Menu Click to open Menus
Home » DESTINASI » Pulau Yang Ada Siput Hanya Di Lembata

Pulau Yang Ada Siput Hanya Di Lembata

(1049 Views) December 11, 2016 2:20 am | Published by | No comment

Pulau Siput di Lembata (foto: sandro)

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Masyarakat Lembata menyebutnya Pulau Awololong jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia disebut Pulau Siput. Pulau ini merupakan laguna. Proses pembentukannya dari timbunan pasir.

Pulau ini hanya kelihatan pada saat air laut surut. Ketika laut pasang, Pulau Awalolong atau Pulau Siput ini tidak kelihatan, kelihatan dari jauh berwarna putih di tengah birunya laut.

Letak Pulau Siput di ujung timur Pulau Lembata. Berada di wilayah Kecamatan Nubatukan, persis di Teluk Lewoleba. Hanya berjarak sekitar 300 meter dari pesisir pantai Lewoleba.

Untuk mencapai tempat ini dapat menggunakan perahu motor. Ya, anda hanya membutuhkan waktu 5 menit saja. Sampai deh. Ongkos perahu pun murah meriah. Anda hanya cukup merogoh saku atau dompet sebesar Rp. 5000 sekali jalan. Pergi pulang, Rp 10.000.

Biaya ini sangat murah bila kita bandigkan dengan pesona alam yang kita dapat di Pulau Siput. Pulau ini memiliki hamparan pasir putih. Luasnya dua kali lapangan sepak bola. Hamparan pasir putih ini bertaburan aneka jenis siput. Karenanya pulau ini dikenal juga dengan nama Pulau Siput.

Karena terbentuk dari endapan pasir, maka pulau ini tidak dapat digunakan sebagai kawasan hunian. Sehingga pulau ini menjadi menjadi tempat untuk  menyaksikan panorama kota Lewoleba yang dibingkai oleh jejeran perahu nelayan, pohon nyiur melambai dan deretan rumah panggung yang bertengger di permukaan laut.

Panorama berikutnya adalah menyaksikan keindahan sunset, matahari yang hendak terbenam . Keindahan itu demikiaan nyata di depan mata. Sebab tak ada yang menghalangi pandangan saat menyaksikan detik-detik terakhir sang surya kembali ke peraduan. Begitu leluasanya  kita menikmati semua itu, karena letak Pulau Siput berada di tengah laut tanpa pepohonan atau tanaman lain yang tumbuh di tempat itu.

Pulau Siput merupakan pulau yang unik karena baru muncul saat air laut surut dan akan hilang saat pasang naik. Dalam kondisi alam seperti ini Pulau Siput hingga saat ini belum menjadi pilihan warga. Karena  warga dihantui oleh rasa was-was bila sewaktu-waktu air laut naik dan menggelamkan pulau itu. Memang untuk hal yang fatal belum terjadi di pulau ini. Karena itu  pulau ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata apabila sudah diketahui waktu pasang naik dan pasang surut air laut.

“Saya awalnya takut menuju pulau di  tengah laut ini. Tapi ketika saya menginjakkan kaki di tempat ini saya sungguh terpesona oleh permandangan alam yang diamati dari pulau ini,” ungkap Nur Nacita, salah seorang tamu Harnus yang pernah menginjakan kakinya di Pulau tersebut.

Pulau Siput pantas untuk lokasi tujuan wisata, khususnya menikmati sunset sambil memilih siput yang berteberan di atas pasir pulau itu.

Seorang seniman kesohor di Lembata dan Flores Timur, Emil Diaz memiliki inspirasi membangun patung besar di Pulau Siput dan berharap pemerintah membangun jembatan dari Lewoleba ke pulau itu.

Menurut dia, Lewoleba seyogianya ditata untuk kebutuhan masa mendatang. Itu berarti penataan tersebut harus dilakukan dari sekarang. Sebagai seniman, lanjut dia, pihaknya ingin membuat karya monumental untuk Lewoleba. Karya monumental yang menjadi obsesinya, adalah membangun patung besar di Pulau Siput.

Nah, perayaan Harnus menjadi bagian terpenting dalam mempromosikan Pulau Siput sebagai sebuah destinasi wisata. Sebab, saat puncak perayaan Harnus, 13 Desember 2016, sebanyak 12 Kapal Perang termasuk KRI Dewa Ruci, bersama 175 kapal nelayan akan melakukan parade Sailling Pass mengitari Pulau Siput. Dan pulau siput, hanya ada di Lembata. (sandrowangak)

Topik:
News:

No comment for Pulau Yang Ada Siput Hanya Di Lembata

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.