Menu Click to open Menus
Home » HUKRIM » Menang di MA, Kolin Siap Gugat dan Pidanakan Bupati, Kadis PU dan Yoakim Ndeo

Menang di MA, Kolin Siap Gugat dan Pidanakan Bupati, Kadis PU dan Yoakim Ndeo

(4179 Views) May 18, 2016 11:38 am | Published by | 1 Comment
Paskalis Kolin2

Paskalis Kolin

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Kontraktor senior Lembata, Paskalis Kolin sudah berbulat tekad untuk memproses pidana dan perdata terhadap Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur,ST, Kadis Pekerjaan Umum Lembata, Silvester Wungubelen, ST dan Kabid Pengairan Dinas PU Lembata, Yoakim Ndeo, ST.

“Saya hanya tunggu salinan putusan dari Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI). Saya dari sudah bilang dari dulu, bahwa saya akan kejar terus. Saya tidak main-main. Begitu salinan putusan saya terima, saya langsung lapor pidana dan gugat secara perdata. Dua-duanya jalan sekaligus,” tandas Paskalis Kolis, kepada aksiterkini.com di Lewoleba, akhir pekan lalu.

Asal tahu saja, kasus ini berawal dari tender proyek multiyears sebanyak lima paket, masing-masing dengan nilai pagu sebesar Rp 10 Miliar. Paskalis Kolin selaku direktur PT Sinar Lembata memenangkan paket peningkatan jalan Hadakewa – Banitobo – Bobu (Lamalela). Setelah panitia mengumumkan pemenang lelang proyek, tiba-tiba inspektorat diterjunkan memerika dokumen proyek dan panitia lelang. Uniknya, dalam surat tugas petugas dari inspektorat, tertulis dasarnya adalah perintah lisan Bupati Lembata. Hasil pemeriksaan inspektorat, merekomendasikan untuk dilelang ulang.

Kepala Dinas PU, waktu itu, Paskalis Tapobali tampaknya “keberatan” karena tidak melihat adanya celah hukum untuk membatalkan proses pelelangan yang sudah sampai penetapan pemenang. Kontan saja, Paskalis Tapobali “dicopot” dan “distaf-ahlikan” oleh Bupati Sunur. Pengganti Paskalis ditunjuk pelaksana tugas (Plt), Silvester Wungubelen, ST yang waktu itu menjabat Sekretaris Dinas. Nah, di tangan Sil Wungubelen inilah proses pembatalan dan lelang ulang berjalan mulus.

Dua perusahaan pemenang lelang, PT. Sinar Lembata dan PT. Wahyu melancarkan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kupang. Dua lainnya menggugat perdata di Pengadilan Negeri Lewoleba. Namun gugatan perdata ini kabur sampai saat ini.

Sedangkan, gugatan di PTUN Kupang dimenangkan penggugat PT. Sinar Lembata dan PT. Wahyu melalui putusan Nomor: 03/G/2015/PTUN.Kupang. Namun Bupati Lembata Cs melancarkan gugatan banding ke Pengadilan Tinggi TUN Surabaya. Sayangnya, Bupati Cs kembali kalah. PTTUN Surabaya melalui putusan nomor: 138/B/2015/PT.TUN.Surabaya menguatkan keputusan Pengadilan Tata Usaha (PTUN) Kupang Nomor: 03/G/2015/PTUN.Kupang.

Bupati cs belum habis akal. Mereka mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA) di Jakarta per tanggal 30 November 2015 silam. “Tapi, di MA juga mereka kalah. Dan, ini kami sudah ingatkan dari awal bahwa ke MA juga mereka tidak akan menang. Saya pake sumpah. Seluruh dokumen saya simpan dalam tanah, biar Lewotana yang memutuskan,” tandas Paskalis Kolin.

Lebih jauh, Paskalis Kolin menjelaskan bahwa dirinya terus dilobi oleh Sil Wungubelen untuk menerima saja kenyataan yang ada. “Sebagai teman, saya sudah sms kadis PU, pak Sil, minta dia untuk siapkan pengacara menghadapi saya secara perdata dan pidana. Dia minta supaya saya baku bae dengan dia, tapi saya bilang, torang tetap kawan tapi perkara jalan terus. Saya akan terus kejar demi kebaikan daerah ini,” tegas Kolin. (fre)

Topik:
News:

1 Comment for Menang di MA, Kolin Siap Gugat dan Pidanakan Bupati, Kadis PU dan Yoakim Ndeo

  • yosep junior says:

    Proses pelelangan koq bisa ya bupati dan inspektorat mengintervensi panitia lelang..bahkan membatalkan hasil yg sdh diumumkan pemenangnya….Kan sblm pemenang diumumkan..ada tahapan pembuktian keabsahan dok.dan masa sanggahan para pihak peserta lelang…kenapa tdk digunakan???jgn jgn kontraktor yg kalah itu bupati dan inspektorat???ha..ha…ha…selamat menikmati hasil karya kalian…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *