Menu Click to open Menus
Home » EKBIS » Proyek Listrik Nasional Di Banitobo dan Lamalela Terancam Batal

Proyek Listrik Nasional Di Banitobo dan Lamalela Terancam Batal

(491 Views) October 2, 2017 2:11 pm | Published by | No comment

Kondisi jalan menuju desa Banitobo dan Lamalela, Kecamatan Lebatukan, Lembata.

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Program Nasional Listrik Terang 2018 di dua Desa di Kabupaten Lembata, NTT terancam batal. Buruknya ruas jalan menuju Desa Banitobo dan Lamalela di padalaman Lebatukan itu menghambat distribusi tiang listrik . PLN meminta Pemda Lembata segera membenahi ruas jalan kesana guna menyelamatkan “jatah” pembangunan listrik ke dua desa tersebut.

Manager PT PLN Persero Cabang Lembata, Tarsisius Homo kepada akiterkini.com, Senin (18/9) mengatakan, pihaknya mengerahkan 3 kontraktor listrik utama guna mengerjakan pemasangan listrik ke 58 Desa yang belum dijangkau PLN.

“Program Nasional listrik terang 2018 di Lembata, dikerjakan pada 58 Desa. Namun 1 Desa masih terpencil yakni Desa Dulir, Kecamatan Atadei belum ada jalan raya, maka Desa itu digeser ke tahun 2018. Pergeseran itu hingga pemerintah setempat membuka akses jalan ke sana. Sedangkan dari 57 Desa yang sedang dibangun, dua diantaranya sulit dilalui kendaraan jika memobilisasi tiang liatrik. Sehingga praktis hingga kini, PLN setempat berkonsentraai pada pembangunan di 55 Desa lain,” ujar Tarsisius.

Disebutkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Bupati Lembata, Eliazer Yentji Sunur guna melakukan perbaikan jalan menuju kedua Desa itu.

“Kami sudah coba distribusi tiang listrik tetapi jalan yang sempit ditambah serta menanjak sulit dilalui truk pengangkut tiang listrik. Sebuah truk yang mencoba membawa tiang listrik itu nyaris terbalik karena dihadang jalan buruk,” ujar Tarsisius.

Kendala Infrastruktur Jalan

Kendala infrastruktur jalan yang tidak bisa dilalui untuk mobilisasi listrik ke Dua Desa terpencil di Kecamatan Lebatukan, Kaupaten Lembata, tidak menyurutkan niat PLN untuk melistriki 58 desa di Lembata. Opsi memindahkan lokasi ke desa yang mudah dijangkau justru mengurangi esensi melistriki desa terpencil.

“Program pemenuhan Desa berlistrik untuk 58 Desa di Lembata, harus diupayakan dengan segala kemampuan agar Desa-Desa itu dapat terjangkau listrik. Di Lembata ada dua Desa dari 58 Desa terkendala infrastruktur jalan. Segala kemampuan harus dikerahkan untuk mengatasi kendala transportasi itu,” ujar General Manager PT (Persero) PLN Wilayah NTT, Christyono.

Dua desa di Lembata yakni Desa Banitobo dan Desa Lamalela, Kecamatan Lebatukan, Kabupaten Lembata, terancam tak dijangku program listrik Nasional. Buruknya infrastruktur jalan ke dua Desa itu menyulitkan mobilisasi tiang listrik ke lokasi itu. (Hosea)

No comment for Proyek Listrik Nasional Di Banitobo dan Lamalela Terancam Batal

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.