Tapi orang pertanian melakukan irigasi di wilayah Nilanapo. “Jadi kalau pemerintah mau membangun jangan ada hambatan di Nilanapo, daerah yang terpinggir. Jadi kita harus utamakan kegiatan besar dahulu supaya ada daya pikat. Daerah ini harus punya daya tarik untuk diperhatikan. Begitu bendungan jadi, jalan juga sedang dikerjakan sehingga pemerintah pusat bisa merespon, karena pusat ada kegiatan pertanian yang perlu mobilisasi, perlu angkutan barangnya sehingga produksi cepat sampai ke kota, sehingga hidup kita kompetitif,” kata Sunur.

“Dalam Pilgub nanti seluruh masyarakat, dan aparat Pemerintahan desa, pemerintahan Kecamatan dan Kabupaten harus hidup rukun-rukun. Jangan salah menggunakan Teknologi Informasi, nanti kita kena sendiri,” pesan Bupati Sunur.

Setelah kunjungan kerja di Desa Nilanapo, Bupati Lembata dan rombongan meninjau Pantai Wade di Kecamatan Lebatukan. Turut hadir, seluruh Pimpinan OPD, asisten Setda Lembata, Camat Lebatukan, Piter Ruing, seluruh Kepala Desa dan Kepala BPD sekecamatan Omesuri, dan Pastor Paroki Hoelea Romo Agustinus Guna, Pr. (Niko Hayu,Karel Burin/Dinas Kominfo Lembata)

No comment for Rayakan Setahun Pimpin Lembata Dengan Pencanangan Kampung KB Di Nilanapo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.