Menu Click to open Menus
Home » EKBIS » Mengumatkan Beras Jagung, Pemerintah Tidak Boleh Terlambat Dari Gereja

Mengumatkan Beras Jagung, Pemerintah Tidak Boleh Terlambat Dari Gereja

(481 Views) October 16, 2017 5:37 am | Published by | No comment

LEWOLEBA, aksiterkini.com Pemerintah tidak boleh terlambat atau kalah cepat dari gereja dalam mengumatkan beras jagung. Jika gereja sudah sepuluh langkah lebih dulu, pemerintah harus menjadikan langkah yang disponsori gereja sebagai contoh dalam memasyarakatkan beras jagung.

Tantangan itu dilontarkan Wakil Bupati Lembata, Dr Thomas Ola Langoday ketika melakukan launching Beras Jagung Melati Mekar dan panen perdana padi organik, Senin (16/10/2017). Dua acara tersebut mengisi kegiatan temu pastoral Komisi Pengembangan Sosial dan Ekonomi tingkat Keuskupan Larantuka dan Hari Pangan Sedunia (HPS) 2017 di Paroki Kristus Raja Wangatoa.

Dikatakan gereja sudah memberi contoh praktek cerdas. “Pemerintah boleh meniru apa yang dilakukan gereja. Jika sebelumnya padi organik di urumiten yang dipanen 4 ton per tahun namun setelah didampingi naik.menjadi 9,6 ton per hektar artinya hal bagus yang perlu terus dilakukan,” ujar Langoday

Langoday juga berharap PSE memiliki kebun dan produk contoh sehingga bisa menjadi pusat studi. “Kita mulai mengedukasi dari yang kecil-kecil. Sayur-sayuran dan bawang organik. Kita harus menjadi contoh,” harap Langoday.

Sementara Ketua Komisi PSE, Rm Marianus Dewantoro Welan, Pr mengatakan kolaborasi gereja dan pemerintah tidak berhenti disini. “Masih banyak mimpi bersama yang perlu kita lakukan bersama yakni petani berdaulat atas dirinya sendiri,” ujarnya.

Setelah acara panen perdana dan launching digelar seminar menghadirkan Plt Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabuoaten Lembata, Petrus Kanisius Tuaq, SP dengan materi Arah Kebijakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Lembata 2017-2022 dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lembata, Irenius Suciadi dengan materi Perlindungan dan Konservasi Hutan, Tanah dan Air di Kabupaten Lembata Untuk Menyelamatkan Ibu Bumi. (fince bataona)

No comment for Mengumatkan Beras Jagung, Pemerintah Tidak Boleh Terlambat Dari Gereja

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.