Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » KPU Lembata Diingatkan Tidak Loloskan Calon Bermasalah, Terkait Mutasi Pejabat

KPU Lembata Diingatkan Tidak Loloskan Calon Bermasalah, Terkait Mutasi Pejabat

(2508 Views) October 18, 2016 7:36 am | Published by | No comment

Alex Murin, Koordinator FP2L

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Lembata diingatkan untuk tidak meloloskan pasangan calon (paslon) yang bermasalah. Forum Penyelamat Lewotana Lembata (FP2L) mengancam akan mengadukan KPUD Lembata ke Panwaslu, Bawaslu Propinsi dan Pusat, serta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP), jika tidak bertindak tegas sesuai aturan.

Koordinator FP2L, Alex Murin Leuhapu, kepada aksiterkini.com meminta agar KPUD Lembata mencermati secara seksama Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 9 Tahun 2016 tentang Perubahan Ketiga Atas Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 9 Tahun 2015 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Dan/Atau Walikota dan Wakil Walikota. “Pasal 87A PKPU 9 Tahun 2016 memberi kewenangan secara tegas kepada KPUD untuk memastikan apakah petahana yang maju kembali menjadi bakal calon bupati bermasalah terkait mutasi yang dilakukannya atau tidak,” tandasnya, melalui sambungan seluler dari Jakarta, Selasa (18/10/2016).

Pasal 87A berisi tiga ayat. Yakni, (1) Bakal Calon selaku petahana dilarang melakukan penggantian pejabat 6 (enam) bulan sebelum tanggal penetapan Pasangan Calon sampai dengan akhir masa jabatan. (2) Bakal Calon selaku petahana dilarang menggunakan kewenangan, program, dan kegiatan Pemerintah Daerah untuk kegiatan pemilihan 6 (enam) bulan sebelum tanggal penetapan Pasangan Calon. Dan, ayat (3), Dalam hal Bakal Calon selaku petahana melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2), petahana yang bersangkutan dinyatakan tidak memenuhi syarat.

“Dari ketentuan itu, maka sejak 24 April 2016 tidak boleh lagi terjadi mutasi yang dilakukan oleh Pak Eliaser Yentji Sunur kalau mau maju lagi dalam Pilkada 2017 ini. Faktanya, masih ada juga mutasi per tanggal 26 Juli 2016,” tegas Alex Murin.

Sumber-sumber aksiterkini.com di Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri (Dirjen Otda Kemendagri) menyebutkan bahwa pihaknya sudah melayangkan surat untuk meminta agar Bupati Lembata membatalkan mutasi yang dilakukannya pada bulan Mei 2016. Akan tetapi, hal itu sama sekali tidak diindahkan. “Malah, mutasi terus dilakukan hingga bulan Juli 2016,” ujarnya, seraya menerangkan adanya upaya meminta ijin mutasi lagi pada bulan Agustus 2016, tapi tidak diberikan.

FP2L, kata Aleks Murin, akan terus mengawal proses penetapan pasangan calon oleh KPUD. “Jika KPUD tetap meloloskan calon yang tersangkut masalah mutasi, kami akan mengadukan ke Panwas Kabupaten, Bawaslu NTT, Bawaslu Pusat dan DKPP,” tandasnya.(at01)

Topik:
News:

No comment for KPU Lembata Diingatkan Tidak Loloskan Calon Bermasalah, Terkait Mutasi Pejabat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.