Menu Click to open Menus
Home » DESTINASI » Prospektif Wisata Teluk Waienga

Prospektif Wisata Teluk Waienga

(1168 Views) March 15, 2016 4:42 pm | Published by | 3 Comments

FB_IMG_1434019192182Teluk Waienga dengan garis pantai hampir mencapai 91 km dengan lebar cela teluk kira-kira 1 km dan tersebar 14 desa sepanjang pesisir, memiliki potensi yang sungguh luar biasa dan menggugat orang untuk explore. Pada tahun 2002, JICA (salah satu LSM dari Jepang) yang sempat melakukan survey di teluk Waienga telah membuat beberapa kesimpulan, diantaranya adalah teluk Waienga sebagai tempat bertelur atau beranak pianak ikan.

Sebagai bukti uji coba kesimpulannya adalah membuat pilot project keramba jaring apung untuk pembesaran ikan (khusus kerapu lokal) yang diambil dari teluk dengan cara memakai bubu.
DSCN0113(1)Teluk Waienga merupakan lokasi yang paling nyaman untuk hidupnya biota laut karena lautnya yang tenang dan memiliki tempat-tempat yang cocok untuk berkembangbiak biota laut. Hal ini terbukti dengan sering masuknya jenis ikan atau mamalia yang langka dan unik seperti lumba-lumba (dolphin), paus biru (blue whale)dan duyung (dugong). Teluk Waienga merupakan habitat dari beberapa jenis ikan seperti : hiu (shark), pari (manta), penyu, kerapu, beronang dan aneka ragam ikan hias serta dapat ditemukan aneka ragam jenis terumbu karang baik soft coral maupun hard coral.Selain itu, menurut mitos dan dapat diterima secara ilmiah bila ditelusuri, setiap tahun ikan beronang (pahada) hijrah dari teluk Waienga menuju teluk Lewoleba dan hilang diperairan sekitar pantai Pada. Mitos ini juga mau memberikan keterangan bahwa teluk Waienga adalah tempat bertelur dan beranakpianak ikan pahada.
20150731_100904Potensi teluk ini semakin menarik minat wisatawan, ketika Pemda Lembata melakukan survey bawah laut pada tahun 2013 dan mempublikasi video serta foto bawah laut tersebut, mendorong dan mefasilitasi wisata bahari melalui Festival Nuhanera sejak 2014 dan lomba foto bawah laut yang melibatkan penyelam dunia. Potensi yang sungguh luar biasa dan beberapa tahun terakhir telah menarik banyak minat wisatawan untuk menikmati alam bawah laut, budaya masyarakat lokal serta kuliner yang khas, menggugat pemerintah, masyarakat dan pelaku usaha (stakeholders) untuk dapat melahirkan danmengoptimalisasi semua usaha produktif untuk mendukung lahirnya tata kelola eco tourism teluk Waienga.
Pengalaman beberapa kali turut serta bersama para wisatawan baik lokal, domestik dan mancanegara sejak tahun 2004 mengunjungi teluk Waienga dan tanjung Nuhanera, beberapa konteks yang dibicarakan wisatawan pertama, kebanyakan pengunjung menyebut teluk Waienga adalah treasure (harta kekayaan yang terpendam).

20150517_135731Kedua, masyarakat yang mendiami pesisir teluk Waienga begitu ceria dan mempesona karena pagi hari mendapatkan sunrise yang indah, sore hari diberikan sunset yang pesona dan setiap hari mendapatkan sumber gizi dari laut yang secara gratis disiapkan oleh laut di teluk Waienga. Ketiga, cerita kearifan lokal tentang kepercayaan masyarakat leragere dan leralodo tentang nuhanera sebagai tempat tinggal leluhur, buka badudi Watodiri dan rewa ika’ di Lewolein, larangan lepas pukat di perairan sekitar jembatan Hadakewa dan masih ada kearifan lokal lainnya yang tertinggal oleh kepentingan individu. Keempat, sangat disesali karena katanya masih ada aktivitas bom ikan meskipun frekuensinya tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Kelima, masih ada pukat nelayan yang menangkap mamalia dugong, penyu, hiu dan pari yang sebenarnya punya potensi dan prospektif menjadi icon wisata bahari.
20150513_124818(1)Lima konteks yang diangkat dari sekian banyak konteks yang tercecer dan selalu jadi pembicaraan dalam perjalanan wisata bahari di teluk Waienga, menggugat stakeholders untuk melihat teluk Waienga secara integral sebagai destinasi baru wisata di NTT khususnya dan di Indonesia serta dunia pada umumnya. Banyak hal yang sedang dilakukan dan akan dilakukan sebagai prospek ekonomi yang adalah salah satu cara untuk mensejahterakan masyarakat. Beberapa prospektif yang dapat dikembangkan sebagai akibat dari potensialnyawisata bahari di teluk Waienga, usaha homestay, penyewaan kapal motor atau perahu, penyewaan peralatan seperti selam, snorkel dan mancing, kuliner lokal dengan paduan sea food, pemandu(guide),tambat labuh, dan masih banyak banyak model paket wisata yang dapat di kemas didalamnya.
20150731_101103Sebuah pertanyaan menggugat, bagaimana caranya dan dari mana memulainya? Perdebatan dan diskusi panjang dengan berbagai elemen telah melahirkan ide dan gagasan untuk maju dan ada juga yang melahirkan rasa pesimis tentang prospektif jangka panjang wisata nbahari di teluk Waienga.Rasa-rasanya diskusi dan perdebatan panjang tiada berakhir bila teluk Waienga tidak dirasakan dan diilhami sebagai treasure bagi anak dan cucu kita. Oleh karena itu, sebelum terlambat dan teluk Waienga tidak tinggal kenangan saja, semua stakeholders mulai dari pembuat keputusan tentang peraturan pengelolaan dan pemanfaatan termasuk perlindungan seluruh wilayah baik dipermukaan maupun di dalam laut dengan tanpa mengabaikan konteks keberlanjutan sehingga prospektif teluk Waienga sebagai destinasi baru dunia menjadi nyata dan bermanfaat bagi masyarakat pemilik lokasi dan hulayat, pelaku usaha dan pencinta wisata bahari.Welcome, joint and enjoy in Lembata island. (Tonny Lebuan)

Topik:
News:

3 Comments for Prospektif Wisata Teluk Waienga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *