Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Pilgub dan Pilbup 10 Kabupaten di NTT Miliki Nuansa Politik Berbeda

Pilgub dan Pilbup 10 Kabupaten di NTT Miliki Nuansa Politik Berbeda

(236 Views) January 12, 2018 6:38 am | Published by | No comment

Dr. Achmad Atang, MSi

KUPANG, aksiterkini.com – Koalisi Partai Politik yang terjadi di Provinsi dan Kabupaten jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) dan Pemilihan Bupati (Pilbup) di 10 kabupaten di NTT tidak serasi.

Misalnya di Kabupaten Nagekeo, PDIP berkoalisi dengan Nasdem mengusung Paul Nuwa Veto dan Sely Adjo sebagai Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup). Sedangkan Golkar berkoalisi dengan Demokrat, PAN dan PKS mendukung pasangan Elias Djo – Vasi Podhi.

Sementara untuk kepentingan Pilgub, PDIP berkoalisi dengan PKB mengusung Marianus Sae – Emi Nomleni sebagai Calon Gubernur (Cagub) dan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) periode 2018 – 2023, serta Golkar berkoalisi dengan Nasdem menjagokan Viktor Laiskodat – Yoseph Nae Soi dan Demokrat, PKP, PKS mendukung Benny Kabur Harman – Benny Litelnoni.

Sejumlah analis beranggapan bahwa koalisi tersebut sangat mengganggu kinerja partai di tingkat bawah.

Pengurus partai dihadapkan pada dua pilihan yang berbeda, yakni untuk kepentingan Pilgub mereka diharuskan bekerja memenangkan pasangan cagub berdasarkan koalisi di tingkat provinsi, dan di kabupaten bekerja berdasarkan koalisi di tingkat kabupaten.

Namun pengamat politik asal Universitas MuhammadiyahKupang, Ahmad Atang, mengatakan, kepentingan Pilgub dengan Pilbub memiliki nuansa politik yang berbeda. Hal ini dapat difahami karena dinamika politik lokal tidak dapat diformat secara seragam.

“Ada kedekatan, akses, peluang menang, kapasitas figur, jumlah pesaing menjadi rujukan partai di aras lokal, sehingga pengelompokan partai di kabupaten tidak bisa di dasarkan pada kepentingan politik hirarkhis,” ujar Ahmad.

“Dengan demikian, perjuangan pilitik di daerah tidak dapat dipaksakan koalisi mengikuti arus Pilgub. Dampaknya memang bisa ditebak bahwa masing-masing mereka (Calon) akan menentukab nasibnya sendiri-sendiri,” tutup Ahmad.

Pilkada Serentak 27 Juni 2018:

  1. Provinsi NTT
  2. Kabupaten Sikka
  3. Kabupaten Sumba Tengah
  4. Kabupaten Nagekeo
  5. Kabupaten Rote Ndao
  6. Kabupaten Manggarai Timur
  7. Kabupaten Timor Tengah Selatan
  8. Kabupaten Alor
  9. Kabupaten Kupang
  10. Kabupaten Ende
  11. Kabupaten Sumba Barat Daya. (*/Sergap.id)
Topik: ,
News:

No comment for Pilgub dan Pilbup 10 Kabupaten di NTT Miliki Nuansa Politik Berbeda

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *