Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Para Kadis Ke Jakarta, Pelayanan Masyarakat Kacau

Para Kadis Ke Jakarta, Pelayanan Masyarakat Kacau

(226 Views) May 8, 2018 12:39 pm | Published by | No comment

Suasana lengang di Kantor Pelayanan Satu Pintu. (Foto: San Taum)

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Pelayanan di sejumlah kantor Pemerintahan di Kabupaten Lembata, NTT terganggu setelah Bupati beserta 43 Kepala Dinas, 23 anggota DPRD serta sejumlah ASN dan masyarakat mengikuti Launching Festival Tiga Gunung di Jakarta.

Pantauan aksiterkini.com, aktivitas perkantoran di Lembata relatif sepi. Masyarakat yang mau berurusan dengan dinas-dinas daerah tidak bisa dilayani karena pimpinan sedang keluar daerah. “Kepala Dinas yang mau saya temui semuanya keluar daerah. Katanya ke Jakarta ikut launching festival tiga gunung. Padahal saya harus segera kembali,” ujar seorang tamu yang mau bertemu bebarapa Kadis dan Bupati atau Wakil Bupati Lembata, berkaitan dengan kegiatannya di Lembata, Selasa (8/5/2018).

Dia mengaku heran, mengapa urusan launching harus melibatkan seluruh petinggi dinas daerah. “Tapi, tak apalah, saya harus menunggu sampai mereka kembali,” ucapnya, singkat.

Pantauan di kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan, Kabupaten Lembata,  Senin (7/5), menunjukan, sejumlah warga yang datang hendak mengurus SITU dan SIUP terpaksa belum bisa dilayani sebab hanya Kepala Dinas yang boleh menandatangani SITU SIUP.

“Saya mau cek berkas pengurusan surat ijin usaha Perdagangan (SIUP)  dan surat Ijin tempat Usaha (SITU). Kami ajukan sejak bulan lalu.  Tetapi surat itu hanya dapat ditandatangani oleh Kepala Dinas jadi sekarang belum bisa diambil,” ujar Katarina,  seorang warga kota Lewoleba,  Senin (7/5) di halaman kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan.

Sementara itu,  Arkadius Payong,  Kepala Seksi pelayanan di kantor Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan KetenagaKerjaan Kabupaten Lembata menjelaskan,  pihaknya hanya bisa mengurus segala administrasi yang berkaitan dengan pengurusan SITU dan SIUP.

“Kalau mau ambil suratnya (SITU dan SIUP) belum bisa karena Pak Kadis masih ikut launching tiga gunung di Jakarta.  Sebab surat SITU SIUP hanya bisa ditandatangani oleh Pa Kadis. Nanti bisa dilayani setelah paKadis Kembali,” ujar Arkadius Payong, staf di kantor tersebut menjelaskan ikhwal batalnya warga mengambil SITU dan SIUPnya Senin pagi.

Pemandangan miris lebih nampak di kantor Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lembata.  Di kantor yang menjadi leading sektor kegiatan launching tiga Gunung di Jakarta itu,  tidak ada apel pagi. Selain itu,  banyak staf tidak masuk kantor.

Menurut staf ASN yang ditemui di kantor tersebut, apel pagi yang seharusnya dilaksanakan setiap hari Senin pagi tidak dapat dilaksanakan. “Kami disini tidak ada apel Senin pagi, sebab pak PLT Kadis masih ikut launching tiga gunung di Jakarta. Biasanya kalau pa PLT Kadis tidak ada,  diangkat Pa Kabag sebagai pelaksana tugas harian. Tetapi beliau juga ada kedukaan sehingga tidak dapat pimpin apel Senin pagi,” ujar staf yang ditemui di kantor tersebut.

Ditambahkan, pada Senin pagi  hanya ada 20 staf dari 30an staf di kantor tersebut yang masuk kantor.  Jumlah tersebut terlalu sedikit untuk melakukan apel pagi. Ketiadaan Kepala Dinas maupun PLH Kepala Dinas menyebabkan para staf enggan masuk.

Sedangkan Ben Making,  PLH Kepala Dinas yang ditunjuk Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB, PP dan Perlindungan anak (P2KB&P3A) Kabupaten Lembata, Ambrosius Leyn, kepada aksiterkini.com,  Senin pagi menjelaskan,  pelayanan di kantornya berjalan seperti biasa.

“Pak Kadis ikut launching tiga gunung di Jakarta. Sebagai PLH Kadis, apel pagi saya pimpin. Seluruh pengurusan administrasi perkantoran dapat saya tandatangani. Hanya ada beberapa dokumen penting saja yang tidak dapat saya tandatangi dan menunggu Kepala Dinas,” ujar Sekretaris Dinas P2KB&P3A itu. (san taum/fre

No comment for Para Kadis Ke Jakarta, Pelayanan Masyarakat Kacau

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.