Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Rafael Boli Lewa Bantah Atas Nama Tuhan Tiga Kali

Rafael Boli Lewa Bantah Atas Nama Tuhan Tiga Kali

(1264 Views) November 7, 2016 6:07 am | Published by | No comment

Rafael Boli Lewa

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Ketua Panwaslih Kabupaten Lembata, Rafael Boli Lewa membantah semua tuduhan dan informasi yang dilayangkan Forum Penyelamat Lewotana Lembata (FP2L). Bantahan pertama adalah soal informasi Ketua Panwaslih Lembata bertemu Yentji Sunur di rumah Benediktus Lelaona alias Ben Tenti.

Terhadap informasi ini Rafael Boli Lewa, mengatakan dirinya tidak pernah bertemu dengan Yentji Sunur di rumahnya Ben Tenti. “Demi Tuhan, kami independen. Dan saya tidak pernah bertemu Yentji Sunur,” tegas tegas Boli Lewa bersumpah menyebut nama Tuhan.

Bantahan kedua Boli Lewa, dilontarkan juga dengan menyebut nama Tuhan untuk meyakinkan utusan FP2L saat berdialog di kantor Panwaslih, 7 November 2016.

Bahwa saat Asten Kares, salah satu utusan FP2L membeberkan bahwa Panwaslih Lembata dalam melakukan telaah dan konsultasi hukum soal pasal 71 Undang Undang nomor 10 Tahun 2016, Panwaslih Lembata meminta kepada Kasubag Hukum Setda Lembata.

Atas beberan, Asten Kares itu, Boli Lewa kembali membantah dengan bersumpah atas nama Tuhan.

Bahwa Boli Lewa tegas menyatakan, dalam melaksanakan tugas tugas pengawasan pemilihan kepala daerah Kabupaten Lembata, dan melakukan telaan serta konsultasi, pihak Panwaslih tidak perna sekalipun meminta telaan hukum dari pihak kasubag hukum setda Lembata.

Tidak puas dengan hal itu, Asten Kares kembali membeberkan bahwa Ketua Panwaslih Lembata sesungguhnya tidak layak duduk di kursi jabatan Ketua Pamwaslih Lembata.

Alasannya jelas, demikian Kares, Rafael Boli Lewa saat masih menjabat sebagai Ketua Panwascam sudah mendapat surat peringatan dari DKPP.

Kembali Boli Lewa, untuk ketiga kali bersumpah. Dalam nama Tuhan dirinya tidak pernah mendapat teguran dari DKPP baik tertulis maupun tidak tertulis.

Saat Boli Lewa untuk ketiga kalinya bersumpah menyebut nama Tuhan, P. Vande Raring, SVD langsung mengingatkan kepada Boli Lewa agar jangan terlalu gampang menyebut nama Tuhan dalam menutupi kemunafikan dan kebohongan.

“Jangan menyebut nama Tuham untuk menutupi kebusukan dan kebusukan dalam melaksanakan pekerjaan,” tegas Vande Raring.

Menurut Vande Raring, Panwaslih sebagai lembaga pengawas pilkada mesti memiliki tanggungjawab moral atas tegaknya demokrasi di tanah Lembata. Hanya saja, Vande Raring tegas mengingatkan agar ketua Panwaslih Kabupaten Lembata, Rafael Boli Lewa, tidak boleh lagi terlampau gampang bersumpah atas nama Tuhan sebab Ketua dan Komisioner sudah diangkat sumpah sebelum menduduki jabatan ini.

Lalu atas teguran itu, Boli Lewa pun legowo meminta maaf. (sandrowangak)

Topik:
News:

No comment for Rafael Boli Lewa Bantah Atas Nama Tuhan Tiga Kali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.