Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Puisi Tanpa Judul Bupati Sunur Lahirkan SELATA; Bala Wukak Caretaker

Puisi Tanpa Judul Bupati Sunur Lahirkan SELATA; Bala Wukak Caretaker

(967 Views) September 10, 2017 10:31 pm | Published by | 1 Comment

Swaolsa Titen yang kini mulai diakrabi dengan nama Taman Kota, Minggu (10/9) sore, didatangi para seniman, penulis, fotografer, wartawan dan mereka yang meminati seni. Diskusi lesehan atas ajakan Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur digelar di panggung utama taman tersebut. Topik diskusi adalah bagaimana taman kota dimanfaatkan para pegiat seni agar Kota Lewoleba, ibukota Kabupaten Lembata nampak hidup, layaknya sebuah kota. Tak mati seperti saat ini.

Pemerintah, kata Sunur, akan menyiapkan fasilitas pendukung agar taman kota bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk memgembangkan kreatifitas. “Kalianlah yang akan menarik orang-orang di kota ini untuk mengetahui apa yang terjadi di taman kota ini,”  tantang Sunur

Ini pertama kalinya para seniman, jurnalis, penulis dan peminat seni, serta komunitas sepeda motor trail dan vespa dikumpulkan dalam satu forum. Sejumlah pikiran lalu diajukan. Mulai dari permintaan agar pemerintah tidak boleh mengintervensi hingga perlunya organisasi agar ide-ide tidak sekedar dibahas tetapi diimplementasikan.

Diskusi lalu mengerucut dan disepakati kumpulan orang-orang dengan berbagai kreatifitas diberi nama Seni Lapak Lembata (SELATA). Adalah Piter Bala Wukak didaulat menjadi caretaker hingga SELATA memiliki kepengurusan sendiri.

Baru pada nama. Ketika peserta diskusi lesehan lalu diajak makan bakso bersama sambil juga satu per satu memperkenalkan diri. Ada juga baca puisi oleh Servas Lawang dan Lidia Tokan.

Diskusi lesehan yang baru pertama kalinya dan baru melahirkan SELATA diakhiri dengan baca puisi Tanpa Judul yang ditulis Yentji Sunur beberapa saat selama rehat makan bakso.

…..

Ratap

Mendekap tanah gersang

mengelus rambut yang terluka karena ditangan

bara rumput jadi hitam

merana

Lembata oh Lembata

Tahun berucap empat musim dalam sapaan bibir menggigit

Hijau, kuning,coklat,hitam

Pelangi ilalang dipandang terlewa

Lanscap jiwa terabaikan dalam ekspresi SELATA

Harmoni jantung kreasi kota

Berlari melarutkan jiwa

Seni diri menggenggam taman kota

Menghardik hitamnya rumput di bukit kita

Amin.

Itulah puisi yang dibaca sendiri Bupati Yentji Sunur. Puisi tanpa judul itu, menurut Sunur, mengungkapkan kegelisahannya pada alam Lembata yang sering terbakar dan harapannya pada SELATA. Baca puisi itu mengakhiri pertemuan Minggu malam.(fince bataona)

1 Comment for Puisi Tanpa Judul Bupati Sunur Lahirkan SELATA; Bala Wukak Caretaker

  • Pedjo says:

    Luar biasa, salut untuk semua seniman Lembata, dengan berkolaborasi bersama semoga menjadi langkah awal kemajuan seni di bumi Lembata,,,,,,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.