Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Nyonya Laiskodat Hadiri Apel Peringatan Sumpah Pemuda di Kalikur

Nyonya Laiskodat Hadiri Apel Peringatan Sumpah Pemuda di Kalikur

(73 Views) October 31, 2018 9:12 am | Published by | No comment

KALIKUR, aksiterkini.com — Apel memperingati 90 tahun Sumpah Pemuda, 28 Oktober 2018, digelar Pemerintah Kabupaten Lembata di Desa Kalikur, Kecamatan Buyasuri, Minggu (28/10/2018). Apel ini dipimpin Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur. Acara ini dihadiri pula istri Viktor Bungtilu Laiskodat, Ny. Julia Sutrisno Laiskodat.

Hadir pula pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Lembata, Yohanes Derosari, Piter Bala Wukak, dan Muhidin Samsudin, para pimpinan OPD, para camat, tokoh masyarakat, tokoh agama serta utusan dari sekolah-sekolah baik dari kecamatan Buyasuri maupun Omesuri.

Bupati Sunur dalam sambutannya menyampaikan sebagai sebuah bangsa yang besar, kita mesti berhutang budi kepada para pahlawan bangsa. Mereka telah mengikrarkan dan mendeklarasikan sebuah komitmen untuk membangun sebuah kesadaran dalam mempersatukan bangsa Indonesia. Tema sumpah pemuda kali ini yakni ‘membangun pemuda, satukan Indonesia’.

“Maksudnya untuk melahirkan gerasi muda yang beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa, beraklak mulia, sehat, cerdas kreatif, inovatif, mandiri, demokratis dan bertanggung jawab serta berdaya saing untuk memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan dan jiwa kebangsaan berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945,” kata Sunur.

Pada momen sumpah pemuda ini, Sunur mengajak semua masyarakat Lembata untuk menjaga idiologi bangsa Indonesia yakni Pancasila. Menurutnya, pemuda sebagai penggerak di segala bidang harus mampu menolak segala bentuk transformasi yang tidak sesuai dalam bingkai negara kesatuan kita.

“Jangan sekali-kali membiarkan paham radikalisme yang masuk mengikis dan memperkeruh suasana kita. Gaungkan terus semangat ini, jangan mudah terprovokasi dalam situasi apa pun. Dan, harus berani melawan dan katakan tidak untuk Lembata, NTT dan Indonesia,” kata Sunur mengajak kaum muda.

Momen sumpah pemuda ini juga bertepatan dengan puncak Expo Budaya Uyeleun Raya. Sebelum mengakhiri apel untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ini, Bupati Sunur menyerahkan obor Ekspo Uyeleun Raya.

Sunur menyerahkan obor ini bersama bendera merah putih dan bendera lambang daerah Kabupaten Lembata. Obor dan bendera ini diusung secara estafet pada tiap-tiap desa untuk mengelilingi gunung Uyelewun.

Adapun rute yang akan dilewati obor ini yakni dari Desa Kalikur menuju arah barat melewati Desa Normal hingga ke arah pedalaman dan kembali lagi ke Desa Kalikur.

Pantauan media ini, tampak semua desa di bawah kaki gunung Uyelewun antusias untuk menunggu obor  yang akan mengelelilingi Uyelewun. Mereka tampak bergembira ria dan sabar menanti obor sambil melakukan tarian hamang.

Namun banyak juga keluhan disampaikan masyarakat terutama kaum perempuan. Mereka mengeluh terkait waktu kemudian mengenai kemasan acara yang dinilai kurang baik dalam menyongsong obor yang akan melewati tiap desa.

Hal ini juga dibenarkan oleh seorang kepala desa yang tidak mau namanya disebut. “Kami kecewa karena tidak ada koordinasi yang jelas dari panitia penyelenggara. Saya berharap kedepannya harus ditata dengan baik,” katanya. (sius leumolong)

No comment for Nyonya Laiskodat Hadiri Apel Peringatan Sumpah Pemuda di Kalikur

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.