Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » KPU Lembata “Hilangkan” Hak Pilih 1.532 Suara, Gara-Gara Belum Punya KTP

KPU Lembata “Hilangkan” Hak Pilih 1.532 Suara, Gara-Gara Belum Punya KTP

(539 Views) December 9, 2016 1:07 pm | Published by | 1 Comment

Komisioner KPU Lembata

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Ini benar-benar gila. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lembata “menghilangkan” hak pilih 1.532 pemilih untuk Pilkada 2017 mendatang. Pasalnya, wajib pilih tersebut tidak masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang ditetapkan dalam pleno KPU Lembata.

Ketua Divisi Teknis KPU Lembata, Barnabas Marak kepada Sandro Wangak dari aksiterkini.com, Kamis (7/12/2016), mengatakan, petugas pemutakhiran data pemilih mendata 1.532 pemilih tetapi telah tidak bisa terdata dalam DPT. “Pemilih semua didata tetapi tidak semua pemilih masuk DPT karena masih ada 1.532 yang belum punya E-KTP,” terang dia.

Solusinya, sambung dia, “Mereka didorong terus untuk merekam data kependudukannya di Dispenduk untuk mendapatkan E-KTP atau surat keterangan pengganti sementara E-KTP, agar nanti di hari H dapat menggunakan hak pilih mereka sebagai pemilih tambahan yang akan dilayani dari jam 12.00 sampai jam 13.00 di TPS dimana mereka berdomisili.”

Pleno KPU Lembata, menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) sebanyak 72.415, namun 1.532 pemilih pemula tidak masuk DPT kendati telah terdata sebagai pemilih. Ketiadaan E-KTP, syarat menggunakan hak suara, menyebabkan para wajib pemilih terancam tidak dapat memilih.

Kepala Dinas Kependudukan Kabupaten Lembata, Wens Pukan menjelaskan, pihaknya terus melakukan pelayanan kepada wajib pilih dengan sistim jemput bola. Pihaknya menyasar pelayanan E-KTP maupun surat keterangan pengganti pemilih di sejumlah sekolah di Lembata.

“Pelayanan terus kami intensifkan ke sekolah-sekolah agar pemilih pemula dapat menggunakan hak suaranya dalam Pilbup nanti. Dari pengalaman selama ini, animo masyarakat masih sangat rendah, mengurus KTP pada saat membutuhkan saja, tidak jauh-jauh hari. Tetapi kita tetap jemput bola. Mudah-mudahan bisa diatasi,” ujar Wens Pukan, seraya menambahkan, pengurusan E-KTP tidak dipungut biaya.

 

DPT Pilbup

Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Lembata pada hari Selasa (6/12/2016) malam, menetapkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada Lembata. Tercatat, 72.415 pemilih Lembata yang ditetapkan dalam DPT.

Sayangnya, penetapan DPT itu tidak memenuhi keinginan sejumlah PPK yang telah bekerja maksimal menghitung dan mendatangi langsung pemilih. Masalahnya, data manual tidak sama ketika dimasukan ke sistim data pemilih (Sidalih).

Pleno penetapan DPT yang dipimpin Ketua KPU Lembata, Petrus Payong Pati, dihadiri PPK dari 9 kecamatan. Dalam pleno penetapan DPT tersebut, masing-masing PPK membacakan berita acara pleno penetapan DPT di tingkat kecamatan.

KPU akan membangun 226 TPS yang tersebar di 151 Desa/Kelurahan. Sementara jumlah pemilih perempuan sebanyak 40.870, Laki-laki 31.545. Sehingga total pemilih DPT sebanyak 72.415.

Dalam Berita Acara DPT yang ditandatangani itu, total pemilih terbesar terdapat di Kecamatan Nubatukan yakni sebesar 20.682 pemilih yang tersebar di 57 TPS di 18 Desa/Kelurahan, disusul Kecamatan Buyasuri sebanyak 11.256 pemilih, Kecamatan Omesuri sebanyak 9.802 pemilih, disusul Kecamatan Ile Ape 7.067, Kecamatan Lebatukan sebanyak 5.456, Nagawutun 5.294, Wulandoni 4.930, dan Kecamatan Atadei 4.708 dan pemilih terkecil adalah Kecamatan Ile Ape Timur yakni sebanyak 3.180 pemilih. (sandrowangak/at01)

Topik:
News:

1 Comment for KPU Lembata “Hilangkan” Hak Pilih 1.532 Suara, Gara-Gara Belum Punya KTP

  • elias making says:

    Pemilih Kecmatan sesuai Data Pemilih Sementara Hasil Penelusuran (DPSHP) yang di tetapkan dalam Pleno PPK Nubatukan 29/11/2016 yang di usul ke KPU Untuk di tetapkan sebagai DPT adalah 20.606. jang sampai aksi.com salah tulis nih??

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *