Menu Click to open Menus
Home » EKBIS » Kontribusi PDRB Lembata Terbesar Dari Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan

Kontribusi PDRB Lembata Terbesar Dari Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan

(448 Views) April 7, 2017 3:22 am | Published by | No comment

Sinun Petrus Manuk

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Kendati sektor pariwisata yang diunggulkan di kabupaten Lembata, namun data statistik menunjukkan bahwa sektor pertanian, kehutanan dan perikanan justru memberikan kontribusi terbesar terhadap Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB). Ini terungkap dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Lembata Tahun Anggaran 2016.

“Sektor usaha yang memberikan kontribusi terbesar terhadap pembentukan PDRB adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan yang memberikan sumbangannya sebesar 35,15%,” ungkap penjabat Bupati Lembata, Drs. Sinun Petrus Manuk, ketika menyampaikan pidato pengantar LKPJ Bupati Lembata Tahun 2016 dalam sidang paripurna DPRD Lembata, Rabu (5/4/2017).

Sektor yang memberikan kontribusi terendah bagi PDRB adalah sektor usaha pengadaan air, pengelolahan sampah, limbah dan daur ulang. Sektor ini hanya berkontribusi sebesa 0,04 prosen.

PDRB merupakan alat ukur pertumbuhan ekonomi suatu wilayah. Sayangnya, PDRB yang dirilis adalah PDRB tahun 2015. Ketika itu, Lembata masih berada di bawah kepemimpinan Eliaser Yentji Sunur – Viktor Mado Watun. PDRB tahun 2016, baru akan dirilis pada tahun 2018 mendatang.

Ya, “Nilai PDRB atas dasar harga berlaku (tahun 2016) maupun PDRB atas dasar harga konstan (tahun 2016) belum dapat disampaikan karena masih sedang dihitung Badan Pusat Statistik (BPS) kabupaten Lembata dan akan final dalam Tahun Anggaran 2017 dan baru dapat diperoleh datanya pada tahun 2018,” jelas Manuk.

Dijelaskan bahwa PDRB berdasarkan harga berlaku tahun 2015 sebesar Rp 1,333 triliun lebih. Jumlah ini meningkat sebasar 66,53% dari target PDRB dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2015.

Kinerja PDRB atas dasar harga konstan tahun 2015 juga melambung tinggi. “Kinerja PDRB atas dasar harga konstan tahun 2015 mencapai Rp 961.104.700.000 atau naik sebesar 401,47% dari target dalam RPJMD (untuk tahun 2015) sebesar Rp 191.652.355.000,” jelas Manuk.

Peningkatan PDRB ternyata berbanding terbalik dengan laju pertumbuhan ekonomi. Karena pertumbuhan ekonomi tahun 2015 justeru mengalami penurunan dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi tahun 2014.

“Laju pertumbuhan ekonomi tahun 2015 mencapai 5,01%, sedangkan laju pertumbuhan ekonomi tahun 2014 sebesar 5,09%, maka dapat dikatakan bahwa pertumbuhan ekonomi tahun 2015 mengalami penurunan sebesar 0,08%,” papar Manuk. (fredy wahon)

Topik: ,
News: ,

No comment for Kontribusi PDRB Lembata Terbesar Dari Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *