Menu Click to open Menus
Home » OPINI » Peningkatan Prestasi Belajar Matematika: Menentukan Nilai Tempat Puluhan dan Satuan dengan Media Lidi di Kelas I SD Inpres Lewolere

Peningkatan Prestasi Belajar Matematika: Menentukan Nilai Tempat Puluhan dan Satuan dengan Media Lidi di Kelas I SD Inpres Lewolere

(661 Views) May 29, 2017 4:00 am | Published by | No comment

Oleh: Martina Strella Carvalo,S.Pd

Pengalaman empirik mengajar matematika dalam menentukan nilai tempat puluhan dan satuan di kelas I Sekolah Dasar (SD) Inpres Lewolere, Larantuka, Kabupaten Flores Timur, mempertontonkan hasil yang belum menggembirakan. Bagaimana tidak? Dari 20 siswa kelas I, hanya 31,58% siswa yang bisa menuntaskan pelajaran matematika. Sisanya, 68,42% atau 13 siswa tidak tuntas.

Tujuh siswa yang tuntas memperoleh nilai yang beragam. Dua (2) siswa memperoleh nilai 9, tiga (3) siswa mendapat nilai 8, dan dua (2) siswa memperoleh nilai 7.

Data tersebut memperlihatkan adanya masalah dalam proses belajar mengajar matematika. Salah satunya, adalah masalah guru yang tidak menggunakan media dalam pembelajaran matematika. Sehingga siswa merasa bosan dan jenuh dengan pembelajaran matematika yang bersifat monoton.

Karena itulah, dilakukan perbaikan dengan menggunakan alat peraga dalam pembelajaran matematika. Salah satu media pembelajaran lokal yang digunakan adalah menggunakan lidi dalam penyajian materi menentukan nilai tempat puluhan dan satuan. Media pembelajaran lidi digunakan untuk membantu siswa dalam pembelajaran matematika tentang menentukan nilai tempat puluhan dan satuan.

Tujuan perbaikan pembelajaran adalah meningkatkan hasil belajar siswa kelas I SD Inpres Lewolere tentang menentukan nilai tempat puluhan dan satuan. Adapun manfaat perbaikan pembelajaran ini adalah (1) bagi siswa, memotivasi siswa dalam pembelajaran matematika di kelas I SD. Meningkatkan aktifitas siswa dalam pembelajaran matematika sehingga lebih memahami materi yang dipelajari. (2) Bagi Guru, memberikan sumbangan pikiran dalam pembelajaran matematika di kelas I SD. Memperbaiki kemampuan pengelolaan pembelajaran demi meningkatkan prestasi belajar. (3) Bagi Sekolah, mendorong perencanaan dan pengadaan media pembelajaran sebagai upaya untuk meningkatkan prestasi belajar siswa.

Metode

Subyek dalam penelitian ini adalah siswa kelas I SD Inpres Lewolere yang berjumlah 20 orang, yang terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 9 siswa perempuan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei tahun ajaran 2016/2017. Penelitian ini terjadi di SD Inpres Lewolere – Kelurahan Lewolere – Kecamatan Larantuka – Kabupaten Flores Timur – NTT. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan observasi.

Kegiatan yang dilaksanakan pada siklus I adalah : Guru menjelaskan materi pembelajaran. Guru membagi LKS kepada siswa. Siswa mengerjakan tugas dalam LKS. Guru mendampingi siswa dalam mengerjakan tugas sesuai dengan LKS yang dibagi. Guru merangkum materi pembelajaran. Melaksanakan post test.

Pelaksanaan kegiatan siklus II adalah : Guru menjelaskan materi pembelajaran. Guru memanfaatkan media pembelajaran lidi dalam menjelaskan materi pembelajaran. Guru membagi LKS. Guru membimbing siswa dalam menyelesaikan tugas dalam LKS. Guru bersama siswa membahas hasil kerja kelompok. Melaksanakan post test.

Pada pembelajaran siklus I guru menjelaskan materi pembelajaran, siswa mendengarkan penjelasan guru, siswa dibagi dalam empat kelompok, guru membagikan LKS, siswa menyelesaikan soal yang diberikan guru dalam LKS, guru menilai pekerjaan siswa dan guru melaksanakan tes siklus I.

