Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » KPU Lembata Jatuhkan Sanksi Umumkan Ketidakhadiran Paket Sunday

KPU Lembata Jatuhkan Sanksi Umumkan Ketidakhadiran Paket Sunday

(1475 Views) November 19, 2016 3:34 pm | Published by | No comment

Kursi yang disiapkan untuk paket Sunday, kosong. Tak terisi karena paket Sunday tidak diberi kesempatan untuk ikut dalam debat paslon Pilkada 2017.

LEWOLEBA, aksiterkini.com – KPU Lembata akan mengumumkan pada masyarakat luas bahwa pasangan calon bupati dan wakil bupati Paket Sunday, Eliazer Yentji Sunur – DR. Thomas Ola, SE, MSi menolak menghadiri debat publik yang digelar KPUD Lembata, Sabtu (19/11/2016). Selain itu, sisa layanan iklan kampanye paket tersebut tidak akan ditayangkan.

“Sanksi tersebut sebagaimana yang diatur dalam Peraturan KPU Nomor 12 tahun 2016 tentang kampanye dalam Pemilihan Bupati dan Wabup, pada pasal 22a, bagi pasangan calon yang dengan sengaja menolak mengikuti debat publik,” ujar Ketua KPUD Lembata, Petrus Payong Pati.

Ketidakhadiran Paket Sunday dalam acara debat memicu aksi protes sejumlah tokoh masyarakat dan pasangan calon lainnya usai digelarnya debat publik. Bahkan saat membuka acara debat dan mengumumkan ketidakhadiran Paket Sunday, para undangan yang memenuhi aula Ankara sudah meneriakan protes.

“Ini yang kedua kalinya. Pertama waktu pembukaan kampanye damai hanya calon wakil bupati yang  datang. Dan kali ini, Eliazer Yentji Sunur lagi-lagi tidak hadir. Ini tidak bisa dibiarkan. Mesti ada sanksi tegas,” ujar mantan Wakil Bupati Lembata, Andreas Nula Liliweri.

Apakah ketidakhadiran Sunday merupakan pelanggaran dalam tahapan pelaksanaan Pemilu, anggota Panwaslih  Kabupaten Lembata, Lamber Kolin mengatakan tidak ada regulasi yang mengatur hal tersebut.

Kepada KPUD, Koalisi Lembata Baru yang mengusung Yentji Sunur – Dr. Thomas Ola, SE, MSi menyurati KPU tanggal 16 November 2016. Dalam surat nomor: 030/EYS-TO/XI/2016 perihal: kegiatan debat publik pasangan calon bupati dan wakil bupati, yang ditandatangani Yohanes de Rosary, SE (ketua) dan Drs. Emanuel Josep Lamabelawa (wakil sekretaris), memberitahukan bahwa Yentji Sunur tidak dapat mengikuti debat.

“Kami memberitahukan bahwa calon bupati dari paket SUNDAY atas nama Eliaser Yentji Sunur tidak dapat mengikuti debat pasangan calon untuk tanggal 19 November 2016, berhubung ada kegiatan di luar daerah yang tidak bisa ditinggalkan,” tulis mereka dalam suratnya.

Menanggapi surat Tim Sukses Koalisi Lembata Baru, KPU Lembata menyatakan tidak dapat memberi ruang bagi Sunday untuk mengikuti debat. “KPU Kabupaten Lembata tidak dapat memberi ruang apabila hanya calon bupati saja atau calon wakil bupati saja yang mengikuti debat,” tandas Piter Payong Pati.

Sesuai ketentuan Pasal 22 A, ayat (1), Peraturan KPU Nomor 12 tahun 2016, dijelaskan pasangan calon yang tidak mengikuti debat terbuka atau debat publik karena melaksanakan ibadah harus disertai dengan surat keterangan dari pihak yang berwewenang yang menyelenggarakan ibadah. Dan, ayat (3), yang tidak mengikuti debat publik dengan alasan sakit harus disertai dengan surat keterangan dokter.(at02)

Topik:
News:

No comment for KPU Lembata Jatuhkan Sanksi Umumkan Ketidakhadiran Paket Sunday

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *