Menu Click to open Menus
Home » GELIAT DESA » Material Longsor Akibat Gempa Masih Menutupi Badan Jalan

Material Longsor Akibat Gempa Masih Menutupi Badan Jalan

(183 Views) October 24, 2017 2:54 pm | Published by | No comment

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Meski telah memasuki hari keempat belas, pasca diterjang gempa, material longsoran yang menutupi badan jalan sepanjang 2 km di Desa Lamagute maupun Waimatan, Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata, NTT masih menutupi badan jalan.

Akibatnya, transportasi ke wilayah itu hingga kini masih terhambat. Pemerintah setempat belum berani membersihkan material longsoran sebab ruas jalan di dua desa itu retak dan rawan longsor di awal musim penghujan ini.

Kepala BPBD Kabupaten Lembata, Rafael Betekeneng kepada aksiterkini.com, Selasa (24/10) mengatakan, pihaknya belum membersihkan material longsoran akibat gempa karena rekomendasi relokasi dua desa tersebut. Selain itu, kondisi jalan yang labil akibat retakan yang membelah jalan raya di wilayah itu menghalangi pengerahan alat berat.

“Tim tanggap Darurat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi dalam rekomendasinya kepada Pemda Lembata, menyebutkan, Wilayah pantai Utara Lembata, khususnya di Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur pada umumnya disusun oleh batuan gunung api dan batuan kuarter berupa endapan aluvial pantai, dan batuan gunung api muda. Batuan produk Gunung Api Ukre Lewotolok itu sebagian telah mengalami pelapukan. Batuan yang telah megalami pelapukan dan batuan berumur kuarter tersebut pada umumnya bersifat urai, lunak, lepas, belum kompak dan bersifat memperkuat efek goncangan gempa bumi, sehingga rawan terhadap goncangan gempa bumi,” ujar Kepala BPBD Kabupaten Lembata, Rafael Betekeneng.

Menurutnya, longsoran susulan sangat mungkin terjadi mengingat tingginya kerentanan daerah itu, ditambah hujan yang mulai turun. Pemerintah masih menutup akses lalulintas ke wilayah itu. (Hosea)

No comment for Material Longsor Akibat Gempa Masih Menutupi Badan Jalan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *