Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Pleno Penetapan Bupati-Wabup Lembata Terpilih Tanpa Kehadiran DPRD

Pleno Penetapan Bupati-Wabup Lembata Terpilih Tanpa Kehadiran DPRD

(1044 Views) March 15, 2017 11:42 am | Published by | 2 Comments

Pasangan calon terpilih Eliaser Yentji Sunur – Thomas Ola Langoday ketika menghadiri pleno penetapan di KPU Lembata, Rabu (15/3/2017)

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Rapat pleno penetapan bupati dan wakil bupati Kabupaten Lembata, Rabu (15/3/2017) hanya dihadiri pasangan Eliaser Yentji Sunur-Thomas Ola Langoday (Sunday). Pasangan ini juga yang ditetapkan KPUD Lembata sebagai pasangan bupati-wabup terpilih Kabupaten Lembata karena menggungguli perolehan suara dari empat pasangan lainnya dalam Pilkada sebanyak 24.221 suara. Pleno juga tidak dihadiri DPRD Lembata.

Wakil ketua DPRD Yohanes de Rosary meski terlihat hadir dan mendampingi namun dirinya mengaku sebagai Ketua Koalisi.

Dalam Pilkada yang berlangsung 15 Pebruari lalu, KPUD menetapkan perolehan suara pasangan nomor satu (Herman YL Wutun – Vian Burin) memperoleh sebanyak 16.540 suara, nomor dua (Viktor Mado Watun – Muhamad Nasir Laode) memperoleh 14.753, pasangan nomor tiga, Lukas Lupataman-Ferdinandus Leu, 4.913 suara; pasangan nomor empat, Hani Chandra – Linus Beseng, 2.773 suara dan pasangan Eliaser Yentji Sunur – Thomas Ola Langoday sebanyak 24.221.

Ketua KPUD Petrus Payong Pati dalam sambutannya memastikan proses selanjutnya adalah menyampaikan hasil penetapan ke Mendagri melalui DPRD Lembata unyuk proses selanjutnya. “Kepada semua pihak saya sampaikan terima kasih. Meski sudah selesai, kita semua bertanggubgjawab melakukan rekonsiliasi dan konsolidasi,” ujarnya.

Mewakili Ketua Panwaslih Kabupaten Lembata, Ignas Purab menyampaikan permohonan maaf jika selama penyelenggaraan Pilkada, terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Hal yang sama juga disampaikan Kapolres Lembata.(ona/osy)

Topik:
News:

2 Comments for Pleno Penetapan Bupati-Wabup Lembata Terpilih Tanpa Kehadiran DPRD

  • ola rongan wilhelmus says:

    DPRD seharusnya hadir dan bersukaria karena pemenang pilkada Lembata 2017 adalah hasil pilihan langsung rakyat Lembata. Masa DPRD tidak hadir? Artinya tidak menghargai dan menerima hasil pemilihan langsung rakyat Lembata? DPRD mewakili siapa ya?

  • Kopong Kornelius says:

    Tontonan ini mestinya membuat rakyat lembata sadar bahwa dpr yang mereka pilih ternyata tidak setuju dengan suara mayoritas rakyat lembata. Jadi jangan pilih mereka di pileg mendatang toh…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.