Dalam pembelajaran siklus I jumlah siswa yang aktif dalam pembelajaran ada 11 orang dengan prosentase keaktifan sebesar 55%, siswa yang kurang aktif ada 8 orang dengan prosentase sebesar 40% dan siswa yang tidak aktif ada 1 orang dengan prosentase sebesar 5%. Sedangkan hasil observasi guru siklus I menunjukkan jumlah nilai yang diperoleh dalam observasi guru siklus I adalah 14,89, dengan rata-rata skor adalah 3,72. Melihat hasil yang diperoleh guru maka guru dikatakan baik dalam melaksanakan pembelajaran siklus I. Jumlah nilai siswa siklus I adalah 1180, rata-rata kelas 59,00. Prosentase ketuntasan secara klasikal 55%.

Melihat hasil yang ada pada siklus I maka peneliti dan guru pengamat melakukan refleksi. Hasil yang diperoleh dari refleksi adalah guru belum menyediakan media pembelajaran sehingga siswa kurang mengerti tentang materi yang disampaikan dalam pembelajaran. Akibat dari pembelajaran yang tidak menggunakan media pembelajaran siswa kurang aktif dalam pembalajaran.

Hasil yang diperoleh siswa dalam pembelajaran siklus I belum menunjukkan hasil yang memuaskan sehingga perlu diadakan perbaikan pembelajaran pada siklus II. Pada pertemuan siklus II guru menjelaskan materi pembelajaran. Guru memanfaatkan media pembelajaran lidi dalam menjelaskan materi pembelajaran. Guru membagi LKS. Guru membimbimbing siswa dalam menyelesaikan tugas dalam LKS. Guru bersama siswa membahas hasil kerja kelompok. Melaksanakan post test.

Hasil observasi menunjukkan bahwa siswa yang kurang aktif ada 1 orang dengan prosentase 5%, sedangkan siswa yang aktif dalam pembelajaran ada 19 orang dengan prosentase 95%.

Dan hasil observasi guru menunjukkan bahwa jumlah nilai yang diperoleh dalam observasi guru siklus II adalah 15,90, dengan rata-rata skor adalah 3,97. Dengan melihat hasil yang diperoleh guru maka guru dikatakan baik dalam melaksanakan pembelajaran siklus II.

Pembelajaran siklus II diakhiri dengan pemberian post tes. Hasil post menunjukkan bahwa siswa yang tuntas dalam pembelajaran ada 19 orang dengan prosentase 95%. Sedangkan siswa yang tidak tuntas adalah 1 orang dengan prosentase 5%. Jumlah nilai siklus II adalah 1700 dengan rata-rata kelas 85,0.

Berdasarkan hasil observasi siswa, observasi guru serta hasil evaluasi yang diperoleh pada siklus I dan siklus II dikatakan bahwa penggunaan media lokal lidi dapat meningkatkan prestasi belajar siswa kelas I SD Inpres Lewolere Kecamatan Larantuka Kabupaten Flores Timur tahun ajaran 2016/2017.

 Saran

Berdasarkan hasil yang diperoleh siklus I dan siklus II, maka perlu disampaikan beberapa saran bagi siswa dan guru matematika SD kelas 1. Pertama, perlu memotivasi siswa dalam pembelajaran matematika di kelas I SD dan meningkatkan aktifitas siswa dalam pembelajaran matematika sehingga lebih memahami materi yang dipelajari.

Kedua, sebaiknya guru menggunakan media lokal lidi dalam pembelajaran matematika tentang menetukan nilai tempat puluhan dan satuan. Ketiga, sekolah perlu merekomodasikan bahwa media lokal lidi sebagai media yang mampu mengoptimalkan pembelajaran di sekolah dasar pada mata pelajaran matematika tentang menetukan nilai tempat puluhan dan satuan. (*)

No comment for Peningkatan Prestasi Belajar Matematika: Menentukan Nilai Tempat Puluhan dan Satuan dengan Media Lidi di Kelas I SD Inpres Lewolere

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.