Menu Click to open Menus
Home » POLKAM » Ketua Bawaslu NTT: Laporkan Bila ASN Terlibat

Ketua Bawaslu NTT: Laporkan Bila ASN Terlibat

(734 Views) October 3, 2016 7:43 am | Published by | No comment

Nelce Bawaslu NTTLEWOLEBA, aksiterkini.com — Jika masyarakat mengetahui ada ASN terlibat politik praktis silahkan melaporkan ke Panwaslih. Laporan masyarakat akan menjadi informasi awal untuk dilanjutkan ke tingkatan berikutnya. Proses penyelesaian akan terus dilanjutkan dengan pihak yang berwewenang meskipun Pilkada telah selesai.

“Sesuai ketentuan yang sudah diatur dalam UU ASN, jika ada indikasi keterlibatan ASN maka dikenakan sangsi berupa hukuman administrasi bahkan bisa diberhentikan. Tahun 2015 pernah ada camat dicopot jabatannya karena melanggar ketentuan,” ujar  Ketua Bawaslu NTT, Nelce R.P.Ringu.

Penegasan itu disampaikan Nelce menjawab pertanyaan soal netralitas ASN dalam Pilkada. Faktanya, ASN di Lembata terang-terangan mendukung calon tertentu dalam  Pilkada. Kepala Desa, Camat, Kepala SKPD  dan para pegawai dengan jelas menunjukan keterlibatan mereka, bekerja untuk memenangkan calon tertentu.

Regulasi memang mengatur larangan itu pada tahapan kampanye namun diluar tahapan kampanye, pengawasan tetap dilakukan. “Catat dan kumpulkan barang bukti sebagai informasi awal,” ujarnya. Pada tahapan kampanye, jelasnya, ASN dilarang terlibat dalam kegiatan kampanye, menggunakan fasilitas Negara untuk berkampanye.

Bagi Pasangan Calon, lanjut Nelce, dilarang melibatkan ASN dalam melakukan kegiatan-kegiatan kampanye. Jadi, larangan itu berlaku untuk ASN dan Pasangan calon. “Dilarang melibatkan dan dilibatkan,” ujarnya.

Diakuinya, penyelesaian masalah pelanggaran yang dilakukan ASN dan dilaporkan ke Panwaslih lalu diteruskan sering menjadi kabur. Pasalnya atasan langsung mereka yakni gubernur dan bupati adalah orang-orang yang terlibat kepentingan.

Mengenai praktek money politik, Nelce mengatakan dalam UU Pemilu terbaru no 10 tahun 2016, Pasal 73, pasangan calon bisa digugurkan jika terbukti melakukan praktek tersebut. Sementara yang menerima juga dihukum. “Jangan pernah mau jadi korban. Saat ini, tidak lagi serangan fajar tetapi pagi, siang dan malam. Begitu rendahnya hak politik kita sehingga bisa dibeli dengan uang?”

Ketika menyampaikan materi Urgensi Pengawasan Partisipatif, dalam Rapat Kerjasama Pendidikan Pengawasan Pemilu/Pemilih Partisipatif untuk Organisasi  Masyarakat Sipil (OMS) di Lewoleba, pekan lalu, Nelce lagi-lagi menekankan pentingnya  masyarakat terlibat dalam pengawasan. Masyarakat, perlu mengkritisi proses Pemilu. Karena itu perlu wadah sebagai kekuatan moril agar pelaksanaan Pemilu lebih berkualitas.

“Oktober nanti diagendakan 200 orang akan direkrut menjadi relawan pengawas Pemilu. Mereka akan diberi sertifikat karena minimnya anggaran. Dengan sertifikat, mereka punya ilmu tentang Pemilu dan pengalaman sebagai penyelenggara.”

Sementara Aleks Rehi, mantan Ketua KPU Lembata dalam materinya Gerakan Relawan Pengawas Pemilu memaparkan banyaknya fakta pelanggaran seperti yang dialami selama menjabat sebagai penyelenggara Pemilu. (ona)

Topik:
News:

No comment for Ketua Bawaslu NTT: Laporkan Bila ASN Terlibat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.