Menu Click to open Menus
Home » GELIAT DESA » Plan Gelar Pelatihan Modul Adaptasi Perubahan Iklim untuk Pramuka

Plan Gelar Pelatihan Modul Adaptasi Perubahan Iklim untuk Pramuka

(965 Views) August 4, 2016 11:41 am | Published by | 1 Comment

Plan Lembata2LEWOLEBA, aksiterkini.com – Plan International Indonesia bersama konsultan dan mitra implementasi, CIS Timor menggelar pelatihan Modul Adaptasi Perubahan Iklim untuk Guru dan Fasilitator Pramuka tingkat Penggalang dan Penegak. Kegiatan ini merupakan upaya mendukung upaya pemerintah untuk merealisasikan hak anak atas pengurangan resiko bencana dan adaptasi perubahan iklim. Sejak tahun 2011, Plan International Indonesia sudah melaksanakan program adaptasi perubahan iklim yang berpusat pada anak (Child-Centered Climate Change Adaptation—4CA).

Untuk scale-up, Plan melanjutkan program ini dengan pendanaan dari pemerintah Jerman melalui Plan International Germany. Program lanjutan ini yang dilaksanakan di Kabupaten TTU dan Lembata, Provinsi NTT ini memberi manfaat kepada 18.282 orang yang tinggal di Kabupaten TTU dan Lembata hingga tahun 2018.

“Tujuan dari program ini, yaitu menemukan strategi dan solusi yang efektif untuk adaptasi perubahan iklim yang berpusat pada anak, dikembangkan di tingkat lokal, sub-nasional, dan nasional. Salah satunya dengan meningkatkan pengetahuan anak dan pemuda terhadap penyebab, dampak dan langkah-langkah adaptasi perubahan iklim,” kata Erlina Dangu, Deputy Program Area Manager Lembata saat membuka kegiatan di Hotel Palm, Lewoleba, Kamis (4/8).

Hal ini dapat dilakukan melalui pendidikan formal dan non-formal. “Dalam proyek ini, untuk meningkatan pengetahuan, kepedulian, dan pendidikan perubahan iklim ini, kami lakukan melalui ekstrakurikuler terkait adaptasi perubahan iklim yang terintegrasi dengan kegiatan kepramukaan,” lanjutnya.

Salah satu strategi yang sedang dijalankan yaitu menggunakan modul Adaptasi perubahan iklim untuk kegiatan ekstrakurikuler Pramuka. Setelah melakukan serangkaian tahapan penyusunan modul, yakni lokakarya tingkat provinsi dan uji coba di tiap kabupaten target di luar sekolah dampingan, maka modul ini telah diupayakan untuk finalisasi. Modul versi final untuk adaptasi perubahan iklim dalam pendidikan wajib kepramukaan ini akan digunakan oleh para guru dan fasilitator Pramuka.

Pelatihan yang dihadiri oleh 57 peserta ini berasal dari 13 SMP/MTS dan 4 SMA/SMK serta Kwartir Ranting di tiga kecamatan yaitu Kecamatan Lebatukan, Kecamatan Ile Ape dan Kecamatan Nubatukan. Peserta merupakan Guru pembina pramuka putra dan putri serta Wakil Kepala Sekolah Bagian Kurikulum. Disamping itu, pelatihan ini juga melibatkan BPBD, dinas PPO, BLH dan Kwarcab sebagai observer.

“Dengan mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan guru pembina pramuka dan bagian kurikulum bisa mendapatkan pemahaman dasar tentang perubahan iklim; penyebab, dampak, dan bagaimana cara beradaptasi terhadap perubahan tersebut secara lokal,” kata Angel Christy, Project Manager 4CA.

Selain itu pelatihan ini diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan dan kapasitas para guru/fasilitator Pramuka terkait modul Adaptasi Perubahan Iklim untuk diterapkan di kelompok Pramuka dari sekolah target dampingan, lanjutnya.(fre)

Topik:
News:

1 Comment for Plan Gelar Pelatihan Modul Adaptasi Perubahan Iklim untuk Pramuka

  • Keneth Nally says:

    Pada tanggal 08 agustus merupakan hari pertama pelaksanaan pelatihan adaptasi perubahan iklim yang diselenggarakan oleh Pusat Perubahan Iklim bekerjasama dengan Group Exercise for Disaster Risk Assessment and PresentationsParticipants are divided into groups based on hazard to identify associated vulnerability and risks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *