Menu Click to open Menus
Home » BUDAYA » Konser Amal Merawat Toleransi; HLF – Flamenco Band Goyang Gereja Kristus Raja Wangatoa

Konser Amal Merawat Toleransi; HLF – Flamenco Band Goyang Gereja Kristus Raja Wangatoa

(216 Views) September 11, 2018 5:19 am | Published by | No comment

WANGATOA, aksiterkini.com – Paroki Kristus Raja Wangatoa (PKRW) terus mendorong terpeliharanya kerukunan antar umat beragama. Tidak tanggung-tanggung, Seksi Keadilan Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan Tuhan DPP PKRW bekerjasama dengan Orang Muda Katolik (OMK) PKRW menggelar konser musik amal bertajuk: Merawat Toleransi, Memupuk Keadilan dan Perdamaian.

Konser amal yang digelar di pelataran gereja katolik Kristus Raja Wangatoa, Sabtu (8/9/2018), menampilkan Hip Hop Lembata Foundation (HLF) salah satu anggota Hip Hop Lembata Community (LHC), LG Group, dan Indro N Friends Voice, dengan bintang tamu: Flamenco Band dari Larantuka, Kabupaten Flores Timur.

Puluhan anak SD dan SMP sontak bangkit berdiri berlari maju ke depan panggung dan berjoget riang saat HLF melantunkan lagu ‘Pantang Pulang Sebelum Seleng’. Mereka tampak gembira, melompat dan bernyanyi mengikuti irama musik rap dan nyanyian HLF.

Romo Wenceslaus Herin, PR, pastor paroki Kristus Raja Wangatoa dalam sambutannya mengajak semua umat beragam di Kabupaten Lembata untuk menjaga dan merawat toleransi melalui musik. Karena musik dapat menyejukan hati umat yang sedang gunda-gulana.

“Malam ini merupakan konser amal merawat toleransi untuk menjaga keharmonisan. Seperti musik dan suara merdu menjadi sebuah keindahan. Di tengah perbedaan ini, kita tidak perlu menjadi seragam, tetapi mari kita jaga perbedaan menjadi sebuah keindahan,” kata Romo Wens mengajak semua umat dari berbagai kalangan yang hadir pada konser ini.

Pemimpin agama Katolik Wangatoa ini berharap agar umat beragama di Lembata menjadikan toleransi sebagai sebuah identitas diri. Lembata harus menjadi contoh pulau toleransi umat beragama baik untuk propunsi NTT dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Musik dan suara berpadu menjadi sebuah keindahan. Dengan keindahan itu, mari kita jadikan Lembata menjadi cintoh toleransi,” kata Romo Wens.

Menurut Eli Making, satu diantara panitia, tujuan diadakan konser ini adalah untuk menggalang dana awal dalam rangka menyongsong pekan toleransi umat beragama.

“Pekan toleransi ini akan terjadi pada bulan Oktober 2018, dan Wangatoa merupakan tempat tinggal semua umat beragama, sehingga perlu kita lakukan,” katanya.

Dia menilai kehidupan umat beragama di Wangatoa ini merupakan miniatur kehidupan dari negara Indonesia. Karena itu, dia mengajak semua umat beragama untuk hidup saling berdampingan secara harmonis.

Ketua DPP PKRW, Karel Kumbala melalui ketua seksi Keadilan Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan Tuhan, Freddy Wahon, menjelaskan bahwa DPP PKRW telah merancang sejumlah kegiatan lintas agama di Wangatoa yang dikemas dalam Pekan Toleransi. “Ada kegiatan diskusi antar umat baragama, bakti sosial dan masih banyak lagi. Kita berharap semua umat beragama dapat berpartisipasi,” kata Freddy Wahon.

Konser amal ini  diawali dengan lagu toleransi dalam bahasa Arab, yang dilantunkan Pirlo Khan dari Remaja Mesjid Nur Salam 1 Wangatoa dan Katarina Mudapue dari PS Cristo Regi PKRW.

Yang tak kalah menarik, seluruh rangkaian acara konser dipandu lima orang master of ceremony cilik PKRW. Kelima anak sekami dan sekar PKRW itu memandu acara dengan dialeg Lewoleba yang kental bikin suasana jadi cair.

Freddy Wahon, yang juga akan bertindak sebagai salah satu event organizer acara puncak Festival 3 Gunung menuturkan bahwa konser amal tersebut merupakan bagian dari upaya menyiapkan hiburan pada puncak acara F3G. “Lembata belum punya sound standard konser, sehingga kami lakukan ini sebagai uji coba beberapa perangkat untuk menyiapkan diri menuju puncak acara F3G,” jelasnya.

Diakui masih banyak kelemahan pada soundsystem yang harus dibenahi sebelum puncak acara tanggal 22 – 28 September mendatang. “Kami harus berterima kasih kepada pastor paroki dan DPP Kristus Raja Wnagatoa yang menyelenggarakan konser amal ini, sebagai bagian dari persiapan menuju F3G. Flamenco Band dan HLF adalah tim yang akan tampil pada puncak acara F3G nanti,” ujarnya.(sius leumolong)

No comment for Konser Amal Merawat Toleransi; HLF – Flamenco Band Goyang Gereja Kristus Raja Wangatoa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.