Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Pelantikan Eman Kara, Lebu Raya: Jaga Netralitas Sebagai Penjabat Bupati Flotim

Pelantikan Eman Kara, Lebu Raya: Jaga Netralitas Sebagai Penjabat Bupati Flotim

(1280 Views) July 27, 2016 2:36 am | Published by | No comment
pelantikan eman kara

Gubernur Frans Lebu Raya ketika melantik Emanuel Kara menjadi penjabat bupati Flores Timur.

LARANTUKA, aksiterkini.com –  Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya yang juga ketua DPD PDI Perjuangan NTT mengingatkan agar masyarakat tidak mengait-ngaitkan proses pelantikan Penjabat Bupati Flotim kali ini dalam rangka Pilkada Flotim 2017 atau partai politik tertentu. “Pak Eman (Kara) itu Kepala Dinas BKD Propinsi (NTT). Dia bukan Ketua DPC (Dewan Pimpinan Cabang) PDI-P. Dia harus tetap menjaga netralitas sebagai penjabat bupati,” tegas Lebu Raya.

Demikian pernyataan Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya ketika melantik Kepala Dinas Badan Kepegawaian Daerah Provinsi NTT Emanuel Kara, SH menjadi Penjabat Bupati Flotim, sehubungan dengan berakhirnya masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Flotim Yoseph Ladadoni Herin dan Valentinus Sama Tukan, di Gedung Bale Gelekat Geyan Tana, Larantuka, Selasa (26/7).

Gubernur Lebu Raya mengakui bahawa pelantikan penjabat kali ini berbeda dengan pelantikan penjabat sebelumnya. “Sudah 3 (tiga) saya melantik Penjabat Bupati Flotim (Flores Timur) di tempat ini. Dua (2) sebelumnya atas hal yang semua kita sudah tahu. Tapi pelantikan Penjabat Bupati kali ini berbeda dengan dua pelantikan sebelumnya,” ujarnya.

Lebu Raya menyebut perbedaan dalam pelantikan kali ini, terletak pada alasan dasar kebutuhan adanya Penjabat Bupati, yaitu terkait peraturan perundang-undangan tentang Pemilukada Serentak.

“Undang-undang menyebutkan bahwa dalam kaitan Pilkada Serentak maka bupati dan wakil bupati yang masa jabatannya sampai pada (bulan) Juli 2016, mesti dilantik Penjabat (Bupati) untuk persiapkan Pilkada pada (bulan) Februari 2017. Jadi pelantikan Penjabat (Bupati) kali ini berbeda sebabnya dengan dua Penjabat Bupati sebelumnya,” tegas Lebu Raya.

Hal senada juga disampaikan Lebu Raya ketika menggelar konferensi pers pasca pelantikan Penjabat Bupati di Rumah Jabatan Bupati. Bahwa ini semata-mata karena perintah peraturan terkait Pilkada Serentak seluruh Indonesia.

“Jadi tidak ada kaitan apa-apa. Tidak seperti dulu setelah almarhum Felix Fernandez. Tidak seperti dulu setelah Pak Simon Hayon. (Yang) untuk periode itu, dua-duanya juga Penjabat Bupati,” aku Gubernur kelahiran Watoone, Adonara, Flotim ini. (rag)

Topik:
News:

No comment for Pelantikan Eman Kara, Lebu Raya: Jaga Netralitas Sebagai Penjabat Bupati Flotim

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *