Menu Click to open Menus
Home » NASIONAL » Menteri Susi Bermalam di Kuma Resort Milik Pribadi Yentji Sunur, Hari Ini Panen Rumput Laut

Menteri Susi Bermalam di Kuma Resort Milik Pribadi Yentji Sunur, Hari Ini Panen Rumput Laut

(1644 Views) June 10, 2016 11:25 pm | Published by | No comment

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudji Astuti dalam kunjungannya ke Lembata, Jumat (10/6/2016) malam menginap di Resort milik Bupati Lembata, Eliazer Yentji Sunur. Bangunan yang sedang dibangun itu menjadi base camp sang Menteri selama Safari Baharinya ke Lembata. 

Menteri Susi tiba di pelabuhan laut Lewoleba, Jumad (10/6) pukul 13.45 Wita dengan menumpang KRI Untung Suropati. Ia disambut pemerintah Kabupaten Lembata dan ribuan warga Lembata. Menteri Susi menggelar safari Bahari ke wilayah NTT menyinggahi Labuan Bajo, Lembata, Kupang dan Larantuka.

Menteri Susi yang mengenakan baju terusan batik coklat dengan kacamata hitam melambaikan tangan kepada warga yang antusias menjemput kedatangannya.

Setelah tiba di pelabuhan, Menteri Susi diterima dengan suguhan adat makan sirih pinang, minum tuak, dan dikenakan sarung adat Lembata.

Usai diterima menurut tata cara adat Lembata, Menteri Susi langsung berkunjung ke desa Watodiri. Kampung dengan kearifan budaya konservasi ikan laut secara tradisional. Di kampung ini, Menteri Susi berkesempatan menandatangani prasasti dan meminta warga setempat untuk menjaga habitat laut. “Jaga laut kita” tulis Susi Pudji Astuti pada secarik kertas pengganti prasasti.

Menteri Susi juga berkesempatan mengelilingi pulau Lembata dengan menggunakan Helikopter pribadinya. Helikopter tersebut sempat melakukan dua kali penerbangan. Pada kloter pertama Menteri Susi mengajak Bupati dan sejumlah pejabat. Sementara pada kloter kedua sang menteri mengajak wartawan.

Tadi malam, Menteri Susi melakukan makan malam dan pertemuan dengan pejabat Pemkab di Kuma Resor. Pagi ini, Sabtu (11/6/20d16), Sang Menteri dijadwalkan melakukan panen rumput laut di Desa Babokerong, Kecamatan Nagawutun, meninjau lokasi puncak perayaan Hari Nusantara, meninjau pabrik pengelolaan ikan PT. Eisindo, sekaligus eksport perdana ikan dengan Negara tujuan Mauritius, dan temu nelayan.

Dalam kesempatan wawancara bersama puluhan wartawan, Menteri Susi Puji Astuti mengatakan, sebagai provinsi kepulauan, masyarakat NTT beruntung memiliki wilayah laut yang luas dengan potensi perikanan dan pariwisata yang menakjubkan. Namun Menteri Susi mengingatkan, pemerintah daerah untuk membuat program kerja yang menguntungkan pemerintah dan juga masyarakat setempat.

“NTT masyarakatnya sangat beruntung, karena memiliki wilayah laut yang luas. Saya pikir tinggal saja pemerintah buat program yang ramah lingkungan, yang menguntungkan pemerintah dan masyarakat setempat. Apapun pengembangan perikanannya, pariwisata  jangan sampai merugikan masyarakat setempat. Tentunya pemerintah setempat lebih mengetahui kebutuhan masyarakat setempat,” ujar Menteri Susi yang tampil kasual saat itu.

Sebagai Negara yang memiliki kekayaan bahari yang luar biasa dengan konsumsi ikan masih 37 kilogram per hari, Susi mengharapkan masyarakat terus meningkatkan konsumsi ikan. Selain ekonomis, gizi dan protein ikan meningkatkan kecerdasan dan meningkatkan daya saing manusia-manusia Indonesia di era Masyarakat Ekonomi Asia.

Menurut Menteri Kelautan dan Perikanan RI, masyarakat Indonesia harus meningkatkan konsumsi ikan hingga 50 kilogram per hari. “Konsumsi ikan di Indonesia masih sangat rendah. Saya ingin masyarakat Indonesia meningkatkan konsumsi ikan. Saat ini baru  37 kilo, harusnya 50 kilo, agar masyarakat Indonesia bisa berkompetisi di era MEA ini. Ikan sangat bergizi, berprotein tinggi sehat dan baik untuk otak kita, supaya manusia-manusia Indonesia bisa berkompetisi di Era MEA ini,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Pudji Astuti.(san taum/fre)

Topik:
News:

No comment for Menteri Susi Bermalam di Kuma Resort Milik Pribadi Yentji Sunur, Hari Ini Panen Rumput Laut

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *