Menu Click to open Menus
Home » HUKRIM » Keluarga Pasrah, Mayat Korban Tenggelam Di Ujung Dermaga Lewoleba Dipulangkan Ke Kampung Tanpa Otopsi

Keluarga Pasrah, Mayat Korban Tenggelam Di Ujung Dermaga Lewoleba Dipulangkan Ke Kampung Tanpa Otopsi

(1220 Views) May 7, 2018 1:59 pm | Published by | No comment

Regu penyelam tengah bersiap untuk melakukan penyelaman mencari korban tenggelam. (Foto: Istimewa)

LEWOLEBA, aksiterkini.com – Keluarga almarhum Yosep Singa Baon benar-benar tak berdaya. Mereka pasrah dan menerima kematian Yosep Singa Baon, 16 tahun, Minggu, (6/5/2018) sore sekitar pukul 15.30 Wita, yang tenggelam di Pelabuhan Laut Lewoleba sebagai kecelakaan. Alhasil, jenazah korban pun dipulangkan ke kampungnya di Desa Belabaja, Nagawutung, tanpa otopsi.

Ditemui di rumah duka di Bluwa, tempat jenazah disemayamkan sementara sebelum dipulangkan ke Belabaja, Petrus Perawin –salah seorang keluarga korban mengaku ikhlas menerima kematian Yosep Singa Baon sebagai kecelakaan murni. Dia mewakili ibu korban menandatangani pernyataan bahwa korban diotopsi dan langsung dibawa pula ke kampung halamannya di Desa Belabaja untuk dimakamkan.

Ya, “Mewakili keluarga, saya sampaikan bahwa anak kami ini meninggal secara wajar. Kami ikhlas menerima anak kami apa adanya,” tutur Petrus dengan linangan air mata.

Informasi yang dihimpun dari sejumlah orang yang sempat berada di dermaga sesaat setelah korban tidak muncul ke permukaan laut, menyebutkan bahwa kawan-kawan korban sempat panik dan berusaha mencari korban yang sudah tenggelam. “Penyelam datang terlalu lambat. Korban sudah hampir satu jam di dasar laut baru penyelam datang dan mencari,” ungkap seorang warga yang minta namanya tidak dipublikasikan.

Tidak diketahui apakah korban bisa berenang atau tidak. Namun pihak kepolisian menjelaskan bahwa korban sendiri yang melompat dari dermaga kedalam laut. Uniknya, ia langsung tenggelam bagai batu yang dibuang kedalam laut.

Ikhwal ceritanya, putra kedua pasangan Datus dan Teresia itu bersama kawan-kawannya berkumpul di rumah Roli Wejak di Walangkeam, Kelurahan Lewoleba.

Kapolres Lembata AKBP Janes H. Simamora, SH, MH melalui Kasat Intel Polres Lembata IPDA Gaspar Kopong Keda, SH menjelaskan bahwa rekan korban, Dian Mujap mengajak korban bersama teman-temannya untuk mandi ke laut. Mereka pun beramai-ramai pergi ke pantai SGB Bungsu dengan menggunakan lima unit sepeda motor. Karena pantai SGB Bungsu terlalu ramai, korban bersama kawan-kawannya pindah ke lokasi ex Harnus.

“Korban langsung membuka baju dan mandi di pinggir pantai eks Harnus. Kemudian salah satu teman mengajak korban bersama kawan lain untuk pindah ke dermaga,” ungkap Kopong Keda.

Di atas dermaga, korban berdiri paling ujung, sedangkan kawan lain berada di tangga kapal yang berada di dermaga. “Korban langsung melompat kedalam laut dan langsung tenggelam ke dasar laut. Karena tidak muncul, teman-teman korban berusaha mencari dengan cara menyelam tetapi tidak ditemukan,” jelasnya.

Sontak saja, mereka panic dan berusaha mencari bantuan. Anggota KP3 Laut Lewoleba dan petugas Dinas Perikanan dan Pariwisata langsung beraksi. Beberapa penyelam dikerahkan untuk melakukan pencarian. Dalam tempo singkat, sekitar lima menit mencari, korban langsung ditemukan dan diangkat ke dermaga.

Sebelum dilarikan ke RSUD Lewoleba, pihak penyelam sempat melakukan upaya penyelamatan dengan cara memompa dada korban menggunakan tangan. Namun, nyawa korban tidak tertolong.

Dokter Clarissa Zhang yang sedang berjaga di RSUD Lewoleba mengaku menerima korban sudah tidak bernyawa saat diantar anggota Polres Lembata. “Mulut korban berbusa, ujung kaki dan tangan tampak berwarna biru. Begitu juga dengan matanya. Saat dicek nadi, sudah tidak bergerak lagi,” jelas Clarissa.

Dikatakan, pihak rumah sakit tidak bisa melakukan penanganan lebih lanjut terhadap korban. Sebab, ketika tiba di RSUD, korban sudah tak benyawa.

Korban akhirnya dikembalikan kepada keluarga karena tidak ada permintaan otopsi. Jenazah pun dibawa pulang ke Belabaja, setelah mampir di Bluwa, beberapa saat. Jenazah korban dibawa ke kampung Belabaja menggunakan ambulans milik RSUD Lewoleba sekitar pukul 21.30 Wita. (sius/fre)

No comment for Keluarga Pasrah, Mayat Korban Tenggelam Di Ujung Dermaga Lewoleba Dipulangkan Ke Kampung Tanpa Otopsi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *