Menu Click to open Menus
Home » PENDIDIKAN » Peserta Girls Leadership Minta Pemda Beri Beasiswa Anak Berprestasi

Peserta Girls Leadership Minta Pemda Beri Beasiswa Anak Berprestasi

(466 Views) September 27, 2017 3:12 pm | Published by | No comment

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Sebanyak 10 anak perempuan peserta kegiatan Because I Am A Gilr, yang mengikuti kegiatan “Sehari menjadi Bupati Lembata,” Rabu (27/9), meminta pemerintah Kabupaten Lembata menyediakan beasiswa bagi siswa berprestasi. Rekomendasi tersebut langsung diserahkan kepada Bupati Eliazer Yentji Sunur, menjadi salah satu solusi mencegah perkawinan usia anak.

Sepuluh siswi terpilih dalam seleksi untuk menjadi Bupati dan sejumlah pejabat eselon dua. Program yang digelar Plan Internasional Lembata tersebut menampilkan Siti Alwia, siswi asal ​​​MTSN 2 Lewoleba itu terpilih menjadi ​​​Bupati​​​​, sementara, Nanda Tiara Harun, asal ​​Mas Nurul Salam Lewoleba​​ terpilih menjadi Wakil Bupati​​​, Moh Hafis asal Man Kedang​​​​ menjadi Kepala Bapelitbangda, Elma Dila Rasti, asal ​​MAN Kedang​​​​, sebagai Kepala Dinas Sosial PMD​, Siti Kamaria​​​ berasal dari MAS Nurul Salam Lewoleba​​ sebagai Kepala Dinas P2KBP3A​​, Elisabet Kidi asal SMAN 1 Ile Ape​​​​ sebagai Kepala Dinas Kesehatan​, Susana Lipat asal ​​​SMAN 1 Ile Ape​​​ sebagai Kepala Dinas PKO​​, Yuliana Regina Uba asal ​​SMAN 1 Nubatukan​​​ sebagai Kepala Dinas Dukcapil​​.

Setelah mendengarkan curhat Eliazer Yentji Sunur, Bupati Lembata tentang bagaimana ia memacu kinerja jajaran birokrasi untuk bergerak membangun daerah, para siswi itupun mulai mempraktekan bagaimana persoalan perkawinan usia anak terutama anak perempuan dipecahkan “Bupati” dan jajarannya dalam rapat kerja bersama para Kepala Dinasnya.

“Kami minta Setiap desa /kelurahan harus memiliki lembaga perlindungan anak, Setiap desa/kelurahan memiliki karang taruna dan forum anak desa, Menggalakan Posyandu Remaja di semua desa,  Semua sekolah memiliki Bimbingan Konseling, Adanya beasiswa untuk anak berprestasi. Ini penting pa Bupati agar anak terpacu mengejar impian menjadi Bupati seperti Bapak,” ujar Siti Alawia, siswi MTSN II Lewoleba yang menjadi Bupati Lembata sehari itu.

Erlina Dangu, ​​​​FASO​​​OIC Field Sponsorship Manager, Plan Internasional Indonesia Program Implementasi areal Lembata menyebutkan, dalam Rangka Gerakan Because I Am A Girl dan merayakan  Hari Anak Perempuan Internasional 2017, anak perempuan yang termarginalkan dan rentan terhadap perkawinan usia anak dapat belajar menjadi pemimpin dan memutuskan sebagai pengambil keputusan serta lebih terlihat dalam membawa suara anak perempuan dan karya mereka sendiri untuk berkembang dalam kehidupannya. (san taum)

No comment for Peserta Girls Leadership Minta Pemda Beri Beasiswa Anak Berprestasi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.