Menu Click to open Menus
Home » EKBIS » Parit Pasar Larantuka Sebarkan Aroma Busuk, Pedagang Jualan Di Atas Onggokan Sampah

Parit Pasar Larantuka Sebarkan Aroma Busuk, Pedagang Jualan Di Atas Onggokan Sampah

(1630 Views) April 22, 2016 4:30 pm | Published by | No comment
parit larantuka

Kondisi parit pasar Inpres Larantuka

LARANTUKA, aksiterkini.com—Pasar Inpres Larantuka kian tampak jorok dan kumuh. Pasar milik Pemkab Flores Timur ini terkesan tidak terurus. Areal sekitar lapak penjualan ikan, parit yang mengitari tempat jualan mereka itu tergenang air hitam pekat, dan sampah kertas dan plastik bertaburan. Aroma busuk menyengat, dan lalat-lalat bertaburan menambah joroknya lokasi pasar.

Sebagaimana disaksikan aksiterkini.com Jumat (22/4/2016), pembeli dan ojek yang mangkal di sekitar lokasi penjual ikan harus menutup hidung. “Sudah hampir sebulan, parit ini tidak dibersihkan. Sepertinya usai Semana Santa, pasar sudah tidak terurus lagi,” ujar Simon (22), seorang tukang ojek.

Walaupun bau menyengat, pedagang tetap saja menjalankan aktivitas mereka. Mereka seola tak peduli dengan keadaan itu. Air limbah cucian ikan dibuang seenaknya kedalam parit menambah  aroma busuk.

“Kan ada tugas kebersihan? Kan ada badan yang mengurus masalah ini? Kita dipungut retribusi, tapi pemda tidak melihat kebersihan tempat jualan kami,” ujar Wati dan Siti Sulaiman.

Tak cuma itu, pemandangan jorok lainnya pun terlihat di areal belakang wilayah pasar itu. Di areal yang selalu dipadati pedagang sayur dan buah tersebut terlihat para pedangan menjajakan barang dagangannya diatas onggokan sampah. Sampah yang membukit tersebut diintari para pedagang asal Waiwadan dan Bliko dengan jejeran buah dan aneka jenis sayur.

“Kami terpaksa memilih seperti yang ade wartawan lihat ini. Tidak ada tempat lagi untuk kami. Walaupun harus di tempat sengsara seperti ini, namun demi hidup dan sekolah anak-anak, ya terpaksa kita lakukan,” ujar Maria (45), Hingi (47) dan Lina (30) pedagang asal Bliko.

Di tempat penjual ikan, aroma amis dan busuk menyengat. Parit yang terletak dibelakang para penjual ikan tampak bercampur lumpur hitam.  “Mau kemana lagi no? Nikmati jo ka. Cium baunya, me torang mau bua begena legi?” ujar Wati (38), Marwa dan Siti.

Dinas Perindustrian dan Perdagangan Flotim berencana untuk membangun baru pasar Inpres. Bahkan, anggaran untuk membangun baru pasar Inpres pun suda tersedia dalam APBD 2016.

Ya, “Kami telah memasukan paket pembangunan pasar ke pihak ULP. Proses tendernya ada di ULP. Soal relokasi, kami telah melakukan survey lokasi dan menanti kerja tim selanjutnya. Intinya pasar tersebut harus tertata dengan baik agar aktivitas jual beli berjalan dengan baik dan tertib serta sehat,” ucap Kadis Perindag Flotim, Fransiskus Ciku Fernandez. (eman niron)

Topik:
News:

No comment for Parit Pasar Larantuka Sebarkan Aroma Busuk, Pedagang Jualan Di Atas Onggokan Sampah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.