Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Legio Maria dan Kerahiman Ilahi Ziarah di Gereja Katedral Larantuka

Legio Maria dan Kerahiman Ilahi Ziarah di Gereja Katedral Larantuka

(926 Views) May 7, 2016 11:02 am | Published by | No comment
legio-kerahiman2

Peziarah mendapat siraman rohani dari Rm Thomas Labina, Pr

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Hampir lima ratusan orang anggota Legio Maria seKeuskupan Larantuka dan Kelompok Devosi Kerahiman Ilahi Paroki Kristus Raja Wangatoa, satu-satunya yang berada di Keuskupan Larantuka melakukan siarah ke Gereja Katedral Reinha Rosari Larantuka, Jumat (6/5/2016).

Kegiatan ini mulanya merupakan program kegiatan Legio Maria Komisium Lewoleba dalam rangka mengisi tahun Kerahiman Ilahi. Namun setelah disampaikan ke keuskupan, disetujui sebagai ziarah tingkat keuskupan.

Mengapa Gereja Katedral Reinha Rosari? Dalam Surat Gembala Uskup Larantuka, Mgr. Fransiskus Kopong Kung, Pr menetapkan beberapa tempat khusus untuk dikunjungi umat selama tahun kerahiman. Salah satunya adalah Gereja Katedral Reinha Rosari Larantuka. Selain itu Kapela Tuan Ma, Tuan Anna, Kapela Mgr Gabriel Manek, SVD, Kapela Maria Hamba Allah di Sarotari, Kapela Adorasi Sakramen Maha Kudus di Gereja Kristus Raja Waiwerang, Kapela Adorasi Sakramen Maha Kudus di Komunitas CIJ St Antonius Lewoleba.

Sekitar pukul 10.00 Wita rombongan peziarah dari Lembata tiba di Pelabuhan Larantuka diikuti rombongan peziarah dari Adonara. Anggota Legio Maria dari Larantuka sudah menunggu dan bersiap dalam barisan. Sambil melantunkan lagu-lagu Maria, para peziarah berjalan kaki dari areal pelabuhan menuju Gereja Katedral Reinha Rosari.

legio-kerahiman

Pose bersama Kelompok Kerahiman Illahi Paroki Wangatoa, Dekenat Lembata dan beberapa anggota Legio Maria.

Di gereja, para peziarah berdoa koronka merenungkan lima peristiwa penderitaan Yesus. Lalu dilanjutkan dengan renungan yang dibawakan oleh Rm Thomas Labina, Pr. Kepada para peziarah, Rm Thomas mengingatkan saat ini telah terjadi disorientasi hidup. Lebih mementingkan urusan perut (ekonomi) dan pantat (kedudukan).

Dalam kenyataan, secara rohani orang mulai pikun, daya ingat lemah, berhalusinasi, menjadikan dirinya sebagai standar kebenaran bagi orang lain. Karena penyakit-penyakit itulah, perilaku sogok menyogok dalam sebuah proses peradilan juga  korupsi misalnya, marak terjadi. “Jika Tuhan Yesus melewati jalan salib, kita malah memilih jalan potong,” ujar Rm Thomas

Apa yang bisa dilakukan? Rm Thomas mengatakan perlu ada pertobatan yang dimulai dengan mengubah pikiran. “Menjinakan kebinatangan kita dan merohanikan kemanusiaan kita,” ujarnya.

Acara ziarah juga diisi dengan kisah misionaris awam di Kenya dan diutup dengan berkat oleh pendamping rohani Legio Maria tingkat Keuskupan Larantuka, Rm Wens Herin, Pr. Setelah disuguhi snack, rombongan peziarah pun pulang. (ona)

Topik:
News:

No comment for Legio Maria dan Kerahiman Ilahi Ziarah di Gereja Katedral Larantuka

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.