Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Menumbuhkan Minat Membaca Sejak Dini Melalui Pondok  Baca Sastra Daun Lontar

Menumbuhkan Minat Membaca Sejak Dini Melalui Pondok  Baca Sastra Daun Lontar

(534 Views) August 11, 2017 11:58 am | Published by | No comment

Frater Yurgo mendampingi para siswa SD dan SMP yang sedang serius membaca di Pondok Baca Sastra Daun Lontar.

Sekelompok  pelajar  SDK  Lewotolok  I  dan  SMP  Ile Lewotolok mengisi kesempatan pada malam  hari  untuk   membaca. Kegiatan yang  bertempat  di  Pondok  Baca Sastra Daun Lontar,  Lewotolok –Ile  Ape ini, diikuti oleh 20-an pelajar. 

Kegiatan tersebut  sudah dijalankan sejak Selasa, 26 Juli 2016  lalu  hingga saat ini. Walaupun kegiatan tersebut tak rutin amat, bahkan mangkrak dan hampir tidak sepenuhnya berjalan dengan baik,  tapi setidaknya membawa dampak bagi perkembangan diri anak-anak dalam menulis.

Maka tak heran ada beberapa siswa SDK Lewotolok I sudah  mulai menulis dan puisi-puisi mereka beberapa kali terbit di Pos Kupang. Sebut saja, Maria Khalinda Kidi Hurek, Anastasia Amu Purab dan beberapa siswa lainnya. Adapun tujuan  dari kegiatan  tersebut yakni menumbuhkan  minat  membaca  serta  mengembangkan kreativitas  pelajar  dalam  menulis dan berpikir kreatif.

Selain  membaca, para pelajar  juga dilatih  kemampuannya  untuk menulis (puisi, resensi buku) dan lain-lain. Tak hanya itu, para pelajar juga diajak untuk mengaktualisasikan diri,  melalui baca  puisi, disertai gerak  dan pengucapan  yang baik dan benar.

Biasanya jam 20.00 Wita para pelajar  bergerak menuju  Pondok Baca. Mereka membawa serta buku bacaan yang dipinjam dari  Pondok Baca Sastra Daun Lontar. Mereka tidak hanya hadir tetapi  membaca bersama, disertai canda tawa, yang  membuat suasana malam itu begitu riuh dan akrab.

Setelah membaca, para pelajar diberi kesempatan untuk memilih dua buku yang menjadi bahan bacaan untuk dibawa pulang ke rumah. Frater Yurgo Purab sebagai pendamping, mengatakan bahwa membaca merupakan salah satu aktivitas yang tidak terlepas dari proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah. Oleh karena itu, para pelajar diharapkan untuk  banyak membaca dan menulis.  Karena dengan membaca dan menulis, anak-anak sekolah dapat dibuka cakrawala berpikirnya.

Pondok Baca Sastra Daun Lontar, lahir dari keprihatinan terhadap minimnya minat baca di kalangan pelajar, terlebih khusus di kecamatan  Ile-Ape. Dan, kelompok ini hadir  sebagai  jawaban  atas kecemasan tersebut.

Kelompok ini diprakarsai oleh  Frater Yurgo  Purab  dan  Maria Amelia Nure. Namun dalam perjalanan waktu, kelompok yang diberi nama Pondok Baca Sastra Daun Lontar ini tidak beroperasi secara baik, karena tidak memiliki dana untuk mendatangkan buku. Alhasil, dalam kerjasama dengan Gramedia- Maumere dan dari pengumpulan buku-buku pribadi, yang diperoleh dari  penerbit Ledalero, akhirnya, telah terkumpul 300-an judul buku dari pelbagai kategori. Baik itu komik, cerita rakyat, sastra, kamus, motivasi dan lain-lain.

Walaupun baru beroperasi sejak  Selasa, 26 Juli 2016 lalu, namun Pondok Baca Sastra Daun Lontar sudah membangun kerjasama dengan pelbagai pihak. Salah satunya Buku Bagi NTT, yang baru-baru ini mengirimkan 1 dos buku untuk kepentingan buku anak-anak. “Kami mengucapkan terima kasih banyak.” Selain itu, Pondok Baca Sastra Daun Lontar juga berhutang pada Kepala Desa Amakaka, Thomas Tiro, yang bersedia memberikan hibah sebuah kamar untuk proses baca tersebut.

Nama “Daun Lontar”, merupakan sebuah filosofi hidup. Selain karena nama ini disematkan pada wilayah Ile Ape-Lembata, khususnya di Desa Amakaka yang cukup banyak terdapat banyak pohon lontar. Namun, sebetulnya nama ini merupakan filosofi bagaimana manusia berkembang kaya arti dan kaya makna di tengah perubahan zaman yang mengglobal. Sesuai dengan nama daun lontar yang memiliki banyak fungsi, seperti menganyam bakul (tempat untuk menyimpan jagung), mengayam kipas api dan pembuatan topi bagi penari hedung di Ile Ape.

Maka, dari filosofi di atas,  diharapkan agar setiap orang yang hadir dan membaca di Pondok Baca Sastra Daun Lontar, dapat memperkaya diri, membentuk hidup yang lebih berkualitas. Karena membaca membuat kita mengetahui banyak hal. Walaupun kelompok ini belum berdiri resmi,  tetapi sejatinya ia sudah pelan-pelan menjadi garam dan terang bagi para pelajar dalam hal membaca.

Adapun struktur pengurus Pondok Baca Sastra Daun Lontar Ile Ape yang beralamat di Lewotolok, Desa Amakaka, Kecamatan  Ile Ape,  Kabupaten Lembata- Nusa Tenggara Timur. Jln, Trans Ile Ape. Kontak handphone Pondok Baca 082188808521. Pendirinya adalah Frater Yurgo Purab dan  Mariana Amelia  Nure. Kini, penanggungjawab/pengarah Pondok adalah Linus Beseng, S.Sos, Ketua Yayasan SMP Ile Lewotolok dengan pembina Silvester Mado (Guru SMKN Ile Ape)  dan Thomas Tiro  (Kepala Desa Amakaka). Pondok Baca ini dipimpin seoran g staf Plan Internasional Area Lembata, Mariana Amelia Nure  dan anggota Bidan Ramsia. Sedang, publikasi langsung ditangani Yurgo Purab. (Yurgo Purab)

No comment for Menumbuhkan Minat Membaca Sejak Dini Melalui Pondok  Baca Sastra Daun Lontar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.