Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Qasidah Meriahkan Pemberkatan Gereja Kristus Raja Wangatoa

Qasidah Meriahkan Pemberkatan Gereja Kristus Raja Wangatoa

(1234 Views) October 3, 2016 11:22 am | Published by | No comment
uskup-kunjung

Seorang tokoh muslim Lembata menyambut kedatangan Uskup Larantuka, Mgr. Frans Kopong Kung, Pr di Wangatoa, Lewoleba, Lembata.

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Bersaudara. Perbedaan keyakinan bukan hal yang harus memisahkan. Inilah yang terjadi dalam hajatan Pemberkatan Gereja Kristus Raja Wangatoa dan Penerimaan Sakraman Krisma bagi 566 orang umat, Minggu (2/10). Grup Qasidah dari Mesjid Nurul Salam Wangatoa turut memeriahkan acara tersebut. 

Pemberkatan gereja yang saat ini telah berusia 7 tahun dan Sakramen Krisma dilakukan Uskup Larantuka, Mgr Fransiskus Kopong Kung, Pr didampingi Sekjen Rm Sipri Sande,Pr,  Deken Lembata, Rm Sinyo da Gomez, Pr, Ketua Yapersuktim, Rm Thomas Labina, Pr, Pastor Paroki  Kristus Raja Wangatoa, Rm Wens Herin, Pr, Pastor Pembantu, Rm Domi Luon, Pr serta Rm Kristo Soge, Pr.

Usai misa, acara resepsi digelar di halaman gereja. Tampil setelah Zero Band membuka dan sebuah acara dari Sekami Paroki Kristus Raja Wangatoa, grup qasidah Mesjid Nurul Salam  disambut meriah tepukan tangan umat yang hadir.  Dihadapan para pejabat gereja Katolik, tokoh muslim serta Pendeta Gereja Bethel, para undangan serta umat Paroki Kristus Raja Wangatoa, grup yang beranggotakan 10 orang ini melantunkan syair-syair yang berisi pesan pentingnya sikap toleransi sebab kita menyembah Tuhan yang sama.

Kurang lebih 15 menit mereka bersyair dalam lagu mengawali acara hiburan lainnya. Setiap kali seseorang dari mereka bersolo, tepukan tangan mengiringi hingga mereka turun panggung. Sebelum Uskup Larantuka, Mgr Fransiskus Kopong Kung, Pr meninggalkan arena resepsi, grup Qasidah lagi-lagi tampil dengan syair perdamaian. Mereka mengajak para tokoh agama agar berperan mengingatkan generasi muda untuk hidup berdamai.

Acara resepsi berlangsung meriah diselingi hiburan dari anak-anak Sekami dengan tarian beku, Chik In Dance, lagu dan gerak semangat misioner dan tarian lainnya. Meski hujan sempat mengguyur, umat tetap bergembira menari dolo-dolo.

Sehari sebelumnya, pada acara penjemputan di jalan masuk gereja Kristus Raja Wangatoa, Uskup Larantuka dikalungi selendang oleh Ulama Hj Mansyur bersama isteri. (fince bataona)

Topik:
News:

No comment for Qasidah Meriahkan Pemberkatan Gereja Kristus Raja Wangatoa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.